GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Tahun Pemerintahan Jokowi, Diklaim Sukses Turunkan Kemiskinan hingga 9% dan Selamat dari Krisis Ekonomi

Dalam satu dekade pemerintahan Jokowi, angka kemiskinan diklaim berhasil diturunkan hingga 9%. Tak hanya itu, kemiskinan ekstrem juga turun dari 1,12% ke 0,83%.
Selasa, 10 September 2024 - 14:42 WIB
Jokowi dan Iriana Jokowi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Jelang lengser,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) diklaim berhasil menekan angka kemiskinan secara signifikan dalam 10 tahun terakhir.

Dalam waktu satu dekade, angka kemiskinan berhasil diturunkan hingga 9,03%. Tak hanya itu, kemiskinan ekstrem juga mengalami penurunan dari 1,12% menjadi 0,83%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema 'Satu Dekade Membangun Indonesia Maju', yang digelar di Jakarta, Senin (9/9/2024) kemarin.

"Pada tahun 2014, angka kemiskinan di Indonesia masih berada di kisaran 11%. Namun, pada tahun 2024 angka tersebut berhasil ditekan hingga sekitar 9%. Bahkan, kemiskinan ekstrem yang tadinya mencapai 6% kini turun menjadi 0,83%," ungkap Ferry, dikutip Selasa (10/9/2024).

Ferry menambahkan bahwa capaian tersebut tak lepas dari berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, baik dari dalam negeri maupun di kancah global.

Tantangan-tantangan tersebut, terutama dalam bidang ekonomi, sangat memengaruhi situasi di tanah air.

"Sejak tahun 2014, Indonesia menghadapi berbagai tantangan eksternal, mulai dari perlambatan ekonomi global, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, hingga pandemi COVID-19. Krisis-krisis ini berdampak besar pada ekonomi domestik, khususnya sektor konsumsi dan tenaga kerja," jelasnya.

Ferry juga menyebutkan bahwa strategi kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah selama satu dekade terakhir mengandalkan tiga pilar utama dalam upaya mengurangi angka kemiskinan.

Tiga Pilar Utama Kebijakan Ekonomi era Jokowi

Pertama, kinerja jokowi dalam kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi golongan menengah ke bawah.

Untuk itu, pemerintah telah meluncurkan berbagai program bantuan sosial, seperti program sembako dan bantuan langsung tunai (BLT).

Program-program ini dinilai krusial dalam menjaga daya beli masyarakat miskin.

Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program untuk meningkatkan pendapatan, seperti bantuan untuk UMKM dan program ketahanan pangan.

Program-program ini ditujukan untuk mendorong usaha mikro dan kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.

Ketiga, pengembangan infrastruktur guna mendukung mobilitas dan akses ekonomi di berbagai wilayah. Proyek-proyek infrastruktur besar, seperti pembangunan jalan tol dan perluasan akses digital, turut mendorong terbukanya peluang ekonomi di daerah-daerah terpencil.

"Ini penting untuk pemerataan ekonomi, sekaligus membuka akses bagi masyarakat yang sebelumnya sulit dijangkau," imbuh Ferry.

Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan?

Melihat ke depan, Ferry menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan.

Reformasi struktural juga akan dilanjutkan, seperti yang telah dilakukan melalui Omnibus Law dan kebijakan transformasi ekonomi hijau.

Selain itu, peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diakui sangat vital dalam perekonomian Indonesia.

Sektor ini menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyediakan lapangan kerja bagi sebagian besar masyarakat.

Ahli Utama Pengembang Kewirausahaan Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman, memaparkan bahwa ada tiga langkah strategis yang dilakukan oleh Kemenkop UKM untuk memperkuat sektor UMKM, meliputi modal, akses permodalan, serta perlindungan UMKM.

Hanung menjelaskan bahwa Kemenkop UKM terus berupaya membuka akses pembiayaan bagi UMKM melalui berbagai program, termasuk skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menawarkan pinjaman dengan bunga rendah.

Selain pembiayaan, Kemenkop UKM juga berfokus pada pembinaan agar pelaku UMKM dapat mengelola modal dengan efektif.

"Kami mendorong UMKM untuk memanfaatkan platform digital, sehingga mereka dapat lebih efisien mengakses berbagai program pembiayaan," ungkap Hanung.

Selain itu, pemerintah telah mengalokasikan 40% belanja barang dan jasa kepada produk-produk UMKM sebagai bentuk dukungan konkret.

Namun, Hanung juga menekankan bahwa UMKM perlu perlindungan dari persaingan yang semakin ketat, terutama dari produk impor murah.

Pemerintah pun telah mengintervensi berbagai kebijakan untuk melindungi UMKM dari praktik perdagangan tidak sehat, seperti predatory pricing.

"Kami menghadapi tantangan dari produk impor yang harganya jauh lebih murah, sehingga UMKM sering kali kesulitan bersaing," tambahnya.

Sebagai penutup, Hanung menjelaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada UMKM agar bisa terus tumbuh dan berkembang, termasuk menghadapi tantangan digitalisasi di era global saat ini.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi berhasil mencapai penurunan angka kemiskinan yang signifikan dalam satu dekade terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, berbagai tantangan global dan domestik terus dihadapi. Ke depan, kebijakan yang inklusif serta keberlanjutan akan menjadi fokus utama pemerintah dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Dukungan kepada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional akan terus diperkuat, baik dari segi pembiayaan maupun perlindungan terhadap persaingan yang tidak sehat. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap AKBP Didik Putra Kuncoro Kedapatan Bawa Sabundan Pil Ekstasi

Kronologi Lengkap AKBP Didik Putra Kuncoro Kedapatan Bawa Sabundan Pil Ekstasi

Bareskrim Polri mengungkap kronologi ditemukannya narkoba di dalam koper yang diduga merupakan milik eks Kapolres Bima, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Sempat Mogok Main, Sikap Asli Ronaldo Dibongkar Eks Petinggi Al Nassr: Jadi Prioritas

Sempat Mogok Main, Sikap Asli Ronaldo Dibongkar Eks Petinggi Al Nassr: Jadi Prioritas

Sikap Cristiano Ronaldo selama bergabung dengan Al Nassr dibeberkan oleh eks petinggi klub tersebut. Lantas, bagaimana sikap asli sang megabintang tersebut?
Bukan FIFA Series, John Herdman Justru Tak Sabar Bawa Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2026

Bukan FIFA Series, John Herdman Justru Tak Sabar Bawa Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2026

Ternyata bukan FIFA Series, John Herdman justru tidak sabar membawa Timnas Indonesia untuk bersaing di Piala AFF 2026. Apa kata John Herdman soal Piala AFF?
Zulhas Semprot Anggota DPR Hingga Kepala Daerah dari PAN: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Sok Gaya

Zulhas Semprot Anggota DPR Hingga Kepala Daerah dari PAN: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Sok Gaya

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya yang kini menduduki kursi pejabat publik. 
Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Sehari setelah Valentine, suasana cinta pada 15 Februari 2026 terasa lebih
Viral Album Punk Rock Gandhi Sehat 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)' Ditarik dari Peredaran, Ini Penyebabnya

Viral Album Punk Rock Gandhi Sehat 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)' Ditarik dari Peredaran, Ini Penyebabnya

Publik dihebohkan dengan kabar viral di media sosial mengenai album musik milik penyanyi cilik bernama Gandhi Sehat berusia 6 tahun asal Sleman, Yogyakarta ditarik dari peredarannya.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT