GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebagian Bangunan SDN Nglarang Terdampak Jalan Tol Jogja-Solo, Orangtua Siswa Tolak Pendirian Selter Belajar

Para orang tua siswa SDN Nglarang mendatangi kantor Kalurahan Tlogoadi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada Senin (10/11/2025).
Senin, 10 November 2025 - 19:15 WIB
Orang tua siswa SDN Nglarang membawa spanduk penolakan saat menggeruduk Kantor Kalurahan Tlogoadi, Senin (10/11/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Para orang tua siswa SDN Nglarang mendatangi kantor Kalurahan Tlogoadi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta pada Senin (10/11/2025).

Mereka memprotes rencana pendirian selter sementara untuk kegiatan belajar mengajar setelah sebagian bangunan sekolah terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja-Solo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentuk penolakan ditandai lewat spanduk yang bertuliskan 'Jangan Gusur Sekolah Kami Sebelum Kami Mendapatkan Gedung Yang Baru'. Spanduk lainnya bertuliskan 'Stop Jadikan Anak-anak Kami Tumbal Proyek Tol !!!'

Suprihatin selaku Wali Siswa Kelas 4 menegaskan bahwa para orang tua siswa tetap berpegang teguh terhadap kesepakatan yang berlangsung pada 14 Oktober 2025 lalu.

Mereka mendesak pemenuhan janji pembangunan gedung sekolah baru sebelum proses penggusuran.

"Kita (orang tua siswa) gak mau langsung dipindah ke selter. Kita gak minta kompensasi yang penting dibuatkan gedung baru biar anak-anak nyaman dan orang tua juga tenang," tegasnya ditemui seusai audiensi. 

Diketahui, SDN Nglarang yang berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) milik Sultan Ground memiliki sekitar 180 orang siswa mulai dari kelas 1-6.

Sedangkan, pembangunan jalan tol Jogja-Solo menghantam bangunan kelas 4-6.  Bahkan, pembangunan jalan tol juga berimbas pada kesehatan siswa.

"Yang terdampak jalan tol kelas 4, 5 dan 6 karena terlalu mepet. Juga debunya itu mengganggu pernapasan sering ada siswa yang sakit batuk, pilek dan demam," ucapnya.

Selain masalah kesehatan, suara dentuman yang ditimbulkan selama pengerjaan jalan tol membuat dinding sekolah retak. 

"Ada gedung yang retak. Setiap kali anak belajar terganggu karena proses pembangunan jalan tol gedungnya getar," kata Suprihatin.

Di lokasi yang sama Lurah Tlogoadi, Sutarja mengaku, Pemerintah Kalurahan (Pemkal) setempat sebelumnya telah mengusulkan tiga lokasi alternatif untuk pembangunan gedung sekolah baru yang berada di Tegalsari, Cebongan, dan Karanglo. 

Dari hasil survei, lokasi yang diminta di wilayah Tegalsari. Hanya saja, lokasi yang dipilih itu terganjal oleh status Lahan Sawah Dilindungi (LSD) atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Sehingga, Pemkal Tlogoadi menyerahkan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman maupun Pemerintah Daerah (Pemda) DI Yogyakarta.

"Yang dipilih Tegalsari tapi statusnya LSD dan secara kepemilikan TKD. Informasi terakhir, belum bisa ditentukan karena izin masih menunggu proses di tingkat atas. Kalau tingkat kalurahan, tidak bisa berbuat banyak," kata Sutarja.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto berjanji segera menyelesaikan persoalan izin ini. Pemkab Sleman akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait.

"Secara tata ruang, lokasi (gedung baru) masih sawah atau LSD. Karena itu, Bupati akan berusaha mengajukan izin ke Kementerian baik ATR/BPN maupun Pertanian. Status kepemilikan TKD mengajukan izin ke Gubernur," ucapnya.

Staf Ahli Direksi PT Jasamarga Jogja Solo Bidang Pengadaan Tanah, Muhammad Amin pun memastikan dana untuk pembangunan tempat relokasi SDN Nglarang sudah siap.

"Dana untuk pembangunan SD sudah siap. Sehingga monggo kalau ada tanah lain yang bukan LSD atau LP2B dengan luasan sekitar 2.000-3.000 meter bisa diajukan supaya segera dibangun," kata Amin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya juga memberikan batasan waktu sampai Juli 2026.

"Untuk pembangunannya jika ingin dihandle oleh Pemkab bisa dimohonkan ke kementerian terkait sehingga dananya bisa dialokasikan ke Pemkab. Secara teknis, tanggungjawab pembangunan nanti dari Pemkab," ucapnya.(scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Sita Kontainer Sparepart Kendaraan Terafiliasi PT Blueray di Kasus Suap Bea Cukai

KPK menyita kontainer berisi sparepart kendaraan yang diduga terafiliasi PT Blueray dalam penyidikan kasus suap Bea Cukai.
Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

Bursa Libur Long Weekend, Saham Tetap Bisa Dijual? Ini Penjelasan Tanggal Cair Dana dan Sistem Transaksinya

BEI libur 14–15 Mei 2026 saat long weekend. Simak apakah transaksi saham, reksa dana, emas, dan ST016 tetap berjalan serta jadwal cair dananya.
Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026: Noumory Keita Menggila! Jakarta Bhayangkara Presisi Melangkah Mulus ke Semifinal

Hasil AVC Champions League 2026, Rabu 13 Mei mempertemukan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan wakil Kazakhstan, Zhaiyk VC di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak,.
Daftar Lengkap 39 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri Listyo Sigit, Sejumlah Jenderal Polisi Geser Jabatan Strategis

Daftar Lengkap 39 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri Listyo Sigit, Sejumlah Jenderal Polisi Geser Jabatan Strategis

Kapolri Jenderal Listyo Sigit memutasi 39 Brigjen Pol pada Mei 2026. Sejumlah jenderal polisi dipercaya menempati posisi strategis baru.
MBG Sentuh 61,9 Juta Penerima, Pemerintah Akui Tata Kelola Program Masih Banyak PR

MBG Sentuh 61,9 Juta Penerima, Pemerintah Akui Tata Kelola Program Masih Banyak PR

Pemerintah mengungkap program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 61,9 juta penerima, namun tata kelola MBG masih menghadapi banyak tantangan.
Effendi Simbolon Dorong Regenerasi PSBI, Ajak Naposo 20-40 Tahun Tampil Pimpin Organisasi

Effendi Simbolon Dorong Regenerasi PSBI, Ajak Naposo 20-40 Tahun Tampil Pimpin Organisasi

Ketua Umum PSBI, Effendi Muara Sakti Simbolon, memimpin langsung acara konsolidasi organisasi yang berlangsung khidmat di Sopo Bolon HKBP Pangururan, Samosir,

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT