GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Positif Covid-19, 29 Santriwati di Sleman Dievakuasi ke Isoter

Sebanyak 29 santriwati dari salah satu pondok pesantren di Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta terkonfirmasi positif Covid-19.
Rabu, 2 Maret 2022 - 08:39 WIB
Puluhan santriwati saat dievakuasi ke isoter di Sleman (Dok BPBD Sleman).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Sebanyak 29 santriwati dari salah satu pondok pesantren di Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta positif terpapar Covid-19. Mereka kemudian dievakuasi petugas ke dua tempat isolasi terpadu (isoter) milik Pemkab Sleman pada Selasa (1/3/2022) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan mengatakan, dua isoter tersebut adalah Asrama Haji Yogyakarta dan Rusunawa Gemawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"18 santriwati (Ponpes) Darush Shalihat isolasi di Asrama Haji dan 11 santriwati ke Rusunawa Gemawang," ujarnya Selasa (1/3/2022) malam.

Ke-29 santriwati itu semuanya masih berstatus sebagai mahasiswi di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Mereka dievakuasi menggunakan satu bus milik Pemkab Sleman.

Saat evakuasi, para santriwati ini didampingi petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Koordinator Posko Dekontaminasi Covid-19 BPBD Sleman Vincentius Lilik Resmiyanto menjelaskan, klaster di Ponpes ini berawal dari adanya salah satu santriwati yang terpapar Covid-19. Petugas kemudian melakukan tracing kepada puluhan kontak erat di ponpes tersebut.

"Setelah itu dilakukan tracing kepada 60 orang santriwati. Hasilnya, sebanyak 29 santriwati dinyatakan positif Covid-19," terangnya.

Guna mencegah penularan meluas, lanjutnya, mereka kemudian dikarantina ke isoter. Selama di isoter para santriwati ini akan mendapat perawatan agar cepat pulih.

"Mereka akan menjalani isolasi selama 10 hati ke depan," kata Lilik.

Sementara itu Kanit Binmas Polsek Mlati AKP Surata mengungkapkan, seluruh penghuni di pondok pesantren tersebut adalah perempuan.

"Jadi pondok pesantren ini hanya khusus perempuan," ucapnya.

Dirinya berharap santriwati yang menjalani isolasi saat ini bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Sehingga saat mereka diperbolehkan pulang benar-benar dalam keadaan sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, setelah mereka kembali dalam keadaan sehat," pungkas Surata. (Andri Prasetyo/Buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Terkait Umumkan Lebaran Selain Pemerintah, MUI: Haram Hukumnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) jelaskan terkait penetapan Lebaran merupakan kewenangan pemerintah. Selain itu, MUI menyinggung adanya larangan mengumumkan hari
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Momen mudik Lebaran 2026 tercatat sebagai arus lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Ihwal Angka Kecelakaan Mudik 2026, Korlantas Polri: Turun 3 Persen, Korban Jiwa 24 Persen

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan sinyal positif soal evaluasi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Berdasarkan hasil monitoring nasional,
Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.

Trending

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Hukum Sengaja Meninggalkan Khutbah Shalat Idul Fitri, Sebenarnya Dosa atau Tidak?

Mengacu dari sejumlah hadis riwayat Rasulullah SAW dan kesepakatan ulama, hukum meninggalkan khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) diperbolehkan dalam Islam.
Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Sejarah Baru Tercipta, Jasa Marga Catat Arus Lalu Lintas Tertinggi Sepanjang Momen Mudik Lebaran

Momen mudik Lebaran 2026 tercatat sebagai arus lalu lintas tertinggi sepanjang sejarah di Indonesia.
Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Seskab Teddy: Istana Presiden Dibuka untuk Masyarakat Halal Bihalal Lebaran

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul
Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Keerom Papua Diguncang Gempa M 5,6

Gempa bumi terjadi di wilayah Keerom, Papua. Kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. "Gempa Mag:5,6," tulis akun X BMKG, Sabtu (21/3/2026).
Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ketika Ketinggalan Rakaat Shalat Ied, Haruskah Menambah Takbir Sendiri? Begini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan sikap jemaah shalat Idul Fitri (shalat Ied) yang inisiatif menambah takbir sendiri setelah ketinggalan rakaat yang dikerjakan oleh imam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT