GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Kudus

Djarum Foundation merilis program Bakti Lingkungan yang bertajuk Kudus Asik untuk menjaga kebersihan dengan pengelolaan sampah yang baik di Kudus, Jawa Tengah.
Rabu, 26 Februari 2025 - 17:11 WIB
Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Kudus
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Kudus, tvOnenews.com - Permasalahan pengelolaan sampah yang baik di Kabupaten Kudus menjadi perhatian serius bagi pemerintah, swasta, dan masyarakat. 

Dalam sebuah diskusi yang berlangsung di Djarum Oasis Kretek Factory pada Rabu, 26 Februari 2024, berbagai pihak mulai dari Pemerintah Kabupaten Kudus, Djarum, hingga influencer yang peduli lingkungan, memaparkan solusi dan program inovatif untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Dinas PKPLH, Abdul Halil, menegaskan bahwa permasalahan sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. Diperlukan kerja sama antara berbagai pihak, termasuk masyarakat dan mitra swasta. 

"Ini adalah tanggung jawab bersama agar permasalahan sampah dapat teratasi dengan baik," ujarnya.

Salah satu inovasi yang telah dijalankan adalah program Desa Mandiri Syafaat, yang telah diterapkan di Desa Jonggol. Program ini mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola sampah secara mandiri.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kudus juga telah menerapkan kebijakan pemilahan sampah dengan sistem pengambilan terjadwal:

  • Senin, Rabu, Jumat → Sampah organik

  • Selasa, Kamis → Sampah anorganik

  • Sabtu → Sampah residu

"Dengan adanya sistem ini, diharapkan masyarakat semakin terbiasa memilah sampah dari rumah dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif," tambahnya.

Di sisi lain, Deputi Program Manajer Bakti Lingkungan Djarum, Redy Joko Prasetyo, menjelaskan bahwa Djarum telah melakukan kajian mendalam sejak tahun 2017 terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Kudus. 

Dari hasil kajian tersebut, ditemukan bahwa pemilahan sampah adalah kunci utama dalam pengelolaan yang efektif.

"Jika sampah dipilah dengan baik, banyak di antaranya yang masih memiliki nilai manfaat," kata Redy.

Djarum telah bekerja sama dengan 370 mitra dalam pengolahan sampah, khususnya sampah organik yang memiliki porsi terbesar dalam timbunan sampah. 

Jika sampah organik tidak dikelola dengan baik, maka akan mencemari jenis sampah lain yang masih memiliki nilai manfaat. Oleh karena itu, mereka terus mendorong masyarakat untuk memilah sampah agar dapat diolah dan bernilai ekonomi.

Redy juga menekankan bahwa tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah bukan hanya teknis, tetapi juga budaya masyarakat. 

"Bisa dibilang, kita sedang berusaha mengubah budaya. Selama ini, kita terbiasa membuang sampah secara campur. Bahkan dalam kurikulum pendidikan, kita hanya diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya." tambahnya. 

Isman Ridhwansah, seorang influencer dan chef, turut berbagi pengalaman dalam upayanya mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah. 

Sejak bergabung dengan tim Djarum pada tahun 2020, ia mulai fokus pada pendekatan kepada ibu rumah tangga, yang berperan besar dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Salah satu upayanya adalah dengan mengolah sampah organik menjadi produk bernilai. 

"Misalnya, kulit jeruk yang biasanya dibuang bisa diolah menjadi parfum alami," jelas Isman. 

Selain itu, ia juga aktif membuat konten edukatif di media sosial untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah. Saat ini, Djarum Kudus Asik telah memiliki lebih dari 32.000 pengikut yang antusias dengan edukasi yang ia berikan.

Menurut Isman, banyak masyarakat yang masih bertanya-tanya mengapa harus memilah sampah jika nanti akan diangkut oleh petugas kebersihan. 

"Saya selalu menjawab bahwa kita hidup dalam ekosistem yang saling berhubungan. Sampah yang kita hasilkan harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan," ungkapnya.

Diskusi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. 

Dengan adanya berbagai inovasi dan kesadaran yang terus meningkat, diharapkan permasalahan sampah di Kabupaten Kudus dapat teratasi secara bertahap.

Pemerintah, melalui kebijakan pemilahan sampah, telah memberikan dasar yang kuat bagi pengelolaan yang lebih baik. Djarum, dengan kerja sama yang luas, turut mempercepat proses ini dengan berbagai program yang melibatkan masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, para influencer seperti Isman Ridhwansah memiliki peran penting dalam menyebarkan edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.

"Dengan semangat gotong royong, Kabupaten Kudus dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat," tutup Abdul Halil. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Meninggal, Eri Cahyadi: Kehilangan Sahabat

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Meninggal, Eri Cahyadi: Kehilangan Sahabat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Ketua DPRD Kota Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.
Megawati Hangestri Memangnya Lebih Populer di Korea Ketimbang di Indonesia? Megatron Pernah Jujur soal Ini

Megawati Hangestri Memangnya Lebih Populer di Korea Ketimbang di Indonesia? Megatron Pernah Jujur soal Ini

Megawati Hangestri mengungkap fakta mengejutkan: ketenarannya justru lebih dulu menanjak di Korea Selatan dibandingkan di Indonesia. Meski prestasinya diakui.
BRI Persembahkan Pengalaman Istimewa untuk Nasabah BRI Prioritas Lewat Intimate Night dengan The Dudas

BRI Persembahkan Pengalaman Istimewa untuk Nasabah BRI Prioritas Lewat Intimate Night dengan The Dudas

BRI kembali mempersembahkan pengalaman istimewa bagi nasabah BRI Prioritas melalui Intimate Night with The Dudas di Balikpapan, Sabtu (7/2). 
Pramono Minta Maaf Jalan Rusak di Jakarta Makan Korban Lagi, Sebut 6.000 Lubang Sudah Mulai Ditambal

Pramono Minta Maaf Jalan Rusak di Jakarta Makan Korban Lagi, Sebut 6.000 Lubang Sudah Mulai Ditambal

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan permintaan maaf atas kecelakaan yang terjadi di Flyover Grogol, Jakarta Barat.
Jadi Korban Rasial Oknum Bobotoh, Ratchaburi FC Pasang Badan

Jadi Korban Rasial Oknum Bobotoh, Ratchaburi FC Pasang Badan

Gabriel mengalami tindak rasial oleh oknum Bobotoh melalui sosial media akun Instagram resmi tepat setelah dia membawa Ratchaburi FC menang dari Persib. 
Gelapkan Dana Investasi hingga Rp25 Miliar, Pengusaha Wanita Ditetapkan DPO oleh Polres Depok

Gelapkan Dana Investasi hingga Rp25 Miliar, Pengusaha Wanita Ditetapkan DPO oleh Polres Depok

Polres Metro Depok resmi terbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap pengusaha Tia Ocvaria Hinnarti dalam perkara dugaan penggelapan dan penipuan dana investasi

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT