GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wall Street Berakhir Melemah Tertekan Kekhawatiran Krisis Ukraina

Wall Street berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah meningkatnya ketegangan di Ukraina dan peringatan AS tentang potensi invasi Rusia.
Sabtu, 19 Februari 2022 - 08:56 WIB
Ilustrasi - Seorang pialang Wall Street berekspresi saat melihat pergerakan harga saham
Sumber :
  • ANTARA

New York - Wall Street berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah meningkatnya ketegangan di Ukraina dan peringatan AS tentang potensi invasi Rusia mendorong investor untuk membuang aset-aset berisiko menjelang akhir pekan yang panjang.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 232,85 poin atau 0,68 persen, menjadi menetap di 34.079,18 poin. Indeks S&P 500 tergelincir 31,39 poin atau 0,72 persen, menjadi berakhir di 4.348,87 poin. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 168,65 poin atau 1,23 persen, menjadi ditutup di 13.548,07 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor teknologi merosot 1,1 persen, memimpin penurunan. Sementara itu, sektor bahan pokok konsumen naik 0,11 persen, merupakan satu-satunya kelompok yang naik.

Indeks mencatat penurunan mingguan untuk minggu kedua berturut-turut, diterpa oleh meningkatnya ketegangan antara Moskow dan Barat atas Ukraina. Untuk minggu ini, indeks S&P 500 turun 1,6 persen, indeks Dow kehilangan 1,9 persen dan indeks Nasdaq jatuh 1,8 persen.

Nasdaq turun tajam, ditarik oleh penurunan saham dengan pertumbuhan tinggi, termasuk Apple, Amazon dan Microsoft.

Separatis yang didukung Rusia membawa warga sipil ke dalam bus dari daerah-daerah yang memisahkan diri di Ukraina timur, perkembangan lain dalam konflik yang diyakini Barat akan digunakan Moskow sebagai pembenaran untuk invasi habis-habisan terhadap tetangganya.

Sementara itu, Rusia mengatakan tidak berniat menyerang Ukraina, menuduh Barat menyebarkan ketakutan.

Spekulasi tentang langkah Federal Reserve selanjutnya juga membebani ekuitas. Presiden Bank Fed New York John Williams mengatakan pada hari sebelumnya bahwa akan tepat untuk menaikkan suku bunga pada Maret, tanpa menyebutkan besarnya.

"Ini adalah pasar yang membingungkan, bingung tentang Ukraina, bingung tentang seberapa agresif Fed akan terjadi, dan cukup banyak mengabaikan hasil laba yang sangat kuat dari kuartal keempat," kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior di Ingalls & Snyder di New York. .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berakhirnya kontrak opsi bulanan juga terlihat menambah volatilitas menjelang hari libur pasar AS pada Senin (21/2/2022) untuk Hari Presiden.

Intel Corp anjlok 5,3 persen ke level terendah sejak 2020 setelah perubahan haluan pembuat chip itu gagal mengesankan investor yang khawatir tentang kehilangan pangsa pasarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puan Maharani Sebut Rapat Paripurna DPR Hari Ini Sangat Spesial karena Ada Prabowo

Puan Maharani Sebut Rapat Paripurna DPR Hari Ini Sangat Spesial karena Ada Prabowo

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Rapat Paripurna DPR RI pada hari ini terasa sangat spesial lantaran dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 6,5 Persen di 2027

Prabowo Pasang Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tembus 6,5 Persen di 2027

Prabowo menegaskan kehadirannya secara langsung dalam rapat paripurna bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah menghadapi tantangan ekonomi dunia yang semakin tidak pasti.
Jawaban Pep Guardiola soal Kabar Bakal Tinggalkan Manchester City usai Gagal Juara Liga Inggris

Jawaban Pep Guardiola soal Kabar Bakal Tinggalkan Manchester City usai Gagal Juara Liga Inggris

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menjawab kabar soal dirinya bakal meninggalkan klub. Hal itu dilontarkan setelah kepastian gagal meraih gelar juara Liga Inggris 2025-2026.
Rupiah Ditargetkan Maksimal Rp17.500 per Dolar AS di 2027, Prabowo Pasang Alarm Stabilitas Ekonomi

Rupiah Ditargetkan Maksimal Rp17.500 per Dolar AS di 2027, Prabowo Pasang Alarm Stabilitas Ekonomi

Di tengah ketidakpastian global dan tekanan pasar keuangan internasional, pemerintah menegaskan fokus utama kebijakan fiskal dan moneter adalah menjaga kestabilan rupiah agar tidak terguncang oleh gejolak mata uang dunia.
Begini Hukum Pesugihan dalam Islam yang Tengah Ramai Diperbincangkan sampai Menyeret Nama Artis Sarwendah

Begini Hukum Pesugihan dalam Islam yang Tengah Ramai Diperbincangkan sampai Menyeret Nama Artis Sarwendah

Tengah heboh nama Sarwendah dirumorkan pernah ke Gunung Kawi untuk melakukan pesugihan. Hal ini sudah dibantah oleh Kuasa Hukum.
Dedi Mulyadi Sampai Heran, Ahmad Khotibul Ungkap Prosedur Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Terlalu Rapi

Dedi Mulyadi Sampai Heran, Ahmad Khotibul Ungkap Prosedur Pencairan Dana Pensiun Aman Yani Terlalu Rapi

Dedi Mulyadi sampai heran dengar pengakuan Ahmad Khotibul soal prosedur pencairan dana pensiun milik Aman Yani yang dinilai terlalu rapi dan membuatnya percaya.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Trend Terpopuler: Bukti Cinta Benny Laos Kepada Sherly Tjoanda, hingga Netizen Gemas dengan Tingkah Gubernur Malut

Bukti cinta mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Tingkah lucu Sherly Tjoanda saat berkunjung ke rumah Ashanty
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT