GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kian Terpuruk, Harga Emas Antam Turun Empat Hari Berturut-Turut ke Rp1,319 Juta per Gram

Harga emas batangan Antam untuk pecahan 1 gram hari ini terpantau di level Rp1,319 juta, atau turun Rp1.000 dibandingkan sehari sebelumnya di Rp1,319 juta. 
Kamis, 25 April 2024 - 09:17 WIB
Kian Terpuruk, Harga Emas Antam Turun Empat Hari Berturut - Turut ke Rp1,319 juta per Gram
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Seiring dengan berakhirnya tren kenaikan harga emas di pasar dunia, harga logam mulia di dalam negeri terus terkoreksi. Harga emas Antam (PT Aneka Tambang Tbk) bahkan kembali turun untuk empat hari berturut - turut. 

Dilansir dari laman logammulia.com, harga emas batangan Antam untuk pecahan 1 gram hari ini terpantau di level Rp1,319 juta, atau turun Rp1.000 dibandingkan sehari sebelumnya di Rp1,319 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara harga pembelian kembali (buyback) emas Antam, juga tercatat turun sebesar Rp1.000 per gram, dari Rp1,218 juta per gram, menjadi Rp1,217 juta per gram. 

Penurunan harga emas Antam ini telah terjadi sejak awal pekan ini, dimana dalam enam hari harga emas telah turun hingga Rp28.000 per gram, dari level tertingginya di Rp1,347 juta per gram di akhir pekan lalu.

Sementara dari bursa komoditas global, harga emas dunia pada perdagangan di pasar spot kemarin terpantau naik tipis 0,1 persen ke level 2.323 dolar AS per troy ounce. Namun, harga emas di pasar kontrak untuk pengiriman Juni 2024 terpanta masih terkoreksi hingga 0,2 persen ke level 2.336 dolar AS per troy ounce. 

Tren Global

Namun, naiknya harga emas ini belum setimpal dengan koreksi harga yang telah terjadi dalam empat hari sebelumnya. Pada perdagangan Selasa, harga emas tercatat sempat menyentuh level terendahnya dalam tiga pekan terakhir. 

Tertekan oleh sentimen investor di pasar komoditas, setelah mencapai rekor tertingginya pada 12 April 2024, harga emas secara bertahap terus mengalami koreksi hingga 100 dolar AS per troy ounce. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koreksi di harga emas terjadi seiring dengan meredanya kekhawatiran investor global tentang ancaman konflik Iran dan Israel. Meredanya ancaman geopolitik  di Timur Tengah membuat investor mulai berani mengambil risiko dan meninggalkan instrumen yang dianggap aman atau safe haven seperti emas. 

Meski mengalami penurunan harga dalam sepekan terakhir, dalam jangka panjang tren harga emas dunia diperkirakan masih akan menguat. Apalagi, saat ini sejumlah bank sentral dari beberapa negara semakin banyak mengoleksi emas untuk memperkuat cadangan devisa. (hsb)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.

Trending

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT