News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OPD Tapteng Blak Blakan, Sebut Pengawasan DPRD Lampaui Kewenangan dan Bernuansa Intimidasi

Ada aksi yang tak biasa terjadi di gedung DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut), di Jalan Raja Junjungan Lubis, Kecamatan Pandan, Kamis siang (30/07/2026).
Kamis, 30 Juli 2026 - 20:50 WIB
Para pimpinan OPD menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait pelaksanaan fungsi pengawasan di DPRD Tapteng
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Ada aksi yang tak biasa terjadi di gedung DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut), di Jalan Raja Junjungan Lubis, Kecamatan Pandan, Kamis siang (30/07/2026).

Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) datang ke gedung perwakilan rakyat itu, dan menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait pelaksanaan fungsi pengawasan oleh DPRD dalam pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan sikapnya, mereka menilai pola pengawasan yang dilakukan oleh sebagian anggota DPRD Tapteng telah melampaui kewenangan dan bernuansa intimidasi.

Pernyataan tersebut dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tapteng Jonnedy Marbun, dengan menggunakan alat pengeras suara di tangga masuk ke gedung DPRD Tapteng, didampingi pimpinan OPD lainnya, Kamis, 30 Juli 2026.

Dalam pernyataannya, Jonnedy Marbun menegaskan bahwa seluruh pimpinan OPD menghormati fungsi pengawasan DPRD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

Namun, menurutnya, fungsi tersebut harus dijalankan sesuai koridor hukum, etika pemerintahan, dan prinsip kemitraan antarlembaga.

"Kami menghormati dan mendukung fungsi pengawasan DPRD sebagai bagian dari mekanisme check and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Namun, penghormatan tersebut tidak dapat dimaknai sebagai pembenaran terhadap tindakan yang melampaui kewenangan, bertentangan dengan etika penyelenggaraan pemerintahan, serta berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan daerah," kata Jonnedy.

Menurutnya, dalam pembahasan LKPD Tahun Anggaran (TA) 2025, sejumlah pimpinan OPD menilai terdapat tindakan yang telah bergeser dari fungsi pengawasan menjadi pemeriksaan yang bersifat investigatif dan interogatif.

Karenanya, para pimpinan OPD berpandangan bahwa kewenangan pemeriksaan investigatif merupakan ranah Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maupun aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, OPD juga menyoroti cara penyampaian pertanyaan serta perlakuan yang dilakukan oknum sebagian anggota DPRD, terhadap pimpinan OPD dalam forum pembahasan.

Mereka menilai pendekatan tersebut dalam beberapa kesempatan bersifat intimidatif, merendahkan martabat pejabat pemerintah, dan tidak mencerminkan hubungan kemitraan yang setara.

"Kondisi tersebut menciptakan tekanan psikologis terhadap pimpinan maupun staf OPD sehingga forum pembahasan tidak lagi berorientasi pada pencarian solusi pembangunan daerah, melainkan menyerupai forum pemeriksaan yang bersifat menghakimi," kata Jonedi.

Dalam pernyataan itu, para pimpinan OPD juga menegaskan bahwa Pemkab Tapteng, telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI. Opini tersebut diterima pada 26 Mei 2026 di Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Sumatera Utara.

Menurut mereka, capaian opini WTP menunjukkan pengelolaan keuangan daerah telah disusun sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada pernyataan tersebut turut menyinggung belum disahkannya sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dinilai strategis bagi pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Melalui pernyataan sikap itu, para pimpinan OPD meminta pimpinan DPRD melakukan evaluasi terhadap tata cara pelaksanaan fungsi pengawasan agar tetap berada dalam koridor hukum, etika pemerintahan, dan menghormati batas kewenangan masing-masing lembaga.

Mereka juga menyatakan akan mempertimbangkan penggunaan mekanisme konstitusional dan jalur hukum apabila pola pengawasan yang dinilai melampaui kewenangan, intimidatif, dan tidak sesuai etika penyelenggaraan pemerintahan terus berlanjut. Langkah tersebut, menurut mereka, termasuk menyampaikan pengaduan kepada instansi yang berwenang untuk memperoleh perlindungan hukum bagi ASN.

Dalam penutup pernyataan, Jonedi menegaskan bahwa aparatur Pemkab Tapteng tetap berkomitmen menjalankan tugas berdasarkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

Ia juga mengajak agar hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD tetap dibangun atas dasar saling menghormati demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, termasuk percepatan pemulihan pascabencana dan pelaksanaan program pembangunan di Tapanuli Tengah.

Menanggapi pernyataan sikap OPD itu, Wakil Ketua DPRD Tapteng, Joneri Sihite tidak membantah adanya sikap intimidatif seperti gaya penyidik dari sebagian orang anggota dewan.

Menurutnya, sifat seperti itu tidak tertutup kemungkinan terjadi ada bagi sebagian Anggota DPRD Tapteng pada waktu tertentu.

"Kalau ada sifat-sifatnya itu ya mungkin bisa aja waktu tertentu atau bagaimana, saya nggak tahu, saya nggak campur. Intinya, sebagai OPD itu kita anggap sebagai kawan untuk membangun Tapteng," katanya.

Joneri yang juga Ketua DPD Golkar Tapteng itu mempersilakan kepada wartawan untuk mempertanyakan kepada OPD terkait sikapnya selama ini apakah ada pernah memiliki sifat intimidatif.

"Coba tanya ya, OPD itu ada gak? Saya selalu sesuai aturan dengan bahasa sopan santun, dengan tata kerama yang baik, menghargai sebagai pejabat pemerintah. Kalau ada orang percaya itu urusan merekalah itu," kata dia.

Joneri menambahkan selama ini ia selalu mengarahkan OPD pada posisi kerja yang lebih profesional, bekerja dengan sesuai aturan atau sesuai fungsinya.

"Jadi artinya saya tetap mengarahkan, biarpun saya kecewa bagi sebagian OPD sama kinerjanya, saya tetap mengarahkan posisi kerja yang lebih profesional dan bekerja dengan sesuai aturan atau sesuai fungsinya," pungkasnya.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Hak Almarhum Sumarna Terpenuhi, Keluarga Terima Jaminan Sosial Rp418 Juta

BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Hak Almarhum Sumarna Terpenuhi, Keluarga Terima Jaminan Sosial Rp418 Juta

BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan seluruh hak jaminan sosial ketenagakerjaan almarhum Sumarna kepada ahli waris sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja dan keluarga.
Masih Alami Jet Lag, Igor Tolic Waspadai Kondisi Fisik Mariano Peralta di Sesi Latihan Persib Bandung

Masih Alami Jet Lag, Igor Tolic Waspadai Kondisi Fisik Mariano Peralta di Sesi Latihan Persib Bandung

Winger baru Persib, Mariano Peralta terlihat sudah mengukuti sesi latihan Maung Bandung. Ini menjadi kali pertama baginya turun ke lapangan usai tiba di Bandung
John Herdman Kirim Pesan Menyentuh untuk Suporter Timnas Indonesia: Kami Bermain untuk Tanah Air ‎

John Herdman Kirim Pesan Menyentuh untuk Suporter Timnas Indonesia: Kami Bermain untuk Tanah Air ‎

John ‎Herdman menegaskan bahwa setiap tetes keringat yang dikeluarkan para pemain memiliki tujuan yang sama. Seluruh pengorbanan di atas lapangan dilakukan demi membanggakan rakyat Indonesia.
Ramalan 10 Weton 31 Juli 2026: Banjir Rezeki Akhir Bulan, Awas Kesialan Tak Terduga!

Ramalan 10 Weton 31 Juli 2026: Banjir Rezeki Akhir Bulan, Awas Kesialan Tak Terduga!

Penasaran bagaimana peruntungan Anda? Simak ramalan sepuluh weton tanggal 31 Juli 2026 berikut ini.
Pelantikan PWI Pokja Jakarta Barat, Teuku Faisal Harap Bambang GS Perkuat Profesionalisme Pers Jakbar

Pelantikan PWI Pokja Jakarta Barat, Teuku Faisal Harap Bambang GS Perkuat Profesionalisme Pers Jakbar

Bambang GS yang didapuk menjadi nahkoda baru PWI Pokja Wali Kota Jakarta Barat menyampaikan komitmennya untuk membangun organisasi yang profesional, solid, dan berintegritas.
INAGRITECH 2026 Dorong Modernisasi Sektor Pertanian Lewat Teknologi

INAGRITECH 2026 Dorong Modernisasi Sektor Pertanian Lewat Teknologi

Pameran teknologi pertanian dan insutri yakni INAGRITECH 2026 kembali berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada 28-30 Juli 2026.

Trending

4 Shio yang Tiba-tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 31 Juli 2026, Anjing Paling Untung

4 Shio yang Tiba-tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 31 Juli 2026, Anjing Paling Untung

Ramalan keuangan shio 31 Juli 2026 membongkar 4 shio yang tiba-tiba dapat rezeki nomplok, lengkap angka hoki serta shio paling untung sepanjang hari Jumat ini.
Update Kasus Penganiayaan di Cikarang: Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Segera Disidangkan

Update Kasus Penganiayaan di Cikarang: Oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Segera Disidangkan

Seorang anggota DPRD aktif di Kabupaten Bekasi berinisial NY, bersama dua orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 31 Juli 2026: Keberuntungan Berpihak, Rezeki dan Peluang Datang Bersamaan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 31 Juli 2026: Keberuntungan Berpihak, Rezeki dan Peluang Datang Bersamaan

Berikut 5 zodiak paling hoki pada 31 Juli 2026: Keberuntungan berpihak, rezeki dan peluang datang bersamaan. Ada zodiakmu?
Prabowo: Satu Wisatawan Asing Minum Secangkir Kopi Bisa Hidupi 10 hingga 15 Rakyat Indonesia

Prabowo: Satu Wisatawan Asing Minum Secangkir Kopi Bisa Hidupi 10 hingga 15 Rakyat Indonesia

Presiden menganalogikan bahwa aktivitas sederhana yang dilakukan wisatawan asing seperti menikmati secangkir kopi, akan mampu menggerakkan banyak mata rantai usaha masyarakat lokal.
Viral Pergoki Suami Diduga Lagi Selingkuh dengan Wanita Lain, Getaran Doa sang Istri Langsung Dipuji Warganet

Viral Pergoki Suami Diduga Lagi Selingkuh dengan Wanita Lain, Getaran Doa sang Istri Langsung Dipuji Warganet

Sebuah video viral memperlihatkan seorang istri memergoki sang suami diduga lagi selingkuh dengan wanita lain. Perempuan itu lebih pilih berdoa dipuji warganet.
Dua Pelaku Pembunuhan Manusia Silver di Probolinggo Ditangkap, Satu Masih DPO

Dua Pelaku Pembunuhan Manusia Silver di Probolinggo Ditangkap, Satu Masih DPO

Satreskrim Polres Probolinggo Kota berhasil menangkan dua pelaku pembunuhan manusia silver di belakang warung kopi, di Kelurahan Pilang, Kabupaten Probolinggo
Kejagung Mutasi Besar-besaran, Ini Daftar 90 Kajari yang Diganti

Kejagung Mutasi Besar-besaran, Ini Daftar 90 Kajari yang Diganti

Kejaksaan Agung RI melakukan mutasi terhadap 90 Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Indonesia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT