News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polresta Sleman Naikkan Status ke Tahap Penyidikan

Polresta Sleman resmi menaikkan status dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Lapas Kelas IIB Sleman atau dikenal Lapas Cebongan ke tahap penyidikan.
Kamis, 30 Mei 2024 - 09:54 WIB
Konferensi pers perkembangan kasus dugaan korupsi di Lapas Cebongan, Rabu (29/5/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Polresta Sleman resmi menaikkan status dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Lapas Kelas IIB Sleman atau dikenal Lapas Cebongan ke tahap penyidikan.

"Pada 28 Mei lalu, perkembangan hasil penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Lapas Cebongan Sleman statusnya sudah dinaikkan ke penyidikan," kata Kombes Pol Yuswanto Ardi, Kapolresta Sleman saat konferensi pers, Rabu (29/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disampaikannya bahwa penyelidikan kasus terjadi pada 26 Desember 2023. Berawal dari aduan yang diterima oleh jajaran Polresta Sleman. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan.

"Karena proses penyelidikan tipikor diduga ada keterlibatan orang yang memiliki kekuasaan dan kewenangan sehingga wajib untuk berhati-hati dan berusaha mengumpulkan alat bukti. Sehingga bisa kita pastikan untuk dapat dilakukan proses hukum dalam penyidikan," terangnya.

Ardi menuturkan, penyidik tipikor Polresta Sleman telah mengajukan permohonan gelar perkara kasus ke Ditreskrimsus Polda DIY pada 15 Mei lalu. Sebelum akhirnya pada 20 Mei, kasus ini mencuat ke publik.

"Kalau disampaikan di awal pasti ramai. Dikhawatirkan terjadi penghilangan barang bukti yang akan menghambat proses penyidikan. Setelah 20 Mei, barulah ramai pemberitaan," ucap Ardi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian menambahkan, proses penyelidikan sudah berlangsung selama 5 bulan yang sifatnya aduan. Hasilnya, ditemukan beberapa barang bukti dan alat bukti. 

Dia menyebut, sudah ada 18 orang saksi yang diperiksa dalam kasus ini.

"Kami telah memeriksa 18 orang saksi, yang terdiri dari warga binaan, dokter dan beberapa pejabat lapas yang kita anggap mengetahui terjadinya pungutan liar," kata Ardi.

Selanjutnya akan dilakukan upaya hukum terkait pemanggilan kembali untuk dimintai keterangan yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan.

"Tentunya sudah pro justicia," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, kasus ini ramai setelah warga binaan Lapas Cebongan inisial PM dan S meminta bantuan hukum ke LBH Arya Wira Raja. 

Berdasarkan investigasi yang dilakukan, menunjukkan tidak hanya praktik pungli namun juga ada intimidasi dan kekerasan fisik yang terjadi sejak 8 November 2022 hingga November 2023. Itu dilakukan oleh oknum yang diduga Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kelas IIB Sleman inisial MRP yang kini telah dinonaktifkan dari jabatannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT