GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tunggakan Gaji TPP belum di bayar, 38 Dokter Spesialis di Siak Siak, Ancam hengkang dari Kabupaten Siak 

Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak, Rory Erlangga, mengatakan tunjangan September hingga Oktober 2025 telah diakui sebagai utang pemerintah daerah, sedangkan pembayaran November hingga Desember 2025 dipastikan tidak dapat direalisasikan.
Senin, 30 Maret 2026 - 20:18 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Istimewa

Siak, tvOnenews.com – Sebanyak 38 dokter spesialis menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Siak dan Pemerintah Kabupaten Siak untuk membahas tunggakan tunjangan kelangkaan yang belum dibayarkan selama enam bulan, Senin (30/3/2026).

Dalam rapat tersebut terungkap, para dokter baru menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) hingga Agustus 2025, sementara pembayaran bulan berikutnya masih tertunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak, Rory Erlangga, mengatakan tunjangan September hingga Oktober 2025 telah diakui sebagai utang pemerintah daerah, sedangkan pembayaran November hingga Desember 2025 dipastikan tidak dapat direalisasikan.

“Bulan September dan Oktober 2025 belum dibayarkan dan sudah diakui oleh pemerintah daerah sebagai utang, sedangkan pembayaran bulan November dan Desember ditiadakan karena anggarannya sudah tidak ada akibat efisiensi,” kata Rory dalam rapat di kantor DPRD Siak.

Sementara itu, dokter spesialis kulit dan kelamin, Dina Refi, yang telah 12 tahun bekerja di Siak, menyebut akar persoalan berasal dari adanya perlakuan berbeda antara dokter spesialis aparatur sipil negara (ASN) dan dokter kontrak.

“Kami tidak dibayar selama enam bulan sejak September, Januari hanya dibayar 50 persen. Berbeda dengan dokter spesialis kontrak yang dibayar penuh tanpa potongan,” ujar Dina.

Ia juga memohon pemerintah daerah segera membayarkan hak yang telah dikerjakan para dokter.

“Dengan rendah hati, kami memohon bayarlah apa yang sudah kami kerjakan dan kewajiban,” katanya.

Dina menambahkan, jika pemerintah daerah tidak lagi mampu menanggung pembayaran tunjangan kelangkaan dokter spesialis ASN, pihaknya meminta diberikan kemudahan untuk mutasi ke daerah lain.

“Kalau kabupaten ini sudah tidak sanggup lagi menanggung beban pembayaran tunjangan kelangkaan dokter spesialis ASN, kami memohon bantu dan mengizinkan kami untuk mutasi ke tempat lain, mempermudah kami secara administrasi agar kami bisa memenuhi kehidupan lebih layak lagi dan tidak dikekang dengan kewajiban ASN yang setiap hari harus hadir,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui hearing tersebut, para dokter juga berharap DPRD Siak dapat memfasilitasi aspirasi mereka dan menjembatani komunikasi dengan pemerintah daerah.

Suasana rapat sempat memanas saat para dokter spesialis menyampaikan keinginan agar dipermudah mutasi ke daerah lain apabila kondisi tersebut tidak segera diselesaikan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Simak amalan bulan Haji hingga jadwal pelaksanaannya.
Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Denai Gang Jati, Kecamatan Medan Denai, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. 
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku Jumat Dini Hari, BMKG Beri Peringatan Waspada

Aktivitas seismik berkekuatan cukup besar terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Jumat (15/5) dini hari. 

Trending

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Seorang pengemudi motor yang belum diketahui inisialnya alias Mr.X, tewas usai ditabrak mobil di Jalan Daan Mogot arah Barat, tepatnya di dekat TL Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (14/5) pagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT