GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyelundupan Puluhan Ton Pasir Timah Ilegal Tujuan Malaysia Digerebek, Bernilai Miliaran Rupiah

Terkait penangkapan puluhan ton pasir timah ilegal itu, langsung dibenarkan Kabid Humas Polda kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah.
Minggu, 9 Maret 2025 - 23:02 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Frendy

Belitung, tvOnenews.com - Penyelundupan ratusan karung yang berisi puluhan ton pasir timah ilegal digerebek Tim Gabungan Polda Bangka Belitung dan Polres Belitung di pelabuhan tikus Kabupaten Belitung, Minggu (9/3/25) dini hari.

Untuk mendapatkan keuntungan lebih, ratusan karung yang berisi puluhan ton pasir timah ilegal yang bernilai puluhan miliar rupiah lebih ini diduga kuat rencana nya akan dibawa ke Negeri Jiran Malaysia, melewati jalur perairan dengan menggunakan kapal ikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Pengungkapan kasus penyelundupan tersebut diketahui terjadi di Pelabuhan Nyatoh Desa Petaling Kecamatan Selat Nasik.

 

Terkait penangkapan puluhan ton pasir timah ilegal itu, langsung dibenarkan Kabid Humas Polda kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah.

 

"Ya benar, demikian informasi yang kita terima dari penyidik," kata Fauzan, Minggu siang.

 

Fauzan menerangkan, dalam pengungkapan tersebut tim gabungan mengamankan beberapa orang saksi serta sejumlah barang bukti. Yakni di antaranya 2 unit mobil truk, 1 unit kapal kayu berisikan ratusan karung pasir timah ilegal dengan berat puluhan ton.

 

"Modusnya sementara dari hasil penyelidikan, pasir timah ilegal ini dibawa para penyelundup dengan memakai kapal kayu yang berisi ikan,”terangnya.

 

Lebih lanjut, Fauzan juga membeberkan kronologis pengungkapan berawal dari adanya informasi terkait kerap kali ada aktivitas penyelundupan pasir timah dari Pelabuhan Tanjung RU menuju Pelabuhan Nyato Petaling.

 

Mendapati informasi itu, tim melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tempat persembunyian 2 unit mobil truk, diduga bermuatan pasir timah ilegal di hutan Desa Petaling Kecamatan Selat Nasik Kabupaten Belitung.

 

“Di sana telah dilakukan pemantauan oleh Tim hingga dini hari. Sampai akhirnya 2 mobil truk itu bergerak menuju ke Pelabuhan Nyato. Setibanya disana Tim langsung mengamankan sejumlah orang berikut barang bukti," jelas Fauzan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, penyelundupan ratusan karung berisi puluhan ton pasir timah ilegal ini diduga diatur oleh mafia timah ternama di pulau Bangka berinisial “Gus”, sementara gembong pemodal pasir timah ilegal inipun diduga seorang warga Jakarta berinisial “Jack”. (fpa/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Ponorogo, kali ini kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu lantai dua, Jalan Basuki Rahmat
KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha masuk dalam kategori pelanggaran hak anak berat. 
Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Nova Arianto buka suara soal wacana penghapusan aturan pemain U-23 di Super League. Ia berharap pemain muda tetap bersaing dan punya kompetisi khusus usia muda.
Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari sorotan pada sosok Dedi Mulyadi hingga Gubernur Sherly Tjoanda.
Hasil Skrining Ungkap Belasan Anak Korban Daycare Little Aresha Butuh Rujukan ke Faskes

Hasil Skrining Ungkap Belasan Anak Korban Daycare Little Aresha Butuh Rujukan ke Faskes

Hasil skrining terhadap anak-anak yang diduga menjadi korban kekerasan dan pengabaian di Daycare Little Aresha mengungkap belasan anak membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. 
Bareskrim Polri Periksa 40 WNA Pelaku Judol Internasional di Hayam Wuruk Jakbar, Dalami Soal Peran

Bareskrim Polri Periksa 40 WNA Pelaku Judol Internasional di Hayam Wuruk Jakbar, Dalami Soal Peran

Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap 40 warga negara asing (WNA) yang diamankan terkait kasus judi online internasional, yang terjadi di Gedung wilayah Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT