News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pejabat Negara Pamer Harta Kekayaan, Pekerja Migran: Ga Malu Sama Kita?

Benny Rhamdani katakan pejabat publik yang menyombongkan harta kekayaan harus malu kepada pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kerja keras datangkan devisa.
Selasa, 14 Maret 2023 - 11:13 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/3/2023).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvonenews.com - Baru-baru ini sejumlah pejabat negara menjadi bahan "Bully" seluruh rakyat indonesia gegara pamer harta kekayaan diduga hasil penggelapan dana dan tidak patuh melapor pajak. Menanggapi fenomena itu, ribuan pekerja migran indonesia (PMI) kompak teriak dan mempertanyakan apakah tidak malu dengan mereka.

"Siapa pun mereka penyelenggara negara yang tidak tahu diri, yang sombong, yang angkuh, kami ingin ajak mereka untuk sadar diri bahwa tidak ada kesombongan yang layak disombongkan di depan rakyat," kata Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, dalam keterangannya diterima di Jakarta, Selasa (14/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benny menegaskan bahwa pejabat publik yang menyombongkan harta kekayaan harus malu kepada pada Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Benny menyesalkan adanya pekerja penyelenggara negara yang berani menyombongkan diri di depan publik padahal tidak menghasilkan devisa sebesar PMI kepada negara, agar malu kepada PMI.

Saat pelepasan PMI program G to G Korea Selatan dan Triple Win Jerman, di hotel kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/3/2023), Benny berujar devisa yang masuk ke kas negara dari kerja keras para PMI yang bekerja di luar negeri mencapai Rp159,6 triliun setiap tahun.

Maka seharusnya PMI bisa menyombongkan diri, sehingga paling tidak, berani menolak pemberangkatan ke luar negeri yang syaratnya mesti membayar biaya sekian puluh juta rupiah dan merugikan mereka.

Benny menilai negara tidak pernah mengutip biaya sepeser pun dari PMI, malah kebalikannya, PMI yang mestinya diberikan fasilitas memadai oleh negara, kalau perlu uang saku Rp10 juta per orang, jika anak bangsa dinilai sudah layak diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri.

"Tapi karena terbatas anggarannya, hanya sekitar Rp300 miliar, sedangkan BP2MI punya 23 kantor perwakilan di 23 provinsi, kami belum bisa betul-betul melakukan terobosan yang mestinya diberikan negara kepada PMI tadi," kata Benny.

Pada kesempatan itu, Benny mengumumkan BP2MI akan mengirim 10 orang tenaga terampil di bidang kesehatan ke Jerman dengan skema program kerja sama antarpemerintah (G to G) Indonesia-Jerman Triple Win.

"Pada hari ini kami samakan semua standar pemberangkatannya seperti yang lalu-lalu (ke Korea Selatan dan Polandia). Kami tidak mau sembunyi-sembunyi untuk memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri, semuanya terbuka dan transparan," kata Benny.

Benny mengatakan ke sepuluh PMI program triple win itu semuanya setara berpendidikan minimal D3, lulus tes berbahasa Jerman, dan serangkaian seleksi lain yang ketat.

Selain itu, BP2MI juga melepas 250 PMI program G to G Korea Selatan yang akan bekerja di sektor manufaktur (168 orang) dan perikanan (82 orang), terdiri dari 239 laki-laki dan 11 perempuan, serta 119 orang PMI peserta program preliminary G to G ke Korea Selatan. (ant/ito)

Simak Kumpulan berita tvonenews.co di Google News.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggota Komisi VI DPR Rivqy Halim: Setiap Listrik Padam, Banyak Pihak yang Dirugikan

Anggota Komisi VI DPR Rivqy Halim: Setiap Listrik Padam, Banyak Pihak yang Dirugikan

Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Halim menyampaikan, banyak masyarakat yang mengeluhkan pemadaman listrik yang mengganggu aktivitasnya. 
Tak Bisa Dibendung Lagi, Carlos Sainz Luapkan Rasa Frustasinya dengan Performa Williams di F1 2026

Tak Bisa Dibendung Lagi, Carlos Sainz Luapkan Rasa Frustasinya dengan Performa Williams di F1 2026

Pembalap asal Spanyol, Carlos Sainz, nampaknya sudah tak bisa lagi menutupi kekecewaannya terhadap performa Williams pada gelaran F1 2026 yang terus menurun.
Takut Diamuk Massa, Pria Asal Soreang yang Viral Disebut Mirip Taufik Hidayat Minta Perlindungan ke Dedi Mulyadi

Takut Diamuk Massa, Pria Asal Soreang yang Viral Disebut Mirip Taufik Hidayat Minta Perlindungan ke Dedi Mulyadi

Takut diamuk massa, pria asal Soreang Kabupaten Bandung yang viral disebut mirip Taufik Hidayat minta perlindungan ke Gubernur Dedi Mulyadi.
Prabowo Sorot Fenomena yang Sebabkan Rupiah Melemah

Prabowo Sorot Fenomena yang Sebabkan Rupiah Melemah

Fenomena aliran modal ke luar negeri disorot Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai faktor utama yang melemahkan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dalam beberapa dekade. 
Tubuh Penuh Luka Bacokan, Seorang Remaja di Deli Serdang Diduga Jadi Korban Tawuran hingga Tewas

Tubuh Penuh Luka Bacokan, Seorang Remaja di Deli Serdang Diduga Jadi Korban Tawuran hingga Tewas

Warga di Jalan Setia Pasar lll, Marindal Satu, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang dihebohkan dengan temuan sesosok mayat pria di dalam parit, Senin (22
Prabowo Bongkar Rp15.000 Triliun Kekayaan Indonesia Ngalir ke Luar: Belum Ada Profesor yang Bantah

Prabowo Bongkar Rp15.000 Triliun Kekayaan Indonesia Ngalir ke Luar: Belum Ada Profesor yang Bantah

Presiden Prabowo menegaskan bahwa teori mengenai keluarnya kekayaan nasional yang pernah ia tulis belasan tahun lalu kini justru diperkuat oleh data internasional.

Trending

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Pecahkan Rekor Klose, Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Kapten Argentina itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026.
Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Detik-detik Ibu Bonceng Anak Dilempar Bom Molotov di Jakut, Nasib Keduanya Bikin Merinding

Aksi pelemparan bom molotov terhadap seorang ibu yang tengah membonceng anaknya di kawasan Koja, Jakarta Utara, viral di media sosial (medsos) Instagram @jakut.info.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi Berkomentar Menohok Terkait Kejaksaan Tangguhkan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Sangat Berbahaya

Kubu Jokowi lontarkan komentar menohok terkait Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggungkan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yakni Roy Suryo dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT