GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat: Kenaikan HPP Gabah Jaga Insentif Ekonomi bagi Petani

Pengamat pertanian dari AEPI yakni Khudori sebut kenaikan HPP untuk GKP dan GKG merupakan sebuah langkah strategis untuk pastikan petani dapat insentif ekonomi
Selasa, 14 Januari 2025 - 13:00 WIB
Ilustrasi gabah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, menyatakan bahwa kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG) merupakan langkah strategis untuk memastikan petani mendapatkan insentif ekonomi yang memadai.

"Kenaikan HPP patut diapresiasi di saat ongkos produksi padi mengalami kenaikan," ujar Khudori kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kenaikan HPP antara 8,3 persen hingga 10,8 persen tidak hanya menjaga kesejahteraan petani, tetapi juga mendorong semangat mereka untuk terus mengusahakan padi.

Khudori menambahkan, kebijakan menaikkan HPP tanpa diiringi kenaikan harga eceran tertinggi (HET) beras memberikan peluang bagi Bulog untuk memaksimalkan pengadaan gabah dan beras dari produksi domestik.

“Produksi beras juga diperkirakan akan melimpah pada Maret hingga Mei 2025 dan merupakan periode terbaik bagi Bulog untuk menyerap gabah atau beras.

Kenaikan HPP juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk menghentikan impor beras pada tahun ini. Khudori mencatat bahwa dalam dua tahun terakhir, Bulog telah mengimpor beras dalam jumlah besar, yaitu 3,06 juta ton pada 2023 dan sekitar 3,5 juta ton pada 2024.

“Bagi penggilingan padi, terutama penggilingan padi skala kecil, musim panen raya adalah waktunya bekerja. Peluang besar mereka untuk bisa mendapatkan gabah ya di musim panen raya ini,” ungkap Khudori.

Khudori menjelaskan bahwa gabah sebagai bahan baku utama beras akan mempengaruhi harga beras. Ketika harga gabah naik, harga beras juga dipastikan akan meningkat.

Bagi penggilingan padi, khususnya skala kecil, musim panen raya menjadi momen penting untuk mengamankan pasokan gabah. Namun, jika HET beras tetap tidak disesuaikan, penggilingan padi akan menghadapi dua pilihan:

  1. Menjual beras sesuai HET dengan mengorbankan kualitas.

  2. Menjual beras dengan kualitas baik tetapi harga lebih tinggi dari HET.

Rincian Kenaikan HPP
Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menaikkan HPP sebagai berikut:

  • GKP di tingkat petani: Dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram.

  • GKP di penggilingan: Dari Rp6.100 menjadi Rp6.700 per kilogram.

  • Beras di gudang Bulog: Dari Rp11.000 menjadi Rp12.000 per kilogram, dengan kualitas derajat sosoh 100 persen serta kadar air, butir patah, dan menir masing-masing maksimal 14 persen, 25 persen, dan 2 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khudori menegaskan bahwa langkah ini akan memberikan peluang besar bagi petani untuk mendapatkan keuntungan, sekaligus mendorong kemandirian pangan nasional. (ant/nsp)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Klaim 60 Persen Pegawai SPPG Bisa Beli Sepeda Motor: Terdongkrak Oleh MBG

Kepala BGN Klaim 60 Persen Pegawai SPPG Bisa Beli Sepeda Motor: Terdongkrak Oleh MBG

Baru-baru ini Kepala BGN Dadan Hindayana mengeklaim bahwa 60 persen pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini sudah bisa membeli sepeda motor.
Media Belanda Sentil Maarten Paes yang Kurang Terkenal Jelang Debutnya Bersama Ajax Amsterdam, Sindir CV Kurang Mengesankan

Media Belanda Sentil Maarten Paes yang Kurang Terkenal Jelang Debutnya Bersama Ajax Amsterdam, Sindir CV Kurang Mengesankan

Media Belanda menilai Maarten Paes kurang populer di Ajax, kalah nama dari Zinchenko. Namun di Indonesia, kiper Timnas itu justru viral dan mendominasi media sosial.
Negara Wajib Lindungi Inovasi Daerah, BSKDN Tekankan Legalitas agar Bisa Direplikasi Nasional

Negara Wajib Lindungi Inovasi Daerah, BSKDN Tekankan Legalitas agar Bisa Direplikasi Nasional

Legalitas terhadap inovasi daerah tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang inovasi untuk direplikasi dan dikembangkan di daerah lain.
Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes akhirnya jalani latihan perdana bersama Ajax setelah izin kerja terbit. Kiper Timnas Indonesia itu langsung dijuluki “Tembok” dan siap bersaing.
Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Ilias Alhaft kembali mencuri perhatian usai tampil impresif di Asia. Simak 6 keuntungan jika winger berdarah Solo ini dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Simon Tahamata Minta Suporter Timnas Indonesia Tidak Beri Tekanan Berlebihan ke Skuad U17: Mereka Baru 16 Tahun

Simon Tahamata Minta Suporter Timnas Indonesia Tidak Beri Tekanan Berlebihan ke Skuad U17: Mereka Baru 16 Tahun

Kepala Pemandu Bakat PSSI Simon Tahamata memberikan pesan tegas kepada Timnas U17 Indonesia jelang tampil di Piala Asia U17 2026. Menurutnya, skuad Garuda Asia

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT