GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkop Budi Arie Sebut Program MBG Jadi Peluang Koperasi Perluas Pasar Susu Segar: Jangan Khawatir Susu Lokal Tak Terserap

Budi Arie menegaskan bahwa dengan adanya program MBG, pasar untuk susu segar sudah jelas tercipta, sehingga tidak ada alasan untuk khawatir tentang pemasaran.
Jumat, 15 November 2024 - 23:56 WIB
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi
Sumber :
  • Dok. tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi, menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai pada Januari 2025 sebagai peluang besar bagi Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) untuk memperluas pasar susu segar.

Program ini, yang merupakan janji Presiden Prabowo Subianto, membutuhkan pasokan susu yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan sekitar 15 juta penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budi Arie menegaskan bahwa dengan adanya program ini, pasar untuk susu segar sudah jelas tercipta, sehingga tidak ada alasan untuk khawatir tentang pemasaran.

"Jadi tidak perlu takut soal pasar, kan sudah diciptakan dengan adanya program MBG ini. Justru kita saat ini kekurangan pasokan susu, maka kita akan amankan produksi susu dalam negeri untuk kebutuhan MBG," kata Budi Arie di Bandung, Jumat (15/11/2024).

Budi Arie juga menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung penyerapan susu lokal, khususnya yang berasal dari koperasi.

Namun, ia menekankan bahwa para peternak sapi perah dan pengelola koperasi susu harus memastikan kualitas susu yang dihasilkan tetap terjaga dan harga tetap bersaing di pasaran.

"Jadi jangan khawatir kalau soal takut produk susu lokal tidak terserap, justru yang harus diperhatikan adalah soal kualitas dan harganya," tambahnya.

Menurut data dari GKSI, saat ini rata-rata produksi harian susu segar di Indonesia hanya sekitar 1,23 juta liter per hari.

Namun, untuk memenuhi kebutuhan program MBG, dibutuhkan sekitar 3 juta liter susu per hari. Ini berarti ada celah besar yang harus dipenuhi oleh peternak atau koperasi susu nasional dengan meningkatkan produktivitas susu sapi perah.

Namun, Budi Arie menyadari bahwa ada beberapa tantangan yang menghambat peningkatan produksi susu. Salah satunya adalah penurunan jumlah sapi perah.

Sebelum wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK), populasi sapi perah Indonesia mencapai 239.196 ekor, tetapi kini hanya tersisa 214.878 ekor.

Merespons masalah ini, Kemenkop akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menemukan solusi. Bahkan, Budi Arie berencana menyampaikan hal ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan afirmatif bisa diterapkan untuk mengatasi kekurangan produksi susu dalam negeri.

"Saya optimis program MBG ini menjadi momentum kebangkitan koperasi susu, maka mari bersama-sama meningkatkan produktivitas agar kebutuhan dalam negeri tidak selalu dipenuhi dari impor," ungkapnya. 

Selain itu, Budi Arie mengingatkan GKSI untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk susu agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Ia mengakui bahwa hilirisasi produk susu oleh GKSI sudah cukup baik, namun masih ada banyak potensi yang bisa dikembangkan, seperti keju, yogurt, dan mozarella.

"Koperasi harus terlibat dalam program hilirisasi, kalau dari susu memang produk turunannya sudah banyak. Hilirisasi ini akan memberikan nilai tambah," ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris GKSI, Unang Sudarma, menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi peternak sapi perah, seperti kesulitan menjaga kesegaran dan kualitas susu, yang harus disimpan pada suhu 4 derajat Celsius.

Selain itu, minat generasi muda untuk menjadi peternak juga semakin berkurang, dengan banyak yang lebih memilih bekerja di sektor formal. Kekurangan sapi perah juga menjadi masalah besar, sehingga produktivitas susu sulit ditingkatkan.

"Itu sejumlah masalah yang kami hadapi terutama oleh peternak, kami harap Pak Menteri (Budi Arie) berkenan memperjuangkan untuk kami semua," kata Unang. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Pekan ke-34 Super League, Persis Solo dan Madura United Cari Selamat Hingga Perebutan Juara Persib Bandung-Borneo FC

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Pekan ke-34 Super League, Persis Solo dan Madura United Cari Selamat Hingga Perebutan Juara Persib Bandung-Borneo FC

Empat tim masih belum menentukan nasibnya. Adalah Madura United dan Persis Solo yang berusaha untuk slot terakhir tim musim depan hingga Persib Bandung dan Borneo FC yang berjuang untuk memperebutkan gelar juara Super League 2025-2026. 
Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Fuanaland Cibubur ditargetkan akan rampung dan dibuka perdana pada Juni 2026 sebelum acara Jambore Nasional pada Agustus mendatang
Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bertahan di musim depan, Madura United kalah dengan skor 3-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). 
Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menilai pentingnya membutuhkan keseimbangan antara konservasi, animal welfare, edukasi dan keberlanjutan operasional.
Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Dalam sidak tersebut, Menteri Agus meninjau langsung proses pembuatan paspor  dan berdialog dengan sejumlah pemohon untuk memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai standar pelayanan yang ramah, nyaman, dan akuntabel.
Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak besok, 12 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT