News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Tak Lagi Pamerkan Foto Tersangka Korupsi, Jaksa Agung dan Novel Baswedan Beri Respons Berbeda

Kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lagi menampilkan foto tersangka kasus korupsi saat konferensi pers menuai kritik publik.
Kamis, 15 Januari 2026 - 20:01 WIB
Jaksa Agung Burhanuddin ditemui usai menghadiri pengukuhan guru besar Zainal Arifin Mochtar di Balai Senat UGM Yogyakarta, Kamis (15/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lagi menampilkan foto tersangka kasus korupsi saat konferensi pers menuai kritik publik.

Berkaitan hal tersebut, Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan, pihaknya sudah lebih dulu tak memajang foto tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya, aturannya semua gitu. Semuanya sama tidak memajang. Bahkan, dari dulu kita juga enggak memajang," kata Burhanuddin usai menghadiri pengukuhan guru besar Zainal Arifin Mochtar di Balai Senat UGM Yogyakarta, Kamis (15/1/2026).

Di lokasi yang sama, Mantan Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan justru memberikan respon yang berbeda. Meski ia memilih tidak ingin berkomentar lebih lanjut, namun langkah tersebut dinilai akan berkaitan langsung dengan persoalan transparansi lembaga antirasuah ini. 

Karena menurutnya, setiap penanganan perkara harus dilakukan secara objektif, transparan dan tidak boleh diskriminatif.

"Sepanjang itu diperlakukan sama dan proses pemidanaan hukum dilakukan secara objektif dan transparan, saya tidak mengomentari lebih lanjut soal itu. Asalkan, tidak boleh diskriminatif. Serta, bukan berarti dengan tidak dipajang orangnya ditutupi, itu yang bermasalah," kata Novel.

Ia pun menegaskan bahwa penayangan foto tersangka oleh KPK selama ini bukan bertujuan untuk menghakimi, tetapi memberikan efek jera terhadap yang bersangkutan.

"Dulu pun ketika (foto tersangka korupsi) pertama kali dipajang tujuannya untuk deterrent effect, agar malu dan lain-lain. Kalau sekarang gak dipajang, kepentingannya apa mesti dilihat," ucapnya.

Disinggung, dalih KPK tak memamerkan foto tersangka korupsi karena menyesuaikan aturan terbaru dari Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Novel mengaku belum memantaunya. Pun, bila alasannya karena faktor kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya baru lihat beritanya. Saya gak tau apa alasannya, cuma ketika pejabat KPK menyampaikan bahwa dari aturan KUHAP ada yang mengatur soal tersebut saya belum baca," ungkap Novel.

"Dan alasan kemanusiaan ini menurut siapa. Kalau itu ada di peraturan perundang-undangan yang baru tentunya harus kita lihat betulkah seperti itu ? Ini harus dilihat. Saya tidak bisa komentar karena yang dibilang aturan hukumnya, saya belum baca," sambung dia. (scp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Raih Kemenangan Kedua, Gresik Phonska Plus Geser Jakarta Popsivo Polwan dari Puncak

Klasemen Proliga 2026, Sektor Putri: Raih Kemenangan Kedua, Gresik Phonska Plus Geser Jakarta Popsivo Polwan dari Puncak

Klasemen Proliga 2026 sektor putri setelah laga sengit yang mempertemukan Gresik Phonska Plus menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Mengapa Ressa Rizky Menggugat Denada Secara Hukum Perdata Bukan Pidana? Begini Penjelasan Pakar Hukum

Mengapa Ressa Rizky Menggugat Denada Secara Hukum Perdata Bukan Pidana? Begini Penjelasan Pakar Hukum

Ressa Rizky melayangkan sebuah gugatan secara perdata kepada Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi dengan tuntutan ganti rugi materiil sebesar Rp7 Miliar
Jurgen Klopp Serius Pertimbangkan Latih Real Madrid

Jurgen Klopp Serius Pertimbangkan Latih Real Madrid

Real Madrid mulai menyusun rencana musim panas usai tunjuk Arbeloa. Nama Jurgen Klopp kembali mencuat dan disebut serius pertimbangkan comeback melatih lagi.
Persib Lumpuhkan Persija di Super League 2025/26, Bojan Hodak: Jadi Juara Setengah Musim Tidak Terlalu Penting

Persib Lumpuhkan Persija di Super League 2025/26, Bojan Hodak: Jadi Juara Setengah Musim Tidak Terlalu Penting

Bojan Hodak justru menempatkan pencapaian juara Super League 2025/26 sebagai bonus sementara, sembari mengalihkan fokus Persib ke target yang lebih besar, yaitu
Hasil Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Tak terbendung! Tanpa Ampun Hancurkan Runner Up Musim Lalu

Hasil Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Tak terbendung! Tanpa Ampun Hancurkan Runner Up Musim Lalu

Hasil Proliga 2026 di sektor putri yang menyajikan pertarungan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Hasil Drawing Piala AFF 2026 Jalan Emas Timnas Indonesia atau Malah Jadi Grup Neraka?

Hasil Drawing Piala AFF 2026 Jalan Emas Timnas Indonesia atau Malah Jadi Grup Neraka?

Piala AFF 2026 akan menggunakan format kandang-tandang satu leg di fase grup. Setiap tim memainkan empat pertandingan, dua di kandang dan dua tandang. 

Trending

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Heboh Khairun Nisya Diterima Jadi Pramugari Garuda Indonesia, Ini Faktanya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan aksi Khairun Nisya yang menyamar sebagai pramugari Batik Air.
Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Agus Saputra Guru di Jambi Akui Lontarkan Kata "Miskin" hingga Berujung Dikeroyok oleh Puluhan Siswanya, Tapi...

Viral di media sosial video pengeroyokan guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi bernama Agus Saputra oleh sejumah siswanya. Ini pengakuan sang guru..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT