News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ID FOOD Optimalkan Aset untuk Dukung Swasembada Pangan

Holding BUMN Pangan, ID FOOD, mengambil langkah strategis untuk mendukung peningkatan produksi agar bisa tercapainya swasembada pangan nasional.
Selasa, 14 Januari 2025 - 13:53 WIB
Kementan gandeng Densus 88 dan Napiter untuk percepat swasembada pangan.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Holding BUMN Pangan, ID FOOD, mengambil langkah strategis untuk mengamankan dan mengoptimalkan aset-aset strategis perusahaan guna mendukung peningkatan produksi dan distribusi komoditas pangan demi tercapainya swasembada pangan nasional.

VP Sekretaris Perusahaan ID FOOD, Yosdian Adi Pramono, mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki 2.097 bidang aset tetap, berupa tanah dan bangunan, dengan nilai total mencapai Rp14,6 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mayoritas aset ini telah berstatus clean and clear, sehingga siap dioptimalkan untuk mendukung produksi dan distribusi pangan.

“Saat ini kami memiliki 2.097 bidang aset tetap berupa tanah dan bangunan senilai Rp14,6 triliun. Mayoritas dari aset tersebut telah clean and clear atau siap dioptimalkan untuk mendukung swasembada pangan,” ujar Yosdian di Jakarta, Selasa.

Menurut laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat 147 titik aset yang belum sepenuhnya dikelola oleh ID FOOD. Untuk menangani hal ini, ID FOOD telah menerapkan beberapa langkah:

  • Tracking Dokumen Kepemilikan: Mengidentifikasi dokumen terkait tanah dan bangunan perusahaan.

  • Mediasi dengan Pihak Ketiga: Klarifikasi kepemilikan melalui koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

  • Proses Sertifikasi Aset: Menargetkan sertifikasi 282 bidang aset guna memastikan status clean and clear.

“Untuk memastikan sertifikasi tersebut, ID FOOD Group telah menganggarkan biaya pengurusan atas hak tanah dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahunan (RKAP) secara bertahap,” tambah Yosdian.

Untuk aset yang dikuasai pihak ketiga, ID FOOD mengupayakan langkah persuasif, seperti penerbitan surat peringatan dan surat somasi. Sementara untuk aset yang telah beralih menjadi fasilitas umum, perusahaan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kantor pertanahan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

ID FOOD juga meningkatkan pengelolaan aset melalui digitalisasi, dengan membangun Sistem Informasi Manajemen Aset. Sistem ini mencatat seluruh aset tetap ID FOOD secara terperinci untuk memastikan transparansi dan efisiensi. Selain itu, perusahaan membentuk divisi khusus yang bertugas melakukan inventarisasi aset secara berkelanjutan.

Yosdian menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan aset ini memerlukan dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian BUMN, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta instansi terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah-langkah tersebut sangatlah penting untuk memastikan aset perusahaan dapat mendukung target produksi dan pendapatan, sehingga tujuan swasembada pangan nasional dapat tercapai. (ant/nsp)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekor Lawan 101 Kemenangan dari 105 Laga, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Sebut Iran Lebih Tertekan di Final Piala Asia ‎

Rekor Lawan 101 Kemenangan dari 105 Laga, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Sebut Iran Lebih Tertekan di Final Piala Asia ‎

Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan akan melakoni partai puncak menghadapi Iran di Piala Asia 2026.
Hector Souto Tatap Positif Partai Final Kontra Iran di Piala Asia Futsal 2026: Ada Suporter Garuda

Hector Souto Tatap Positif Partai Final Kontra Iran di Piala Asia Futsal 2026: Ada Suporter Garuda

‎Timnas Futsal Indonesia siap kembali membuat sejarah besar di kancah Asia di final Piala Asia Futsal 2026.
Kasus Keracunan di Warakas Jakarta Utara Murni Pembunuhan Berencana, Pelaku Merasa Diperlakukan Berbeda dan Sering Dimarahi

Kasus Keracunan di Warakas Jakarta Utara Murni Pembunuhan Berencana, Pelaku Merasa Diperlakukan Berbeda dan Sering Dimarahi

Kasus keracunan yang menewaskan tiga orang di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 2 Januari 2026 lalu murni pembunuhan berencana. 
Dapat Cashback 10%, Begini Cara Bayar Tagihan TV Kabel & Internet di BRImo

Dapat Cashback 10%, Begini Cara Bayar Tagihan TV Kabel & Internet di BRImo

Bagi kamu yang ingin melakukan transaksi secara efisien, BRImo menghadirkan promo cashback 10% untuk pembayaran tagihan TV kabel dan internet.
Real Madrid Kejar Ibrahima Konate Lagi, Liverpool Siapkan Jacquet sebagai Pengganti

Real Madrid Kejar Ibrahima Konate Lagi, Liverpool Siapkan Jacquet sebagai Pengganti

Real Madrid dikabarkan kembali menaruh minat pada Ibrahima Konate, sementara Liverpool sudah mendatangkan Jeremy Jacquet sebagai persiapan jika bek Prancis.
Atasi Perlawanan Juara Bertahan Proliga dengan Mudah, Erwin Rusni Terang-terangan Akui LavAni Lakukan Banyak...

Atasi Perlawanan Juara Bertahan Proliga dengan Mudah, Erwin Rusni Terang-terangan Akui LavAni Lakukan Banyak...

Jakarta LavAni tampil meyakinkan saat menumbangkan Jakarta Bhayangkara Presisi pada lanjutan Proliga seri kelima yang berlangsung di Malang.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT