GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melebihi Kapasitas, TPST Piyungan Tampung Sampah 700 ton Per Hari

Masalah penutupan TPST Piyungan akhirnya terselesaikan setelah Pemda DIY bersama dengan perwakilan warga melakukan mediasi pada hari Rabu (11/5/2022) kemarin
Kamis, 12 Mei 2022 - 13:15 WIB
Melebihi Kapasitas, TPST Piyungan Tampung Sampah 700 ton Per Hari
Sumber :
  • Tim tvOne - Budi Zulkifli

Bantul, Yogyakarta - Masalah penutupan TPST Piyungan akhirnya terselesaikan setelah Pemda DIY bersama dengan perwakilan warga melakukan mediasi di Kompleks Kepatihan Yogyakarta Rabu (11/5) kemarin. Pagi ini warga sekitar TPST Piyungan membuka kembali lokasi pembuangan tersebut untuk kembali digunakan.

Sebelumnya, sejak Sabtu (7/5/2022) TPST piyungan diblokir warga setempat akibat tampungan sampah yang semakin tak terbendung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lonjakan sampah tersebut tidak lain karena TPST Regional Piyungan ini menampung sampah dari tiga wilayah, yaitu Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta.

Menurut data yang dapat diakses dari laman resmi Bapeda Provinsi DIY, jumlah volume sampah yang diproses di sistem pengolahan sampah terpadu TPA Provinsi semakin meningkat setiap tahunnya.

Dari data tersebut, total volume sampah yang timbul dari masyarakat di wilayah DIY tahun 2022 sekitar 1.133 ton per harinya. 

Untuk TPST Piyungan sendiri, melalui laman Kementerian PUPR, pada tahun 2021 beban sampah yang ditampung sekitar 600-650 ton setiap harinya. Dan di tahun 2022 ini, volume sampah yang ditampung di TPST piyungan mencapai 700 ton per hari. 50% diantaranya berasal dari sumbangan sampah Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto mengatakan, akibat dari depo sampah yang sudah tidak mampu menampung lagi, beberapa hari ini terpaksa armada truk pengangkut sampah berhenti beroperasi dan hanya diparkir di kantor DLH Kota Yogyakarta.

"Rata-rata volume sampah yang dihasilkan Kota Yogyakarta mencapai sekitar 370 ton dan sebanyak 260 ton di antaranya dibuang ke TPA Piyungan," ungkap Sugeng.

Sejalan dengan hal tersebut, Jito selaku Kepala Balai Pengelolaan Sampah DIY mengatakan bahwa kawasan tampung zona A sudah hampir mencapai batas maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di kawasan Zona A ketinggian sampah sudah hampir mencapai 140 meter di atas permukaan laut (MDPL) sehingga beberapa waktu lalu sudah mulai dibangun terasering dan zona hijau. Dari hasil pemadatan di Zona A saat ini ketinggian menjadi 136 MDPL sedangkan ketinggian di Zona B saat ini mencapai 108 MDPL." jelas Jito Rabu (11/5).

Menanggapi fenomena yang terjadi, Wakil Kepala Dinas PU ESDM DIY Kusno Wibowo di melalui laman resmi Pemda DIY mengatakan, nantinya Kementerian PUPR akan meningkatkan kapasitas TPST Piyungan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Segera Comeback ke Ring Tinju, Floyd Mayweather Sesumbar Incar Banyak Rekor: Saya Masih Memiliki..

Segera Comeback ke Ring Tinju, Floyd Mayweather Sesumbar Incar Banyak Rekor: Saya Masih Memiliki..

Floyd Mayweather yang mengoleksi gelar juara dunia di lima divisi berbeda yakni bulu super, ringan, super ringan, welter, dan welter super menegaskan ambisinya di ring tinju belum padam.
Mabes Polri Memohon Maaf Atas Tewasnya Pelajar di Maluku Akibat Dianiaya Anggota Brimob

Mabes Polri Memohon Maaf Atas Tewasnya Pelajar di Maluku Akibat Dianiaya Anggota Brimob

Mabes Polri angkat bicara soal oknum Brimob, Bripka Masias Siahaya yang melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar berisial AT di Maluku.
Blak-blakan di Media Belanda! Patrick Kluivert Akui Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Tapi

Blak-blakan di Media Belanda! Patrick Kluivert Akui Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Tapi

Di depan media Belanda, Patrick Kluivert berbicara jujur tentang kegagalannya membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Meski mengakui hasil akhirnya tak sesua
Usai Jadi Tersangka, Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar Hingga Tewas Jalani Pemeriksaan Etik

Usai Jadi Tersangka, Anggota Brimob yang Aniaya Pelajar Hingga Tewas Jalani Pemeriksaan Etik

Masias terbukti telah menganiaya dua pelajar yakni AT (14) dan NK (15). Salah satu diantaranya meninggal dunia dengan pendarahan dibagian kepala.
Tolak Gaji Besar dari Yamaha, Francesco Bagnaia Dikabarkan Mendekat ke Aprilia karena Lebih Kompetitif

Tolak Gaji Besar dari Yamaha, Francesco Bagnaia Dikabarkan Mendekat ke Aprilia karena Lebih Kompetitif

Francesco Bagnaia dikabarkan lebih memilih gabung Aprilia meski ada tawaran besar dari Yamaha.
Cerita Unik Owner Persik Arthur Irawan Soal Karakter Rohit Chand: Tolak Fasilitas Mobil, Pilih Pakai Motor dari Kediri ke Surabaya

Cerita Unik Owner Persik Arthur Irawan Soal Karakter Rohit Chand: Tolak Fasilitas Mobil, Pilih Pakai Motor dari Kediri ke Surabaya

Pemilik Persik Kediri Arthur Irawan membagikan cerita unik soal pemainnya sekaligus rekan setim di Persija Jakarta Rohit Chand sebagai sosok yang sederhana.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Top 3 Timnas Indonesia: Taisei Marukawa Bela Skuad Garuda, 3 Pemain Jalani Naturalisasi, hingga Pemain Tolak Dinaturaliasi Kini Jadi Pembelian Terbaik Klub Inggris

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia disibukkan dengan perburuan talenta melalui jalur naturalisasi. Simak rangkuman tiga berita terpopuler berikut ini.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT