GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kangkangi Wewenang Ketum Airlangga Hartarto, Sahlul: Copot Sekretaris Golkar Sumut

Mantan Wakoorbid PP DPD Partai Golkar Sumut, Sahlul Umur Situmeang, secara tegas dan blak-blakan soal Partai Golkar Sumut di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah (Ijeck) yang mulai bergejolak.
Selasa, 21 Juni 2022 - 11:08 WIB
Mantan Wakoorbid PP DPD Partai Golkar Sumut, Sahlul Umur Situmeang
Sumber :
  • Tim tvOne/Ahmidal Yauzar Hutagalung

Medan, Sumatera Utara - Mantan Wakoorbid PP DPD Partai Golkar Sumut, Sahlul Umur Situmeang, secara tegas dan blak-blakan soal Partai Golkar Sumut di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah (Ijeck) yang mulai bergejolak. Hal itu, ia katakan bermula dari perbuatan oknum sekretaris yang diduga melanggar aturan dan mekanisme organisasi di dalam tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Selain itu, Sahlul juga menuding tindakan oknum Sekretaris Partai Golkar Sumut merupakan abuse of power atau mengangkangi wewenang Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. Bahkan, menurutnya, Partai Golkar Sumut saat ini minim konsolidasi. Lalu, Ia katakan, oknum sekretaris Golkar Sumut, Ilhamsyah diduga banyak melakukan pelanggaran administrasi, dan peraturan organisasi partai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu saja, ia juga katakan, bahwa sekertaris tersebut kerap bertindak arogan dan merasa paling pintar, padahal baru kemarin jadi pengurus Partai Golkar.

“Seharusnya, dia mengayomi sesama pengurus, tidak memecah belah apalagi memusuhi pengurus. Seharusnya juga dia memungsikan pengurus sesuai tupoksinya. Tetapi faktanya, dia malah berupaya memecah belah pengurus. Lantas bagaimana kita ingin mencapai target partai ini kalau sesama pengurus sudah saling menyakiti,” kata Sahlul kepada awak media, Senin (20/06/2022).

Ia juga menilai, Ilhamsyah sangat tidak mampu melaksanakan konsolidasi partai dengan baik dan bijak.  Pertama, pelaksanaan Rakerda dan Rapimda Partai Golkar tahun 2021 tidak berjalan. Sudah setahun lebih, hanya dua DPD yang melaksanakan Rakerda, yakni Tapsel dan Dairi.

Kemudian mantan ketua DPRD Kota Sibolga itu juga menuturkan, poin kedua perihal pengangkatan Plt-plt Ketua DPD kabupaten/kota tidak proporsional dan profesional. Contohnya, di Kabupaten Nias Barat, Plt Ketua DPD-nya adalah seorang pegawai sekretariat DPD.

“Baru seminggu menjabat Plt langsung melaksanakan Musda, bukan membenahi struktur partai dulu baru Musda, sehingga terkesan terburu-buru dan kualitas pengurus partai tidak sesuai harapan. Terbukti sampai sekarang tidak ada kegiatan apa pun di Nias Barat, meski sudah 4 bulan terpilih sebagai ketua Golkar,” pungkasnya.

Bahkan, ia juga jelaskan, ada oknum yang belum punya pengalaman apa-apa di Partai Golkar tiba-tiba sudah jadi Plt Ketua. Padahal, masih banyak kader senior dan jabatannya koorbid dan wakil-wakil ketua, tetapi mereka tidak dipercayai dan difungsikan.

Lanjutnya mengatakan, poin ketiga soal pelaksanaan musda-musda kabupaten/kota yang digelar di Kota Medan antara lain, Deliserdang, Tanjungbalai, Nias Barat, Tapteng. Sementara, Kabupaten Labura digelar di Parapat, Kabupaten Simalungun.

“Ironis, di beberapa daerah, ada oknum yang belum memenuhi syarat menjadi ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota. Salah satu contoh Kabupaten Tapteng, ketua terpilih tidak memenuhi syarat. Hanya 2 tahun jadi pengurus transisi, kemudian diloloskan jadi Ketua DPD Golkar Tapteng tanpa mendapatkan diskresi dari ketua umum. Ini namanya abuse of power atau penyalahgunaan wewenang karena tindakan tersebut sudah mengangkangi kewenangan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto,” ujarnya.

Seharusnya, ia menuturkan, musda-musda kabupaten/kota ini dilaksanakan di daerah masing-masing, karena ini adalah upaya pengembangan sekaligus konsolidasi partai di tingkat kabupaten/kota, sehingga masyarakat di daerah itu mengetahui bahwa Golkar melaksanakan Musda.

“Kecuali Musda tersebut tidak dapat dilaksanakan karena situasi yang tidak kondusif di daerah itu, barulah dilaksanakan di provinsi. Karena kalau Musda yang dilaksanakan di provinsi, terindikasi ada unsur rekayasa oleh pihak tertentu dan hasilnya tidak berkualitas,” ucapnya.

Selanjutnya, ia sampaikan poin keempat, bahwa pelaksanaan rapat revitalisasi yang dilaksanakan Partai Golkar Sumut dan telah mengeluarkan hasil revitalisasi adalah cacat hukum. Berhubung saat pelaksanaan rapat pleno revitalisasi tersebut tidak dihadiri unsur pengurus satu tingkat di atasnya (DPP Partai Golkar).

Hal itu merujuk peraturan petunjuk pelaksanaan DPP Partai Golkar tahun 2015 nomor: Juklak-14/DPP/Golkar/XII/2011, huruf B, tentang ketentuan dan waktu pelaksanaan revitalisasi. Bahwa, revitalisasi kepengurusan harus ditetapkan di dalam rapat pleno partai sesuai dengan tingkatannya dan harus dihadiri oleh unsur pengurus satu tingkat di atasnya dengan tetap berpedoman pada peraturan organisasi yang berlaku.

Tujuan revitalisasi dilakukan dengan memperhatikan keberlanjutan program promosi kader penyegaran dan penghargaan bagi kader berprestasi, bukan untuk membuang atau mengganti pengurus yang masih aktif, atau karena hanya kebencian pribadi sesama pengurus, maka pengurus tersebut dibuang begitu saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Revitalisasi ini juga sebenarnya kalau mau mengganti orang, maka orang itu dinyatakan sudah pindah partai, meninggal dunia, sakit permanen, tidak aktif, serta mendapatkan keputusan pengadilan yang sedang dicabut hak politiknya,” kata Sahlul. (Ayr)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Filip Hrgovic Resmi Hadapi Dave Allen, Ini Jadwalnya

Tinju Dunia: Filip Hrgovic Resmi Hadapi Dave Allen, Ini Jadwalnya

Filip Hrgovic resmi kembali naik ring lagi. Peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2026 itu akan berhadapan dengan Filip Hrgovic.
DPRD Terpukau, Gebrakan Kompensasi Dedi Mulyadi Sukses Hapus Tradisi Macet Mudik Belasan Jam di Jalur Utama Jabar

DPRD Terpukau, Gebrakan Kompensasi Dedi Mulyadi Sukses Hapus Tradisi Macet Mudik Belasan Jam di Jalur Utama Jabar

Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang berikan uang kompensasi kepada para kusir delman dan sopir angkot saat masa Lebaran 2026, dipuji DPRD Jabar. 
Kapal Perang Terbesar TNI AL KRI Prabu Siliwangi-321 Resmi Sandar di Surabaya

Kapal Perang Terbesar TNI AL KRI Prabu Siliwangi-321 Resmi Sandar di Surabaya

KRI Prabu Siliwangi-321, armada kapal perang terbesar yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), resmi tiba dan sandar di Dermaga Madura Koarmada II, Ujung, Surabaya pada Minggu (29/3/2026).
AC Milan Kena Scam Transfer? Habiskan 70 Juta Euro Lebih, 2 Rekrutan Termahal Rossoneri Ini Malah Jadi Camat di Era Allegri

AC Milan Kena Scam Transfer? Habiskan 70 Juta Euro Lebih, 2 Rekrutan Termahal Rossoneri Ini Malah Jadi Camat di Era Allegri

AC Milan menghadapi dilema besar terkait dua rekrutan termahal mereka musim ini. Christopher Nkunku dan Ardon Jashari belum mampu memberikan dampak signifikan.
Peruntungan Keuangan Shio Besok, 30 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Peruntungan Keuangan Shio Besok, 30 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan peruntungan keuangan shio besok, 30 Maret 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Siapa paling hoki? Simak dalam artikel di bawah!
Jangan Kelewatan, Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Masih Tersedia di Daop 8 Surabaya hingga Hari Ini

Jangan Kelewatan, Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api Masih Tersedia di Daop 8 Surabaya hingga Hari Ini

Tiket kereta dengan diskon 30 persen KA Ekonomi komersial di Daop 8 Surabaya masih bisa dibeli hingga hari ini, Minggu (29/3/2026). Jangan sampai terlewat!

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT