News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alokasi Pupuk Subsidi Naik Hingga 9,55 Ton, Negara Gelontorkan Anggaran Hingga Rp49,9 Triliun

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian memastikan keputusan meningkatkan alokasi pupuk subsidi telah dibahas dengan Presiden Jokowi
Kamis, 18 Juli 2024 - 12:53 WIB
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Dida Gardera, menyampaikan pemerintah menaikan jumlah alokasi pupuk subsidi tahun 2024 hingga dua kali lipat.
Sumber :
  • Tagkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Dida Gardera mengungkapkan pemerintah menaikan jumlah alokasi pupuk subsidi tahun 2024 hingga dua kali lipat.

Sebagaimana diketahui, awalnya ditetapkan alokasi pupuk subsidi sebesar 4,7 juta ton, dan kemudian ditingkatkan hingga 9,55 juta ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, pemerintah perlu menyiapkan anggaran yang digelontorkan untuk penambahan kuota pupuk subsidi sebesar Rp49,9 triliun.

“Untuk penentuan angka akhirnya kita meminta bantuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit harga pokok produksi,” ujar dia, dalam diskusi publik, yang diselenggarakan di The Langham, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2024).

“Akhirnya kita dapat angkanya yang terakhir Rp49,9 triliun untuk 9,55 juta ton tadi,” sambung dia.

tvonenews

Perubahan alokasi anggaran dan volume produksi pupuk subsidi tersebut ditujukan untuk meningkatkan produksi pangan hingga akhir 2024.

Dida memastikan keputusan meningkatkan alokasi pupuk subsidi telah dibahas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah kementerian terkait.

Akan tetapi, Dida menyebut pasca peningkatan alokasi pupuk subsidi mengalami hambatan karena sinkronisasi data di provinsi dan kabupaten/kota.

“Baru sekitar tiga minggu ke belakang, kebutuhan administrasi sudah selesai dan mudah-mudahan kurun waktu tersisa ini terserap dengan maksimal untuk berapa musim tanam di tahun ini,” tandas dia.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi mengaku gerah karena banyak yang turut campur dalam tata kelola pemberian pupuk subsidi.

Oleh karena itu dia mengusulkan perbaikan dalam tata kelola pemberian pupuk subsidi.

“Pupuk ini overly regulated (banyak pengaturan), terlalu banyak (pihak) mengurusi. Padahal smallholders farmers ini dapatnya enggak lebih dari 1 juta, tapi kita tahu ada 6 kementerian bahkan bisa 7 ditambah Kementerian LHK,” ujarnya, dikutip Kamis (18/7/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahmad bercerita bagaimana Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepadanya untuk menaikkan alokasi pupuk subsidi. 

Namun, pada saat realisasi arahan tersebut menghadapi masalah regulasi dan koordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian (Kementan). (Agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Sekolah Tiba, 3 Aktivitas Seru Ini Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, 3 Aktivitas Seru Ini Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya

Masa liburan sekolah biasanya diisi dengan agenda pelesir dan kegiatan seru bersama keluarga. 
Warga Jakarta Perlu Tahu, Fenomena El Nino Diprakirakan terjadi di 2026 sampai 2027, Kok Bisa?

Warga Jakarta Perlu Tahu, Fenomena El Nino Diprakirakan terjadi di 2026 sampai 2027, Kok Bisa?

Berikut penjelasan soal fenomena El Nino yang diwaspadai banyak negara, termasuk Indonesia. Apa saja dampaknya?
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Hari Ini Sony Sonjaya Diperiksa, Kejagung Dalami Permohonan Justice Collaborator

Hari Ini Sony Sonjaya Diperiksa, Kejagung Dalami Permohonan Justice Collaborator

Langkah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, untuk mendapatkan status justice collaborator (JC) memasuki fase krusial.
Dorong Mediasi, KPAI Minta Keluarga Besar Jembatani Konflik Ruben Onsu vs Sarwendah

Dorong Mediasi, KPAI Minta Keluarga Besar Jembatani Konflik Ruben Onsu vs Sarwendah

KPAI menyarankan Ruben Onsu dan Sarwendah menempuh jalur mediasi demi kepentingan terbaik anak-anak mereka, sekaligus meminta keluarga besar turut menjembatani.
KPK Putuskan untuk Sementara Tidak Lanjutkan Penyelidikan Lasus MBG

KPK Putuskan untuk Sementara Tidak Lanjutkan Penyelidikan Lasus MBG

KPK memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Pameran dan forum internasional terkemuka bidang peternakan yakni Indo Livestock 2026 Expo & Forum resmi dibuka pada Rabu (17/06/2026) di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.
7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

Siapa bos kartel narkoba terbesar sepanjang sejarah? Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, inilah daftar penguasa narkoba dunia yang membangun kerajaan kriminal bernilai miliaran
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Gelar Rakor Humas dan Protokol di Tangsel, LLDikti Wilayah III Gaungkan Reputasi Perguruan Tinggi

Gelar Rakor Humas dan Protokol di Tangsel, LLDikti Wilayah III Gaungkan Reputasi Perguruan Tinggi

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III adakan Rapat Koordinasi (Rakor) Hubungan Masyarakat dan Protokol di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT