News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum TNI AD dan Polri Bersama Masyarakat Berkomplot Mencuri Besi Rel Kereta Api, Ini Penjelasan Polda Sumut

Polda Sumatera Utara merespon kasus pencurian besi rel kereta api yang mengakibatkan PT KAI mengalami kerugian senilai ratusan juta rupiah. Di mana tersangka pencurian tersebut melibatkan oknum POLRI aktif, Aiptu DP yang bertugas di Polsek Kuala Hulu, Polres Labuhan Batu, Polda Sumatera Utara, bersama tiga rekannya, seorang oknum TNI AD, Serda S
Selasa, 7 Februari 2023 - 13:06 WIB
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi
Sumber :
  • Tim TvOne/ Yoga

Medan - Polda Sumatera Utara merespon kasus pencurian besi rel kereta api yang mengakibatkan PT KAI mengalami kerugian senilai ratusan juta rupiah. Di mana tersangka pencurian tersebut melibatkan oknum POLRI aktif, Aiptu DP yang bertugas di Polsek Kuala Hulu, Polres Labuhan Batu, Polda Sumatera Utara, bersama tiga rekannya, seorang oknum TNI AD, Serda S juga dua warga sipil IP dan D. Kasus ini masih berproses, diduga merupakan komplotan yang memiliki jaringan penadah dan sudah berlangsung sekian lama. Mengingat keterlibatan oknum aparat TNI AD dan Polri yang merupakan abdi negara yang sudah ditanggung negara namun ikut terlibat.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan bahwa, kasus yang menjerat Aiptu DP adalah tindak pidana. Selain DP, dua rekannya warga sipil kini menjalani pemeriksaan intensif dan berstatus tahanan di Polres Asahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 "Itu diproses ya. Saat ini bergulir di Polres Asahan. Yang jelas nantinya jika terbukti, itu pidana ya,” tegas Hadi, Selasa (7/2/2023).

Selanjutnya, dikonfirmasi terkait dugaan merupakan komplotan yang memiliki tingkatan eksekutor, jaringan penadah hingga pemasaran tetap, Hadi menjawab kasusnya masih berproses.

"Kita tunggu. Segala dugaan bisa saja. Yang pasti kita atensi dari Polda pengungkapan penyidikannya. Yang jelas itu pidana ya. Yang pasti sanksi tindak pidana dulu kita terapkan,” ujar Hadi.

Hadi kemudian menjawab terkait sanksi pemecatan yang aka dilakukan kepada Aiptu DP. Disebutkan bila sanksi tegas terkait PTDH juga masih beproses sembari berjalannya penyidikan kasus tindak pidana pencurian besi rel kereta api.

"Untuk PTDH ada mekanisme. Yang jelas sanksi terberat itu ada bagi oknum Polri yang melakukan pelanggaran terberat. Nanti dari proses pidanaya itu kita lihat. Kan ada dua orang warga  sipil juga terlibat

 Kita dalami dulu hal tersebut dan proses PTDH nya sambill bersamaan prosesnya,” sebut Hadi.

Sebelumnya, aksi pencurian besi rel kereta api ini terjadi di Desa Ledong Barat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) digagalkan. Empat orang ditangkap saat beraksi, dua di antaranya merupakan anggota TNI dan Polisi.

Keempat orang tersebut yakni Aiptu DP (47) oknum personel Polsek Kualahulu Polres Labuhanbatu, Serda S oknum anggota Koramil Aek Kanopan Kodim Labuhanbatu, IP (31) dan D yang masih berusia 15 tahun.    

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin saat dikonfirmasi sejumlah awak media pada beberapa waktu lalu membenarkan terjadinya pencurian besi rel kereta api yang dilakukan empat orang tersebut. Aksi keempat orang ini menyebabkan kerugian sebesar Rp247.800.000.

"Betul telah terjadi aksi pencurian tersebut kemarin. Saat ini telah ditangani Kepolisian Asahan," ujar Anwar Solikhin.

Diketahui, tindak pidana pencurian besi rel kereta api terjadi pada Sabtu (4/2/2023). Saat itu, petugas PT KAI mendapati keempat orang itu tengah mencuri rel besi kereta api, kemudian aksi pencurian tersebut pun digagalkan.

"Keempat orang ini kedapatan mencuri besi rel kereta api. Pegawai PT KAI yang langsung menggagalkannya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dan dari keempat orang itu diamankan saat berusaha membawa besi rel kereta api ke dalam truk colt diesel BK 9172 YF. Di dalam truk itu juga ditemukan 17 batang potongan besi rel kereta api berbagai ukuran panjang.

"Setelah kejadian langsung dilaporkan ke Polsek Pulau Raja. Kemudian kita menyerahkan para pelaku pencurian," jelas Anwar.(YSA/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memasang target tinggi untuk Asian Games 2026. Timnas Panjat Tebing Indonesia membidik sedikitnya tiga medali, termasuk dua emas.
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT