News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pungli Parkir Merajalela di Yogyakarta, Wali Kota Tegaskan Pelanggar Bisa Kena Sanksi Hukum

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan dugaan praktik pungutan liar (pungli) maupun aksi premanisme tidak boleh dibiarkan. Pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selasa, 22 September 2026 - 08:53 WIB
Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta (tengah) saat ditemui di kantornya, Senin (21/9/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menegaskan dugaan praktik pungutan liar (pungli) maupun aksi premanisme tidak boleh dibiarkan. Pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menyusul mencuatnya dugaan pungli yang dialami oleh pelaku usaha kuliner saat membuat foodtruck Bolosego di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) yang rencananya dibuka selama lima hari mulai 16-20 September 2026.

 

Meski sudah mendapat izin resmi dari Keraton Yogyakarta, yang bersangkutan diminta untuk membayar parkir foodtruck sebesar Rp2,5 juta per hari dan akhirnya disepakati Rp1 juta per hari.

 

Selain pungutan uang parkir, ia juga diminta menyediakan jatah makan untuk 10 orang yang disebutnya sebagai preman. Juga diminta menyediakan jatah makan untuk tiga orang yang disebutnya sebagai anggota polisi.

 

Menyikapi persoalan tersebut, Hasto menegaskan dirinya tidak sependapat dengan praktik pungli maupun aksi premanisme.

 

Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani sesuai hukum agar tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan di Yogyakarta.

 

"Ya setiap ada pelanggaran, selalu pasti kita merujuk pada sanksi hukum yang sesuai dengan pelanggaran itu. Kalau menurut saya, itu yang harus ditegakkan, kalau ada pelanggaran ya harus diberikan sanksi," ucapnya saat ditemui di kantornya, Senin (21/9/2026).

 

Adapun, sanksi yang diberikan bagi pelanggar nantinya menyesuaikan kriteria tindak pidananya mulai dari pungli parkir, pemerasan hingga pelanggaran lainnya.

 

Oleh sebab itu, Hasto mengimbau kepada masyarakat yang diduga menjadi korban atas pelanggaran tersebut bisa melapor kepadanya. Caranya bisa melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS) atau bertemu langsung saat acara open house rutin yang digelar tiap Rabu.

 

Hasto pun mengungkap, keberadaan saber pungli yang telah ada selama ini disebutnya menjadi bentuk keseriusan pemerintah di tingkat pusat sampai daerah dalam menangani persoalan ini. Kemudian sejak tahun 2005, dilanjutkan dengan Satgas Pengawasan Perizinan.

 

"Makanya PNS-PNS, Satpol PP sampai saya sendiri ya satgas pengawasan tuh saya sering ceriwis juga di perizinan, awas loh kalau ada orang memungut perizinan, memungut pajak secara liar, saya selalu sampaikan kepada OPD-OPD," ungkap Hasto.

 

Disinggung apakah Pemkot perlu melakukan sidak agar kejadian ini tidak terulang kembali, Hasto mengungkap bahwa langkah itu tidak perlu.

 

Karena menurutnya, pemkot sebelumnya diklaim sudah rutin memonitor seluruh wilayah di Yogyakarta.

 

"Ketentuan-ketentuan sudah ada, bahkan kalau anda ingat dulu ketika ada orang nuthuk (harga makanan) pun kita juga ada operasi untuk memasang tarif-tarif itu," ucapnya. 

 

Hasto juga menyebut tidak perlu memasang papan tarif parkir yang sesuai perda di titik-titik yang berpotensi terjadi pungli.

 

"(papan tarif parkir) enggak usah dipasang, udah disosialisasikan. Pak Kepala Dinas Perhubungan sudah punya juru parkir di titik-titik parkir jumlahnya 735. Sekarang ini, digitalisasi parkir sedang digalakkan oleh Pemkot Yogyakarta. Saya kira semua sudah ada, tinggal kita kawal, kita tertibkan," pungkasnya. (scp/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea Ikut Soroti Kondisi Shin Tae-yong usai Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Media Korea Ikut Soroti Kondisi Shin Tae-yong usai Jalani Perawatan di Rumah Sakit

Media Korea Selatan turut menyoroti kondisi pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, yang kini telah pulih setelah sempat dirawat akibat influenza tipe A. (8/11
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Beberkan Modus WN China Curi Uang Rp14 Juta Penumpang Australia di Pesawat Jakarta-Bali

Polres Bandara I Gusti Ngurah Rai Beberkan Modus WN China Curi Uang Rp14 Juta Penumpang Australia di Pesawat Jakarta-Bali

Polisi mengungkap 2 WN China menunggu kelengahan penumpang Australia untuk melakukan pencurian uang tunai Rp14 juta dalam penerbangan pesawat rute Jakarta-Bali.
Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah (Gus Abduh), secara tegas mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyadapan menyusul terungkapnya skandal besar penyad
Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Kabar Duka, Kombes Pol Pribadi Sembiring Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Meninggal Dunia

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pol Pribadi Sembiring meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/11/2026).

Trending

Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Rizky Ridho Ungkap Kronologi Timnas Indonesia Batal Tanding di FIFA Matchday November 2026

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengungkapkan kronologi Timnas Indonesia batal melakoni laga uji coba dalam FIFA Matchday November 2026.
Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Dalam 48 Jam Menlu Iran Kontak 12 Negara Demi Redam Ketegangan dengan AS

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggelar maraton diplomasi intensif dengan menghubungi 12 menteri luar negeri di kawasan Timur Tengah dan Mediterania -
Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit

Perempuan di Karawang Tewas Dianiaya Gegara Pacar Cemburu, Pelaku Sempat Buat Skenario Korban Meninggal karena Sakit

Pemuda berinisial RHT (20) tega diduga melakukan penganiayaan hingga membuat pacar, AAP (22) meninggal dunia di Karawang. Motifnya diduga akibat cemburu buta.
Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kejar Target Net Zero Emission 2060, Kemenhub Resmi Luncurkan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bergerak cepat mengakselerasi dekarbonisasi transportasi nasional melalui penerbitan Dokumen Peta Jalan Penurunan Emisi Gas -
Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Mengenal Kombes Pol Pribadi Sembiring, Dirresnarkoba Polda Sulteng yang Meninggal Dunia

Berikut profil & rekam jejak perjalanan Kombes Pol Pribadi Sembiring, Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tutup usia.
Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Buntut Penyadapan Presiden Prabowo, Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Tuntas Pengendali Perangkat LIMS

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah (Gus Abduh), secara tegas mendesak pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyadapan menyusul terungkapnya skandal besar penyad
Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Di Hadapan KDM, Wali Kota Bekasi Ungkap Target Utama di Porprov XV Jawa Barat 2026: Kami Ingin Jadi Juara Umum

Kota Bekasi resmi menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT