News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kali Mangkir Pemanggilan, Kejari Medan Tangkap RS Tersangka Penguasaan Aset PT KAI

Kasus penguasaan aset PT KAI ini, yang terletak di Jalan Sutomo Nomor 11, Kota Medan, yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Minggu, 20 April 2025 - 09:58 WIB
Tim Kejaksaan Amankan RS.
Sumber :
  • Tim tvOne

Medan, tvOnenews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, melakukan upaya penjemputan paksa dan menangkap terhadap seorang wanita berinisial RS (64), yang telah ditetapkan sebagai tersangka, atas kasus dugaan korupsi penguasaan aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Kasus penguasaan aset PT KAI ini, yang terletak di Jalan Sutomo Nomor 11, Kota Medan, yang tidak sesuai dengan ketentuan. Atas hal itu, RS ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis 17 April 2025, berdasarkan surat penetapan tersangka Nomor: TAP-03/L.2.10/Fd.2/04/2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Berdasarkan surat penetapan tersangka, Tim Pidsus Kejari Medan, menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap tersangka RS,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Fajar Syah Putra SH MH, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/4/2025).

 

Fajar menjelaskan bahwa pihak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, sudah melakukan pemanggilan terhadap RS sebanyak tiga untuk dilakukan pemeriksaan. Namun tersangka, tidak kooperatif dan dilakukan penangkapan.

 

“Kita menerima informasi bahwa tersangka sedang berada di kediamannya di Jalan Sutomo, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan," kata Fajar.

 

Saat tiba di rumah RS, Tim Pidsus dan Intelijen Kejari Medan, bertemu dengan tersangka, yang sedang berada di rumah bersama anaknya. Selanjutnya, pihak Kejaksaan membacakan kepada tersangka, surat penetapan tersangka dan surat perintah penangkapan, yang disampaikan secara terbuka dan disaksikan oleh anaknya.

 

“Tersangka sempat menolak penyerahan surat dan melakukan perlawanan, sehingga dilakukan upaya paksa dan dibawa ke Rutan Perempuan Kelas IIA Medan untuk dilakukan pemeriksaan dan penahanan,” ucap Kajari Medan.

 

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Medan, Dapot Dariarma, menjelaskan setelah dilakukan penangkapan dan dalam perjalanan ke Rutan Kelas IA Tanjung Gusta, Kota Medan. Tersangka berkomunikasi secara intensif, dengan penasihat hukumnya melalui telpon seluler milik RS.

 

“Setibanya di Rutan, tersangka berpura-pura tidak sadarkan diri, sehingga tim segera menghubungi (dokter) RSUD Dr. Pirngadi Medan. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa tersangka dalam kondisi sehat dan tidak ada hal yang menghambat proses penahanan," jelas Dapot.

 

Dapot mengungkapkan setelah dilakukan serah terima RS dari Kejari Medan ke pihak Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Medan. Diduga RS kembali berpura-pura tidak sadar.

 

“Sehingga pihak Rutan menolak menerima dengan alasan belum bisa dilakukan wawancara," sebut Dapot.

 

Selanjutnya, pihak Kejari Medan dan Rutan Tanjung Gusta Medan, membawa RS ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bandung, dengan menggunakan ambulans milik Rutan, untuk mendapat tindakan medis serta perawatan inap pada pukul 19.30 WIB.

 

Lanjut, Dapot menjelaskan penetapan status tersangka terhadap RS, dilakukan setelah yang bersangkutan tidak memenuhi lebih dari tiga kali panggilan tanpa alasan yang sah.

 

“Selain itu, selama proses penyidikan, tersangka secara terang-terangan menghambat jalannya penyidikan dengan menolak memberikan keterangan.

Tersangka juga mengusir petugas pengukuran saat akan melaksanakan pengukuran aset milik PT KAI, yang sedang dikuasainya secara melawan hukum," kata Dapot.

 

Dapot mengungkapkan bahwa proses hukum dilakukan Kejari Medan, merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi, secara tegas dan profesional.

 

“Kami juga tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM), serta memberikan ruang yang memadai bagi tersangka, untuk memperoleh pendampingan hukum,” tegas Dapot.

 

Hasil penyidikan Pidsus Kejari Medan dan berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI, nilai kerugian keuangan negara akibat perbuatan tersangka sebesar Rp 21.911.000.000 atau Rp 21,91 miliar lebih.

 

Atas perbuatannya, RS disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) Subs Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1), Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Tersangka juga dijerat dengan Pasal 15 Jo Pasal 18 ayat (1), Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke 1 KUHP,” tutur Kasi Intelijen Kejari Medan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Liverpool: Peluang The Reds Rekrut Endrick pada Januari Makin Terbuka, Negosiasi dengan Real Madrid Jadi Penentu

Bursa Transfer Liverpool: Peluang The Reds Rekrut Endrick pada Januari Makin Terbuka, Negosiasi dengan Real Madrid Jadi Penentu

Liverpool berpeluang merekrut wonderkid Brasil, Endrick, di bursa transfer Januari mendatang. Situasi sang pemain di Real Madrid membuka peluang bagi The Reds.
Houthi Rudal Dua Bandara Arab Saudi, Kemlu RI Perketat Perlindungan WNI

Houthi Rudal Dua Bandara Arab Saudi, Kemlu RI Perketat Perlindungan WNI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh dan KJRI Jeddah mengintensifkan upaya pelindungan menyeluruh ter..
Jelang Satu Abad Sumpah Pemuda, Konsolidasi Pemuda Jadi Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

Jelang Satu Abad Sumpah Pemuda, Konsolidasi Pemuda Jadi Kunci Hadapi Tantangan Bangsa

Menjelang satu abad Sumpah Pemuda, PEMIRA mengajak organisasi dan komunitas pemuda memperkuat konsolidasi, kolaborasi, serta kontribusi nyata
Tertunda Sejak 2006, Pramono Anung: Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Harus Rampung Paling Lambat 2027

Tertunda Sejak 2006, Pramono Anung: Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Harus Rampung Paling Lambat 2027

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menuntaskan proyek-proyek infrastruktur krusial yang sempat tertunda lama. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ...
ISPA Tembus 1.500 Kasus di Kutai Barat, Bakti Sosial Kesehatan Sasar Kelompok Rentan

ISPA Tembus 1.500 Kasus di Kutai Barat, Bakti Sosial Kesehatan Sasar Kelompok Rentan

Ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian mencemaskan warga Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 
Ratusan Ribu Loker Luar Negeri Sepi Peminat, Menteri P2MI Ungkap Indonesia Baru Terisi 26 Persen

Ratusan Ribu Loker Luar Negeri Sepi Peminat, Menteri P2MI Ungkap Indonesia Baru Terisi 26 Persen

Potensi lowongan kerja (loker) internasional bagi tenaga kerja Indonesia masih sangat terbuka lebar. Sayangnya, daya serap calon pekerja migran asal Tanah Air -

Trending

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 10 Oktober 2026: Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 10 Oktober 2026: Ada Peluang Rezeki dan Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 10 Oktober 2026: Ada peluang rezeki dan kabar baik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT