News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KGPAA Paku Alam X Mantu, Ciptakan Batik Sakral Mengacu Kecerdasan Bathara Indra

GKBRAA Paku Alam menyampaikan, tema Dhaup Ageng putranya mengacu pada kecerdasan Bathara Indra. Karakter utama Bathara Indra adalah sifat kecendekiawanannya.
Kamis, 4 Januari 2024 - 09:34 WIB
B.P.H. Kusumo Kuntonugroho (dengan nama kecil R.M. Bhismo Srenggoro Kunto Nugroho) dengan dr. Laily Annisa Kusumastuti yang akan melangsungkan pernikahan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kadipaten PakualamanYogyakarta dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Dhaup Ageng atau upacara pernikahan agung putra kedua Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Paku Alam X dengan Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam.

Proses pernikahan putra kedua Paku Alam X yaitu B.P.H. Kusumo Kuntonugroho (dengan nama kecil R.M. Bhismo Srenggoro Kunto Nugroho) dengan dr. Laily Annisa Kusumastuti akan berlangsung di Kagungan Dalem Pura Pakualaman Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

GKBRAA Paku Alam menyampaikan, tema Dhaup Ageng putranya mengacu kecerdasan Bathara Indra.

Karakter utama Bathara Indra adalah sifat kecendekiawanannya yaitu gemar belajar dan selalu termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri.

Perwujudan kecerdasan Bathara Indra direpresentasikan dalam sebuah wastra batik dengan motif Indra Widagda. Bersumber dari teks Asthabrata dalam naskah Kuno Sestradisuhul (1847).

Pesan moral dalam motif batik tersebut diharapkan dapat menjadi penuntun kecerdasan pikir dan hati kedua calon mempelai pengantin dalam kehidupan sehari-hari.

Selain kedua calon mempelai pengantin, batik Indra Widagda juga akan dikenakan oleh orang tua calon pengantin, sentono, kerabat hingga abdi dalem.

"Semua pihak yang terlibat dalam rangkaian upacara Dhaup Ageng juga akan dapat meneladani karakter Bathara Indra yang cerdas dalam hal intelektual, emosional dan spiritualnya," tuturnya di hadapan awak media, Rabu (3/1/2024).

Terlebih, motif batik Indra Widagda dibuat sendiri oleh GKBRAA Paku Alam. Seperti batik Indra Widadga Jatmiko yang merupakan perpaduan Indra Widagda dengan batik lurik. Batik tersebut akan dikenakan mempelai pengantin setelah prosesi siraman. 

Di prosesi midodareni ada namanya batik Indra Widagda Taju tresna yang menggabungkan batik Indra Widagda dengan batik gringsing.

Juga ada perpaduan batik Indra Widagda dengan batik Semen Kidang yang akan dipakai dalam prosesi panggih dan pahargyan pertama.

"Saya desain batik ini selama 2 tahun ada yang sepanjang 6 meter dan 5,5 meter serta memakai produk emas asli," kata GKBRAA Paku Alam.

Sementara itu, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Radyowisroyo menambahkan, rangkaian acara pernikahan akan dilaksanakan mulai 7-11 Januari 2024.

Proses Dhaup Ageng yang telah berlangsung pada hari Rabu ini diawali dengan rangkaian acara Bucalan yang dimaknai membuang atau menyingkirkan semua rintangan dan gangguan secara metafisik maupun nyata dari seseorang yang mempunyai rencana tidak baik.

Kemudian sorenya dilanjutkan dengan Wilujengan atau memohon keselamatan kepada Tuhan yang Maha Bijaksana. Harapannya, seluruh rangkaian Dhaup Ageng berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebut Dhaup Ageng karena mengikuti tradisi kerajaan yang tidak dapat disaksikan setiap saat oleh masyarakat. Karakteristiknya memancarkan aura kebesaran dan keagungan.

"Momentum Dhaup Ageng kedua di Pura Pakualaman bukan hal biasa. Banyak budaya yang sudah tidak banyak diketahui masyarakat sehingga prosesi Dhaup Ageng harus diuri-uri," katanya. (scp/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Masuk Fase Penuaan Penduduk, BPS Ungkap 12 Persen Warga Kini Berusia Lansia

Jakarta Masuk Fase Penuaan Penduduk, BPS Ungkap 12 Persen Warga Kini Berusia Lansia

Berdasarkan data terbaru dari BPS DKI Jakarta melalui Survei Penduduk Antarpenduduk (Supas) 2025, Jakarta kini resmi dikategorikan sebagai wilayah yang mengalami penuaan penduduk.
Walau  Konflik Timur Tengah Berakhir, UE Tetap Peringatkan Krisis Energi Berlanjut

Walau Konflik Timur Tengah Berakhir, UE Tetap Peringatkan Krisis Energi Berlanjut

Blok Eropa harus bersiap menghadapi guncangan energi dan ekonomi dalam beberapa bulan ke depan, bahkan jika konflik di Timur Tengah berakhir hari ini
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri: Kapolri Tetap Diangkat Presiden Atas Persetujuan dari DPR

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri: Kapolri Tetap Diangkat Presiden Atas Persetujuan dari DPR

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan arahan terkait prosedur penunjukan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). 
Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Mengenal lebih jauh dengan sosok Chelsea Pattiwael, nona cantik asal Ambon lulusan IPDN yang kini setia menjadi ajudan pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Disebut Hanya Pengalihan Isu, Doktif Bongkar Fakta Mengejutkan Lainnya

Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Disebut Hanya Pengalihan Isu, Doktif Bongkar Fakta Mengejutkan Lainnya

Di tengah menjalani proses hukum, kabar pencabutan sertifikat mualaf milik dr Richard Lee kini muncuat di hadapan publik. Doktif meyakini hanya pengalihan isu

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT