GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nelayan Belawan Curhat BBM Sulit Didapat dan Maraknya Kapal Pukat

Persoalan sulitnya mendapat bahan bakar minyak bersubsidi dan masih maraknya kapal pukat trawl yang beroperasi di perairan Belawan, menjadi persoalan yang dikeluhkan nelayan.
Kamis, 24 Februari 2022 - 09:01 WIB
Sejumlah persoalan dibahas dalam Rembuk Nelayan untuk dicarikan solusi bersama.
Sumber :
  • tim tvOne - Martinus Sitorus

Medan, Sumatera Utara - Persoalan sulitnya mendapat bahan bakar minyak bersubsidi dan masih maraknya kapal pukat trawl yang beroperasi di perairan Belawan, menjadi persoalan yang dikeluhkan nelayan. Hal ini terungkap dalam Rembuk Nelayan yang digelar Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kota Medan.

Pada rembug nelayan yang dihadiri ratusan nelayan pesisir ini, Ketua KNTI Medan, Muhammad Al Basir mengatakan dua persoalan itu merupakan momok yang kerap ditemui nelayan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sulitnya bahan bakar minyak bersubsidi untuk nelayan, sangat sulit didapat, makanya nelayan keluhkan masalah ini. Nelayan berharap segera teratasi permasalahan tersebut, nelayan harus berjuang untuk mendapatkan bahan bakar minyak seharga Rp6.500 hingga Rp7000 per liter," tegas Basir, sebagaimana dikutip Kamis (25/2/2022).

Acara ini juga dihadiri Ketua Internasional Budget Partnership Doni Setiawan, perwakilan Menteri Kelautan Dan Perikanan Alan Koropitan yang juga tenaga ahli Kantor Staf Presiden (KSP), perwakilan Ombudsman, Walikota Medan, serta perwakilan Pertamina Regional Sumatera. 

Awalludin, pengurus KNTI asal Bagan Deli Medan menambahkan, selama 45 tahun belum pernah mendapatkan BBM bersubsidi dan berharap agar pemerintah serius menyikapi persoalan ini.

”Terus terang sebenarnya kami sudah capek mengadakan acara seperti ini, tapi nyatanya sampai kini nelayan tradisional belum juga dapat menikmati BBM bersubsidi. Bahkan operasional kapal pukat trawl serta alat tangkap sejenisnya yang berlebihan bersandar di Gabion Belawan, tetap saja beroperasi tanpa bisa ditertibkan oleh aparat dan instansi terkait,” papar Awalludin.

Sementara itu, Menurut Alan Koropitan, isu BBM bersubsidi adalah isu yang serius. "Kita ingin memastikan Kantor Staf Kepresidenan. Ini adalah isu yang serius, kita ingin pastikan bahwa dalam hal ini BBM bersubsidi bisa terpenuhi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, lanjut Alan, pihaknya perlu kerja sama dengan para nelayan. "Kenapa? Karena pemerintah dalam menyalurkan yang namanya subsidi, semua mata kesitu (BPK, KPK) jangan salah sasaran, kantor Staf Presiden mendorong KKP dan BPH Migas dan juga Pertamina sebagai penyalur, supaya membenahi datanya dulu," kata Alan.

Selain masalah BBM bersubsidi sulit diperoleh nelayan dan pukat trawl, persoalan limbah juga dibahas dalam rembuk nelayan itu. (Martinus Sitorus/ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seruni Kabinet Merah Putih Bantu Korban Bencana Tapteng

Seruni Kabinet Merah Putih Bantu Korban Bencana Tapteng

Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Makin Terang Benderang, Identitas Kelompok Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel Mulai Tercium

Makin Terang Benderang, Identitas Kelompok Penembakan Pesawat Smart Air di Boven Digoel Mulai Tercium

Polisi telah mengidentifikasi kelompok yang melakukan penembakan terhadap pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu lalu.
Jakarta Impor 600 Sapi dari Australia untuk Stok Ramadan dan Lebaran 2026

Jakarta Impor 600 Sapi dari Australia untuk Stok Ramadan dan Lebaran 2026

BUMD DKI Jakarta, Perumda Dharma Jaya memastikan stok daging sapi dan ayam dalam kondisi aman untuk kebutuhan Ramadan sampai Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026.
Khofifah Penuhi Panggilan KPK di Sidang Dana Hibah, Jadi Saksi Tambahan

Khofifah Penuhi Panggilan KPK di Sidang Dana Hibah, Jadi Saksi Tambahan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Negeri Tipikor Sidoarjo, Kamis (12/2/2026).
Buntut Diduga Terlibat Kasus Narkoba, AKBP Didik Dinonaktifkan dari Kapolres Bima Kota

Buntut Diduga Terlibat Kasus Narkoba, AKBP Didik Dinonaktifkan dari Kapolres Bima Kota

AKBP Didik Putra Kuncoro telah dinonaktifkan dari jabatan Kepala Kepolisian Resor Bima Kota buntut namanya terseret kasus narkoba. Hal ini dikonfirmasi humas.
Terakhir Bela Timnas Indonesia 2021, Ezra Walian Kirim Sinyal Kuat ke John Herdman usai Jadi Raja Assist Super League

Terakhir Bela Timnas Indonesia 2021, Ezra Walian Kirim Sinyal Kuat ke John Herdman usai Jadi Raja Assist Super League

Terakhir bela Timnas Indonesia pada 2021, nama Ezra Walian sempat tenggelam dari radar skuad Garuda. Kini, ia resmi menyandang status Raja Assist Super League.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT