News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penghuni Keluhkan Beli Token Listrik di Rusun Pasar Rumput Mahal: Wajib Beli di PD Pasar Jaya

Seorang penghuni Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput mengeluhkan kewajiban membeli token listrik di pengelola PD Pasar Jaya dan tidak bisa membeli di tempat lain.
Jumat, 1 November 2024 - 20:07 WIB
Ilustrasi Rusun Pasar Rumput.
Sumber :
  • tvonenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu korban kebakaran di Manggarai yang menghuni di Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput mengeluhkan biaya pembelian token listrik lebih mahal dibandingkan kediaman sebelumnya.

Warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku ketika beli token listrik di rumah sebelumnya sebesar Rp100.000, dia mendapatkan stroom sebesar 78,00 kWh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, saat beli token listrik di pengelola yakni PD Pasar Jaya, nominal Rp100.000 hanya mendapat 58,00 kWh. 

Sebagaimana dijelaskan, penghuni wajib membeli token listrik di pengelola PD Pasar Jaya. Tidak dapat melakukan pembelian di tempat lain.

“Rp100.000 masuknya 58,00 kWh (pembelian di PD Pasar Jaya). Kalau Rp200.000 di sini masuknya 113 kWh,” tutur dia, di Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Jumat (1/11/2024).

“Kalau di rumah (Manggarai) Rp200.000 isinya masuk 175 kWh, kalau isi Rp100.000 isinya 78 kWh,” sambung dia.

Begitu juga dengan pernyataan salah satu calon penghuni Rusun Pasar Rumput yang mengaku mendapat informasi dari temannya korban kebakaran Manggarai yang lebih dulu tinggal di Rusun Pasar Rumput.

Pria yang berusia 20 tahun yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan penghuni wajib membeli token listrik di PD Pasar Jaya dan tidak dapat membeli token listrik di luar itu.

“Cuma tetap aja PD Pasar (Jaya) juga ininya (pembelian token listrik). Gitu lah sistemnya kalau kata orang (temannya) Manggarai ini. Kan gua belum nempatin, antrean panjang,” tuturnya.

Menurut dia, kebijakan membeli token listrik dan air di pengelola PD Pasar Jaya dikarenakan harga sewa yang murah.

“Kita belum tau juga. Soalnya gua dengar yang lain kaya gitu (beli token listrik. PPh, PPN ini. Soalnya harga murah, jari dari listrik dan air bisa digituin,” tandas dia.

Sementara itu, melansir dari keterangan PLN, jumlah kWh yang didapatkan dari token listrik Rp100.000 tergantung pada daya listrik yang digunakan. 

Berikut perkiraan jumlah kWh yang didapatkan dari token listrik Rp100.000 untuk beberapa daya listrik:

Daya 900 VA: 73,9 kWh;

Daya 1.300-2.200 VA dan 6.600 VA ke atas: 69,22 kWh;

Daya 3.500-5.500 VA: 58,83 kWh. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan inovasi PETA CINTA yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga tingkat kecamatan. 
Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Setiap kilometer serat optik yang dibangun menjadi langkah nyata dalam hadirkan konektivitas yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.
Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Zulhas tegaskan evaluasi tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola, tetapi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan kelompok yang paling membutuhkan
Niatnya Menonton Pawai Kemerdekaan Berujung Celaka, Seorang Ibu Histeris Diduga Ditabrak Oknum Polisi

Niatnya Menonton Pawai Kemerdekaan Berujung Celaka, Seorang Ibu Histeris Diduga Ditabrak Oknum Polisi

Media sosial tengah dihebohkan oleh video seorang ibu yang histeris usai ditabrak oleh oknum polisi.

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT