News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kinerja Ditjen Dukcapil Kemendagri Tahun 2018-2023, Data Kepemilikan E-KTP hingga Akta Perceraian Terus Menanjak

Ditjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri terus menunjukkan kinerja yang impresif dalam peningkatan kepemilikan identitas dan dokumen sipil masyarakat Indonesia.
Jumat, 2 Agustus 2024 - 19:08 WIB
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) menunjukkan kinerja pencatatan kependudukan yang impresif sejak tahun 2018-2023.
Sumber :
  • dok. setkab

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) terus menunjukkan kinerja yang impresif dalam peningkatan kepemilikan identitas dan dokumen sipil masyarakat Indonesia.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Teguh Setyabudi, dalam sambutannya menyampaikan Ditjen Dukcapil dan jajaran terus bahu membahu menghadirkan layanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan gratis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semangatnya satu “melayani untuk membahagiakan”. Dengan semangat yang sama, berbagai inovasi lahir untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan," kata Teguh, dikutip Jumat (2/8/2024).

Berdasarkan data 6 Tahun Ditjen Dukcapil Berkarya, berikut adalah beberapa ringkasan capaian signifikan yang telah dicapai dari tahun 2018 hingga 2023, tercatat kepemilikan NIK rata-rata sebesar 3.107.982 jiwa atau 1,15% setiap tahunnya.

Catatan tersebut menunjukkan komitmen yang kuat dalam memastikan setiap warga negara memiliki identitas resmi yang diakui negara.

Peningkatan Perekaman KTP Elektronik

Perekaman KTP Elektronik (E-KTP) tercatat mengalami peningkatan signifikan selama 6 tahun. Dari tahun 2018 hingga 2023, rata-rata peningkatan perekaman mencapai 2.543.827 jiwa atau 1,32% per tahun. Hingga tahun 2023, total perekaman KTP Elektronik mencapai 200.012.164 jiwa, yang merupakan 97,58% dari total wajib KTP Elektronik sebanyak 204.971.858 jiwa.


Grafik di atas menunjukkan peningkatan perekaman E-KTP 2018-2023. (dok. Kemendagri)

Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran dan Kematian

Di sisi lain, Peningkatan cakupan kepemilikan akta kelahiran rata-rata mencapai 1.480.079 akta atau 2% per tahun. Meski terjadi penurunan cakupan pada tahun 2023 akibat perubahan usia wajib akta kelahiran (0-17 tahun) menjadi usia wajib KTP Elektronik (17 tahun ke atas), persentase kepemilikan akta kelahiran tetap mengalami kenaikan sebesar 0,58% antara tahun 2022 dan 2023.


Grafik: Cakupan kepemilikan akta kelahiran dari tahun 2018-2023. (dok. Kemendagri)

Lebih lanjut, Kinerja Ditjen Dukcapil dalam menerbitkan akta kematian juga patut diapresiasi. Terungkap rata-rata peningkatan cakupan sebesar 1.681.820 akta atau 45% setiap tahunnya dari tahun 2018 hingga 2023.

Penerbitan Akta Perkawinan dan Perceraian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga tahun 2023, total akta perkawinan yang telah diterbitkan mencapai 66.323.515 akta atau 58,70% dari total perkawinan yang tercatat. Pada tahun 2023 saja, telah diterbitkan sebanyak 218.785 akta perkawinan.

Sementara, penerbitan akta perceraian juga menunjukkan tren positif dengan rata-rata peningkatan cakupan sebesar 220.824 akta atau 17% per tahun. Hingga tahun 2023, total akta perceraian yang telah diterbitkan mencapai 2.072.108 akta.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menerima kabar menggembirakan usai derasnya arus kepulangan pemain keturunan ke kompetisi domestik. Apa itu?
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima anaknya
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Harga Emas Pegadaian Hancur Lebur, Balik ke Level Rp2,9 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Hancur Lebur, Balik ke Level Rp2,9 Juta per Gram

Penurunan harga juga dialami emas Antam logam mulia. Dalam dua hari terakhir, harga emas Antam anjlok hingga Rp300 ribuan.
Jangan Panik! Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku Lagi, Ini yang Harus Dilakukan

Jangan Panik! Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tak Berlaku Lagi, Ini yang Harus Dilakukan

Pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.

Trending

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk bagi John Herdman, Selain Pascal Struijk, Pemain Keturunan Ini Tunda Peluang Bela Timnas Indonesia

Daftar pemain berdarah Indonesia yang belum mengambil keputusan untuk membela Timnas Indonesia kembali bertambah. Jayden Oosterwolde ikuti jejak Pascal Struijk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT