GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DIY Naik Level 4 PPKM, Sekda: Akan Laksanakan Aturan Dengan Konsisten

Seluruh Kabupaten Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini berstatus PPKM Level 4. Pemda DIY siap melaksanakan aturan PPKM level 4 dengan konsisten.
Rabu, 9 Maret 2022 - 11:06 WIB
Vaksinasi jimpitan Booster yang digelar di Bantul, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Yogyakarta, DIY - Seluruh Kabupaten Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini berstatus PPKM Level 4, merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan Pemda DIY siap melaksanakan aturan PPKM level 4 dengan konsisten dan konsekuen sebagaimana tercantum dalam Inmendagri tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“DIY masuk PPKM Level 4. Ini peringatan untuk kita sekalian. Mari kita bersama-sama mengikuti aturan itu, kalau kita masih tetap melakukan aktivitas-aktivitas seperti level sebelumnya, sulit untuk segera bisa turun level kembali ke 3, 2 apalagi 1. Pembatasan yang ada di Inmendagri akan diteruskan melalui Ingub dan selanjutnya dibuatkan Surat Edaran oleh Bupati/Walikota,” jelas Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (8/3/2022), dilansir dari Humas Pemprov DIY.

Selain karena tingginya kenaikan angka konfirmasi positif kasus Covid-19 di DIY dalam tiga pekan terakhir, menurut Aji, keputusan kenaikan PPKM level 4 di DIY yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat ini kemungkinan juga dilatarbelakangi meningkatnya angka kunjungan para pelaku perjalanan dalam negeri ke DIY pada beberapa waktu ini. 

Situasi tersebut juga tidak dapat dihindari mengingat DIY merupakan salah satu daerah destinasi wisata di Indonesia yang kerap dikunjungi, khususnya oleh wisatawan dalam negeri.

“Menurut data yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan, terkait dengan angka konfirmasi positif itu dianggap sudah masuk ke level 4. Melihat orang hadir di Jogja yang begitu padat bisa jadi itu bagian dari yang dipertimbangankan oleh kementerian," jelasnya.

"Kita ini punya spesifikasi yang berbeda dengan daerah lain terutama terkait dengan kehadiran wisatawan. Orang datang di sini kalau datangnya dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum yang tidak perlu tes, ya siapa tau mereka datang terus membawa penyakit,” lanjut Baskara Aji.

Baskara Aji juga menanggapi pertanyaan media terkait Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19, yang tidak perlu tes sawab PCR dan antigen yang dianggap dapat menghambat DIY dalam menurunkan kembali status level PPKM .

“Tentu pemerintah saat memutuskan itu sudah mempertimbangkan berkaitan dengan pertama, orang terkena Omicron itu rata-rata tidak fatal. Kedua, ekonomi harus jalan. Sementara kalau ada PCR ada Antigen itu kan termasuk ekonomi berbiaya tinggi. Orang mau pergi harus lakukan itu. Nah ini yang saya kira sudah dipertimbangkan matang-matang oleh pemerintah, presiden, dan menteri, ” tutur Aji.

"Sehingga menurut kami ya tidak ada persoalan kita lakukan. Yang penting kita nanti pada saat mereka di Jogja harus kita awasi betul untuk melakukan prokes yang baik," lanjutnya

Dengan demikian, menghadapi situasi PPKM level 4 ini, Aji menegaskan agar masyarakat dapat kembali memperketat protokol kesehatan dibanding sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mencegah munculnya gejala berat atau fatalitas pada individu yang tertular Covid-19, Pemda DIY akan terus melaksanakan dan melayani vaksinasi 1,2, dan booster  di sentra-sentra.

“Booster memang terus kita laksanakan di sentra-sentra. Tetap kita jalan terus. Yang sudah waktunya silakan saja. Saya kira tensi masyarakat Yogyakarta untuk ikut vaksin 1, 2 maupun booster sangat tinggi. Sehingga yang penting kita siapkan tempat untuk melakukannya,” tutup Aji. (Santosa Suparman/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Nilai Beban Kerja Kemensetneg Besar, Edukasi Sejarah Istana Negara Perlu Dialihkan ke Kementerian Lain

DPR Nilai Beban Kerja Kemensetneg Besar, Edukasi Sejarah Istana Negara Perlu Dialihkan ke Kementerian Lain

Anggota Komisi XIII DPR RI, Anwar Sadad, menyoroti beratnya beban Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dalam mengelola aset negara, khususnya Istana Kepresidenan.
MU Dikabarkan Abaikan Michael Carrick, Lebih Pilih Pelatih Lain pada Musim Depan

MU Dikabarkan Abaikan Michael Carrick, Lebih Pilih Pelatih Lain pada Musim Depan

Michael Carrick sukses mengangkat performa Manchester United (MU) ke empat besar, namun manajemen Old Trafford justru mengincar Thomas Tuchel sebagai pelatih permanen.
Khofifah Tegaskan Tidak Mengenal 4 Terdakwa

Khofifah Tegaskan Tidak Mengenal 4 Terdakwa

Gubernur Khofifah hadir di Pengadilan Tipikor Surabaya, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim.
Eks Wakapolri Singgung SP3 Eggi dan Hari Lubis di Kasus Ijazah Jokowi: Kenapa Yang Lain Tidak?

Eks Wakapolri Singgung SP3 Eggi dan Hari Lubis di Kasus Ijazah Jokowi: Kenapa Yang Lain Tidak?

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno menyinggung soal Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. 
Sudah Sodorkan Nama Skuad Timnas Indonesia U-23, PSSI Belum Terima Daftar Tim Peserta Asian Games

Sudah Sodorkan Nama Skuad Timnas Indonesia U-23, PSSI Belum Terima Daftar Tim Peserta Asian Games

Dalam laporan terakhir ASEAN Football, hanya Vietnam dan Thailand yang menjadi peserta Asian Games 2026. Keduanya dengan 14 tim lain dipilih berdasarkan 16 tim peserta Piala Asia U-23 2026. 
Akhiri Tes Pramusim Sepang di Posisi Buncit, Rookie Tim Honda Ini Pilih Tetap Tenang Hadapi MotoGP 2026

Akhiri Tes Pramusim Sepang di Posisi Buncit, Rookie Tim Honda Ini Pilih Tetap Tenang Hadapi MotoGP 2026

Rookie LCR Honda, Diogo Moreira, menutup rangkaian tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang dengan hasil kurang menggembirakan.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT