Pengamat: Tol Sicincin-Bukittinggi Dinilai Penting sebagai Jalur Alternatif Pengganti Lembah Anai
- tim tvOne/Andri Saputra
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap proyek strategis nasional ini. Meski ia memahami adanya keberatan dari warga yang tanahnya terdampak, ia berharap pemerintah daerah, tokoh adat, dan pihak terkait dapat menyamakan persepsi.
“Kita kembalikan bahwa tujuannya untuk kepentingan umum dan nasional demi memajukan sistem transportasi Sumatera Barat, baik konektivitas, distribusi logistik, maupun ketahanan wilayah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan tol ini harus dilihat sebagai upaya preventif, bukan hanya mempercepat perjalanan.
Tantangan terbesar dalam proyek ini, menurut pengamat tersebut, adalah pembebasan lahan. Berdasarkan pengalamannya sejak 2021 pada tahap pembebasan lahan di Padang Sicincin, masalah teknis bukanlah kendala utama.
“Begitu lahan bebas, pembangunan bisa berjalan. Yang sering menjadi ganjalan adalah sengketa dan keberatan pemilik tanah, yang merupakan ciri khas unik di Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia mendorong pemerintah untuk melakukan pendekatan sosial yang lebih komprehensif dan transparan kepada masyarakat, sehingga tujuan pembangunan yang lebih luas dapat dipahami bersama.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa proyek-proyek lain seperti reaktivasi kereta api dan flyover di Padang Luar juga berpotensi menghadapi persoalan lahan serupa. Karena itu, selain pendekatan teknis, pendekatan sosial harus menjadi prioritas agar pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat tidak terhambat. (Asa/wna)
Load more