Dugaan Pungli Pengusaha Kuliner Bolosego Yogyakarta, Polisi Panggil 9 Orang dari Pengelola dan Pengurus Paguyuban Parkir
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang mencuat setelah usaha kuliner Bolosego berjualan di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta terus bergulir.
Polisi memanggil sembilan orang untuk dimintai keterangan dalam rangka klarifikasi persoalan tersebut. Pemanggilan dilakukan untuk mendalami dugaan pungutan dan berbagai permintaan yang muncul saat foodtruck Bolosego beroperasi di kawasan tersebut.
Persoalan itu diungkap oleh owner Bolosego, Dyah L Fardisa melalui media sosialnya. Dirinya mengaku usaha foodtruck miliknya mendapat sejumlah permintaan ketika akan berjualan di Alkid pada 16-20 September 2026 lalu.
Meski sudah mendapat izin resmi dari Keraton Yogyakarta, ia diminta untuk membayar parkir foodtruck sebesar Rp2,5 juta per hari. Dari hasil kesepakatan negosiasi, ia akhirnya hanya membayar sebesar Rp1 juta per hari.
Selain pungutan uang parkir, ia juga diminta menyediakan jatah makan untuk 10 orang yang disebut sebagai preman. Atas kondisi tersebut, si pemilik usaha akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan usahanya meski baru sehari berjualan.
Pasca kasus ini viral, Satreskrim Polresta Yogyakarta telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait perkara tersebut.
"Total ada 9 orang yang diundang klarifikasi. Mereka terdiri dari pihak Bolosego 5 orang dan 4 orang dari pihak pengelola atau pengurus lahan parkir di Alkid," kata Iptu Dani Hasan, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Rabu (23/9/2026).
Menurut polisi, pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi kejadian sekaligus mengumpulkan informasi dari pihak-pihak yang mengetahui langsung persoalan tersebut.
"Jadi klarifikasi dulu sebagai bahan penyidik untuk langkah selanjutnya," ucap Dani.
Adapun, pemeriksaan ini dimulai sejak Jumat (18/9/2026) malam. Penyidik telah memeriksa saudara L selaku pengelola parkir dan saudara P selaku pengurus paguyuban parkir di Alkid. Keduanya disebut telah memberikan keterangan.
Kemudian pada Senin (21/9/2026) sore, penyidik telah memeriksa owner Bolosego dan karyawan foodtruck Bolosego inisial A. Keduanya disebut telah memberikan keterangan.
Dilanjutkan pada Selasa (22/9/2026), penyidik telah mengirimkan undangan klarifikasi kepada karyawan foodtruck Bolosego inisial D, G dan N. Ketiganya merupakan karyawan foodtruck yang ditugaskan di Alkid pada saat kejadian. Selain itu, penyidik juga akan mengirimkan undangan klarifikasi untuk dua orang pengurus paguyuban parkir di Alkid.
Load more