News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurang Anggaran, Perawatan Jalan Provinsi Bengkulu di Tambal Semen

370 kilometer (km) ruas jalan yang berstatus jalan provinsi di Bengkulu, hanya 60 persen ruas jalan dalam kondisi baik sedang sisanya kondisi kurang layak atau rusak. Pada tahun 2022 biaya pemeliharaan ratusan km jalan provinsi ini hanya memiliki anggaran sebesar Rp1,2 miliar
Selasa, 8 Maret 2022 - 15:24 WIB
Kurang Anggaran, Perawatan Jalan Provinsi Bengkulu di Tambal Semen
Sumber :
  • Tim Tvone/Miko

Bengkulu – 370 kilometer (km) ruas jalan yang berstatus jalan provinsi di Bengkulu, hanya 60 persen ruas jalan dalam kondisi baik sedang sisanya kondisi kurang layak atau rusak. Pada tahun 2022 biaya pemeliharaan ratusan km jalan provinsi ini hanya memiliki anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Besaran biaya pemeliharaan tersebut dibagi untuk 10 kabupaten dan kota di daerah ini. 
 
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso biaya pemeliharaan jalan provinsi 370 km tersebut sebesar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar. Di mana standar pemeliharaan jalan 1 km Rp50 juta kendati dana anggaran perawatan ruas jalan tersebut minim namun pihaknya akan memaksimalkan supaya pelayanan masyarakat tetap maksimal pula.
 kru
''Kita sudah mengusulkan ke DPRD Provinsi Bengkulu, sebesar Rp40 miliar yang disetujui Rp1,2 miliar. Itu karena keterbatasan anggaran. Memang prioritas untuk penanganan Covid-19. Anggaran kita tidak sampai Rp5 juta untuk 1 kilometernya. Jauh benar dari kata pelayanan minimum, kami tidak mengeluh dengan dana segitu. Kami akan maksimalkan supaya pelayanan terhadap masyarakat tetap maksimal,'' ujar Tejo Suroso Selasa(8/3/2022).
 
Usulan untuk perbaikan jalan, tambah Tejo, akan kembali diusulkan ke DPRD Provinsi Bengkulu, dalam APBD Perubahan.  
 
Saat ini, Dinas PUPR sedang melaksanakan pemeliharaan jalan provinsi di jalan raya Hibrida, Kelurahan Sido Mulyo, Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu dan Jalan Citandui, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. 
 
Tejo mengatakan, jalan provinsi di beberapa kabupaten juga dilakukan pemeliharaan. Seperti jalan provinsi di Kabupaten Bengkulu Selatan, Seluma dan Kabupaten Kepahiang. 
 
“Memang secara teknis tidak tepat, pemeliharaan jalan hotmix ditambal dengan jalan predemik, tapi itu yang bisa kami kerjakan,'' sampai Tejo.
 
Rusaknya jalan provinsi di Bengkulu, terang Tejo, disebabkan air. Di mana selama ini saluran drainase tidak dijaga. Sehingga jalan menjadi tergenang air dan mengakibatkan material aspal jalan terkikis hingga menimbulkan lubang, kian hari terus melebar hingga tak sedikit jalan rusak berat.
 
''Beberapa Asphalt Mixing Plant (AMP) belum produksi, jadi kami memaksimalkan predemik untuk tambal sebagai penanganan darurat. Jangan sampai terjadi kecelakaan masyarakat. Sebab tanggungjawab pemeliharaan ada di kami (PUPR),'' pungkas Tejo. (Miko/Lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Dua Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Suami di Tengah Kasus Dugaan Penipuan

Baru Dua Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Suami di Tengah Kasus Dugaan Penipuan

Baru dua bulan menikah, Boiyen resmi gugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar yang belakangan sedang terseret kasus dugaan penipuan investasi sejak 2023.
11 RT di Jakarta Masih Terendam hingga Rabu Sore

11 RT di Jakarta Masih Terendam hingga Rabu Sore

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 RT masih terendam banjir hingga Rabu (28/1/2026) sore, pukul 17.00 WIB.
Persib Punya Kubu Eropa dan Latin, Bojan Hodak: Itu Hal Wajar

Persib Punya Kubu Eropa dan Latin, Bojan Hodak: Itu Hal Wajar

Kubu besar pun terlihat dengan berkumpulnya pemain asal Eropa, termasuk para pemain naturalisasi serta kubu latin dari pemain yang berasal dari Amerika Selatan.
Purbaya Siap Berlakukan Bea Keluar Batu Bara Januari 2026: Kalau Saya sih Berlaku Surut Aja

Purbaya Siap Berlakukan Bea Keluar Batu Bara Januari 2026: Kalau Saya sih Berlaku Surut Aja

Purbaya menegaskan bea keluar batu bara merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat penerimaan negara sekaligus menata kembali pengelolaan sumber daya alam
Telan Lima Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea, Ko Hee-jin Tak Bisa Tutupi Rasa Kecewanya Ketika Melihat....

Telan Lima Kekalahan Beruntun di Liga Voli Korea, Ko Hee-jin Tak Bisa Tutupi Rasa Kecewanya Ketika Melihat....

Mantan dim Megawati Hangestri, Daejeon Red Sparks, masih belum bisa keluar dari rentetan hasil negatif pada gelaran Liga Voli Korea 2025/2026.
Petugas Lapas Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Dua Handphone oleh Pengunjung

Petugas Lapas Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Dua Handphone oleh Pengunjung

Upaya penyelundupan barang terlarang kembali digagalkan petugas Lapas Kelas I Surabaya Kanwil Ditjenpas Jatim. Kali ini, dua unit handphone berhasil diamankan.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT