News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak, Kapolres Beberkan Motif Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah

Kasus polisi tembak polisi di Lampung Tengah terkuak. Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya membeberkan motif kasus tersebut dengan segamblangnya
Senin, 5 September 2022 - 15:23 WIB
Polres Lampung Tengah Menggelar Konferensi Pers Terkait Polisi Tembak Polisi.
Sumber :
  • tim tvone/Pujiansyah

Lampung Tengah, Lampung - Kasus polisi tembak polisi di Lampung Tengah terkuak. Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya membeberkan motif kasus tersebut dengan segamblangnya kepada awak media, di Polres Lampung Tengah, Senin (5/9/2022).   

AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya katakan, pelaku penembakan Aipda Ahmad Karnain (41), Aipda RH, berhasil ditangkap pihaknya. Hal ini lantaran pihaknya bertindak cepat setelah mendapatkan informasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, pelaku, Aipda RH membunuh korban karena sering diintimidasi dan dibuka aibnya. Nah, pelaku ditangkap pada malam itu juga, Minggu (4/9/2022) sekitar pukul 23.45 WIB," beber AKBP Doffie kepada awak media.

Ia juga sebutkan, bahwa aksi penembakan ini dilakukan satu orang pelaku, yakni rekan kerja korban Aipda RH. 

"Di mana motif dari penembakan ini adalah rasa dengki dan sakit hati pelaku terhadap korban," ungkap AKBP Doffie.

Lanjutnya menjelaskan, penembakan itu terjadi karena puncak emosi pelaku tidak dapat terbendung lagi. Hal itu lantaran pelaku melihat whatsapp grup, di mana korban menyampaikan istri pelaku belum membayar arisan online. 

"Setelah melihat chat korban di grup whatsapp, pelaku merasa sedih dan kesal dengan korban. Saat pelaku melaksanakan piket di SPK Polsek Way Pengubuan, istri pelaku menelpon dengan cara videocall bahwa sang istri sedang tidak sehat dan demam. Pelaku izin untuk pulang ke rumah," jelasnya. 

"Namun, saat perjalanan pulang ke rumah, pelaku teringat dengan ucapan korban dan langsung berbelok menghampiri rumah korban," sambungnya menjelaskan.

Setelah tiba di rumah korban, lanjut AKBP Doffie menerangkan, pelaku melihat korban sedang duduk di depan rumah. Kemudian, ia katakan, pelaku pun memanggil korban dari atas motornya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat korban datang menghampiri korban, pelaku menembak korban yang berada di dalam pagar rumah, sementara pelaku berada di luar pagar rumah. Pelaku menembakkan dengan senjata api tepat di dada kiri. Korban langsung tersungkur dan pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor," ungkapnya.

Lanjutnya menerangkan, korban sempat berlari masuk ke rumah, namun korban terjatuh tepat di depan istri dan anak istrinya. Bahkan yang paling ironinya, ia sebutkan, korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh keluarga dan tetangga, akan tetapi nyawanya sudah tidak bisa terselamatkan lagi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT