GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menimati Kuliner Khas Yogyakarta, Wisatawan Padati Kawasan Gudeg Wijilan

Kampung Wijilan yang menjadi sentra kuliner khas Gudeg Yogyakarta kembali dipadati wisatawan. Liburan ini 0mzet penjualan gudeg meningkat hingga 50 persen.
Sabtu, 31 Desember 2022 - 09:03 WIB
Suasana kampung Wijilan sentra kuliner Gudeg Yogyakarta, Jumat (30/12/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Kampung Wijilan yang menjadi sentra kuliner khas Gudeg Yogyakarta kembali dipadati wisatawan. Sejak libur Nataru, omzet penjualan Gudeg Wijilan, meningkat hingga 50 persen dibanding hari biasanya.

Kampung Wijilan yang terletak tidak jauh dari Alun-Alun Utara Yogyakarta, memang lekat dikenal sebagai sentra kuliner gudeg karena di kawasan ini menjadi pusat produksi gudeg, dan di sepanjang jalan berjejer para penjual gudeg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gudeg merupakan kuliner turun temurun yang dibuat dari nangka muda yang dimasak berjam-jam, yang biasanya disajikan bersama nasi, kuah santan kental atau disebut areh, dengan berbagai lauk sesuai selera seperti daging ayam kampung, telur, tempe tahu, dan sambal goreng krecek.

Menurut salah satu penjual, Wulan, setiap musim liburan seperti saat Nataru seperti sekarang, tingkat kunjungan wisatawan kulinet semakin padat. Biasanya menjelang siang atau sore hingga malam.

"Ya. Ada peningkatan penjualan, sejak awal liburan kemarin Natal dan sekarang jelang tahun baru juga ramai. Peningkatan mencapai 50 persen dibanding hari biasa," jelas Wulan.

Foto: Kuliner gudeg khas Yogyakarta. (Nuryanto)

Wulan menambahkan jika pengunjung di Kampung Wijilan sebagian dari luar kota, mulai dari Jakarta, Bandung atau Semarang hingga luar Jawa. Menurutnya, Gudeg kering masih menjadi primadona bagi wisatawan saat ini. Selain itu banyak pesanan gudeg kaleng untuk dibawa pulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Paling laris Gudeg Kering dan Kaleng mas. Yang datang banyaknya dari luar kota bahkan luar Jawa," terangnya

Hidangan gudeg memang menjadi tujuan wisatawan yang saat ini berkunjung ke kota Yogyakarta. Mila, wisatawan asal Jakarta mengaku selalu menyempatkan diri ke kampung Wijilan hampir setiap kali liburan ke Yogya. Tujuannya tak lain untuk membeli gudeg Wijilan yang menurutnya memiliki cita rasa yang asli turun temurun dari generasi ke generasi.

"Ya rasa gudeg disini tak berubah. Dari dulu sampai sekarang. Rasanya sama, karena ini resep turun-temurun ya, dan saya pun mengenalkan kuliner lokal kepada anak anak saya. Seperti rasa yang tak berubah dari masa ke masa," jelas Mila.

Tak hanya disantap di tempat, sejumlah wisatawan juga membungkus gudeg dibawa pulang. Salah satunya Anjar, wisatawan asal Ternate, yang datang bersama teman-temannya menikmati sajian kuliner itu sekaligus sengaja membungkus Gudeg dalam kemasan besek atau wadah dari bambu.

"Saya kesini dari pagi, biar gak antre mas. Ini pun saya masih bawa Gudeg Wijilan untuk dibungkus. Nanti saya makan sama teman- teman," kata Anjar.

Selain menyambangi kawasan kuliner, sejumlah wisatawan juga berencana menikmati pergantian malam tahun baru di berbagai destinasi yang ada mulai dari kawasan di Gunung Merapi, Malioboro, hingga wisata pantai (Nur) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat menarik untuk shalat Jumat menjelang Hari Raya Idul Adha, bertajuk "Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba".
KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pengakuan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum tabrakan di Stasiun Bekasi Timur.
Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

IBSW menilai langkah pemerintah membangun sistem ekspor digital sebagai upaya memperkuat pengawasan perdagangan nasional dan menekan potensi kebocoran penerimaan negara dari sektor ekspor.
Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Akademi Angkatan Laut (AAL) meluluskan 240 taruna dan taruni dalam Wisuda Perwira Remaja Angkatan ke-71 Program Pendidikan Sarjana Terapan Politeknik Angkatan Laut
Kejari Nganjuk Tetapkan Pasutri Tersangka Korupsi Setoran Fiktif Bank Jatim Rp2 Miliar

Kejari Nganjuk Tetapkan Pasutri Tersangka Korupsi Setoran Fiktif Bank Jatim Rp2 Miliar

Kejari Nganjuk mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penggelapan dalam jabatan di salah satu bank milik Pemda Jawa Timur cabang Nganjuk
Sorot Ancaman Serius Ekonomi Nasional, Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Alasannya

Sorot Ancaman Serius Ekonomi Nasional, Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Alasannya

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan turut menyorot perekonomian Tanah Air yang sedang dalam kondisi terancam.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT