News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluhkan Kemacetan, Warga Komplek Ruko Tanah Mas Batam Minta Pemerintah Segera Pelebaran Jalan

Pengguna Jalan Laksamana Bintan, Sei Pamas dan Warga Komplek Ruko Tanah Mas, Sei Panas, Batam Kota, mengeluhkan kondisi jalan yang sempit serta debu yang mengga
Jumat, 21 Februari 2025 - 23:03 WIB
Jalan Utama Laksamana Bintan dengan kawasan ruko Tanah Mas.
Sumber :
  • Tim tvOne/Alboin

Batam, tvonenews.com - Pengguna Jalan Laksamana Bintan, Sei Pamas dan Warga Komplek Ruko Tanah Mas, Sei Panas, Batam Kota, mengeluhkan kondisi jalan yang sempit serta debu yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kemacetan pun kerap menyelimuti Jalan Laksamana Bintan, terutama saat jam sibuk berangkat kerja maupun pulang kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arya, seorang pengguna jalan mengatakan kemacaten terjadi mulai dari jalan terowongan Sei Panas menuju Batam Center

"Macetnya itu pagi dan sore mas, apalagi saat pulang kerja, bisa sampe 1.5 kilometer karena di sekitar patung kuda Sei Panas ada putaran dan pertigaan jalur keluar masuk wilayah Bengkong," ujarnya.

Menurutnya, kemacetan ini tidak hanya berdampak pada warga, tetapi juga pada para pemilik usaha di Komplek Ruko Tanah Mas. Banyak pelanggan yang enggan datang karena akses jalan yang sulit, sehingga berpengaruh pada pendapatan mereka. Selain itu, keberadaan dua sekolah di sekitar kawasan ini juga mengalami kemacetan lalu lintas pada saat antar-jemput anak sekolah.

Selain itu, akibat kemacaten di Jalan Laksamana Bintan ini, juga dikeluhkan warga sekitar komplek ruko Tanah Mas Sei Panas. Warga berharap, Pemerintah Kota Batam segera melakukan pelebaran jalan sebagai solusi utama untuk mengurai kemacetan dan mengurangi polusi debu. 

Namun, upaya ini kemungkinan akan sulit terealisasi karena adanya pagar seng berwarna biru yang berdiri kokoh di pinggir jalan. Lahan yang dibatasi pagar tersebut rencananya akan dibangun sederet ruko oleh sebuah perusahaan di Batam.

"Kami melihat akan sulit bagi pemerintah untuk memperlebar jalan karena ada pagar seng biru itu. Jika pembangunan ruko tetap berjalan, kami khawatir kawasan ini akan semakin macet dan penuh debu," kata  Ewin warga Komplek Tanah Mas Sei Panas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Komplek Ruko Tanah Mas meminta pemerintah untuk turun tangan membongkar pagar seng biru tersebut agar pelebaran jalan tetap bisa dilakukan. 

"Kami selaku warga meminta untuk pagar seng biru itu dibongkar agar pelebaran jalan tersebut dapat dilakukan, lagian pagar seng ini diduga berdiri di buffer zone," ungkap Ewin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Akuatik Indonesia Sepanjang 2026: Padat Merayap, Skuad Merah Putih Siap Unjuk Gigi di Level Internasional

Jadwal Akuatik Indonesia Sepanjang 2026: Padat Merayap, Skuad Merah Putih Siap Unjuk Gigi di Level Internasional

Berikut jadwal lengkap tim Akuatik Indonesia di sepanjang 2026, di mana skuad Merah Putih siap mengharumkan nama bangsa baik di ajang nasional maupun internasional.
Cek Link Simulasi TKA SD-SMP 2026, Mendikdasmen Ingatkan Hasil TKA Bukan untuk Alat Ranking Sekolah

Cek Link Simulasi TKA SD-SMP 2026, Mendikdasmen Ingatkan Hasil TKA Bukan untuk Alat Ranking Sekolah

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti menyebut hasil nilai TKA 2026 bukan untuk ranking atau peringkat sekolah. Namun, pelaksanaannya baru sampai Simulasi TKA SD-SMP 2026.
MBG Dikhawatirkan Sebabkan Inflasi di Bali

MBG Dikhawatirkan Sebabkan Inflasi di Bali

Permintaan tinggi untuk kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG) di Pulau Dewata. dikhawatirkan akan menyebabkan inflasi akibat permintaan tinggi. 
Inter Milan Dihantam Kabar Superburuk Jelang Laga Kontra Juventus, Media Italia Bikin Prediksi soal Bursa Transfer

Inter Milan Dihantam Kabar Superburuk Jelang Laga Kontra Juventus, Media Italia Bikin Prediksi soal Bursa Transfer

Inter Milan mendapatkan kabar superburuk soal bursa transfer. Warta ini mencuat sebelum pertandingan melawan Juventus di Liga Italia.
Rumor ke Super League Menguat, 4 Diaspora Timnas Indonesia Ini Disebut Tolak Kontrak Fantastis

Rumor ke Super League Menguat, 4 Diaspora Timnas Indonesia Ini Disebut Tolak Kontrak Fantastis

Gelombang kepulangan diaspora Timnas Indonesia ke Super League masih jadi sorotan, Sejumlah nama lain masih ditunggu kedatangannya oleh fans ke klub Tanah Air.
PLN Mobile dan Ekosistem EV: Jalan Baru Layanan Kelistrikan di Era Transisi Energi

PLN Mobile dan Ekosistem EV: Jalan Baru Layanan Kelistrikan di Era Transisi Energi

Transformasi digital di tubuh PT PLN (Persero) menemukan wajah paling nyatanya pada aplikasi PLN Mobile.

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
2 Agenda Denada di Singapura, Kuasa Hukum Tegaskan Penting sebelum Pertemuan dengan Ressa

2 Agenda Denada di Singapura, Kuasa Hukum Tegaskan Penting sebelum Pertemuan dengan Ressa

​​​​​​​2 agenda Denada di Singapura ditegaskan kuasa hukum sebagai langkah penting sebelum pertemuan dengan Ressa Rizky Rossano akhirnya bisa terwujud.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT