News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Oplosan BBM di Pertamina: Ahok Ungkap Kekhawatiran Publik dan Polemik Kepercayaan

Ahok bicara soal dugaan oplosan BBM di Pertamina dan kritik impor yang dinilai tak transparan, membuatnya sangat khawatir isu ini menggerus kepercayaan publik.
Sabtu, 1 Maret 2025 - 08:31 WIB
Ahok Bisa Diperiksa Terkait Korupsi Minyak Pertamina.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Isu dugaan oplosan Pertamax kembali menjadi perhatian publik. PT Pertamina menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung mengungkap dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023. 

Kasus ini melibatkan praktik pengoplosan bahan bakar minyak (BBM), di mana Pertalite (RON 90) diduga dicampur dan dijual sebagai Pertamax (RON 92), yang berpotensi mengakibatkan kerugian negara hingga Rp193,7 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejaksaan Agung mengklaim memiliki bukti kuat, sementara Pertamina terus membantah tudingan tersebut. 

Di tengah polemik ini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Komisaris Utama Pertamina, angkat bicara dalam sebuah wawancara yang penuh dengan pernyataan tegas dan kritik terhadap tata kelola energi nasional.

Ahok menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak isu oplosan Pertamax terhadap kepercayaan masyarakat. 

Menurutnya, persepsi publik bisa mengarah pada anggapan bahwa seluruh SPBU Pertamina menjual bahan bakar oplosan, yang pada akhirnya dapat merusak citra perusahaan pelat merah tersebut.

"Saya khawatir ada pihak-pihak yang ingin menguasai pasar SPBU di Indonesia, termasuk merek-merek asing yang mungkin melihat ini sebagai peluang," ujar Ahok.

Ahok mengisyaratkan bahwa isu ini bisa saja digunakan untuk menggoyang dominasi Pertamina di pasar bahan bakar dalam negeri. Ia meyakini para pemilik SPBU tidak akan berani menjual Pertamax oplosan dengan Pertalite karena risiko sanksi pidana yang berat. Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk merusak reputasi Pertamina.

Ahok juga menyoroti mekanisme impor BBM yang menurutnya kurang transparan. Ia mengungkapkan bahwa Pertamina terpaksa mengimpor BBM karena kapasitas kilang dalam negeri belum mencukupi kebutuhan. Namun, ia mempertanyakan keputusan untuk melakukan tender impor setiap tiga bulan dengan alasan menghindari monopoli.

"Kenapa tidak gunakan e-katalog LKPP seperti yang pernah saya terapkan di Jakarta? Dengan begitu, prosesnya bisa lebih transparan dan tidak ada monopoli," kritik Ahok.

Ia juga mengusulkan agar harga minyak mentah Indonesia diumumkan secara terbuka ke seluruh dunia sehingga Pertamina dapat membeli dari siapa saja yang menawarkan harga lebih murah dari Indonesia Crude Price (ICP).

Saat ditanya mengenai dugaan oplosan Ron 90 yang dijual sebagai Ron 92, Ahok mengaku terkejut.

"Tidak pernah terpikir mereka berani mencampur seperti itu. Luar biasa nekat," ujarnya.

Ahok menduga skandal ini tidak terjadi begitu saja, melainkan melibatkan banyak pihak, termasuk oknum di Kementerian ESDM, SKK Migas, hingga BPK.

"Kalau ini benar, artinya sudah terjadi sejak lama. Dan lebih mengkhawatirkan lagi, mungkin saja ada oknum di ESDM, SKK Migas, bahkan BPK yang terlibat," kata Ahok.

Ahok menduga permainan oplosan ini melibatkan banyak pihak, bukan hanya dari dalam Pertamina, tetapi juga pihak-pihak berpengaruh di pemerintahan.

"Kalau tidak ada pihak berkuasa yang terlibat, sulit rasanya praktik seperti ini bisa berlangsung lama," tegasnya.

Ahok juga mengkritik pengadaan BBM yang dinilainya tidak transparan sehingga membuka peluang terjadinya praktik korupsi. Ia bahkan menantang aparat penegak hukum untuk menelusuri aliran dana yang mencurigakan dalam pengadaan BBM.

"Kalau ada yang menarik tunai dalam jumlah besar, coba telusuri alirannya. Berani tidak?" sindir Ahok.

Kritik terhadap Sistem Pertamina

Selain mengungkap dugaan skandal oplosan, Ahok juga mengkritik sistem pengadaan di Pertamina yang menurutnya kurang transparan. Ia mempertanyakan keputusan impor minyak mentah yang seharusnya bisa diminimalisir dengan membeli seluruh produksi minyak mentah dalam negeri.

Ahok mengusulkan agar seluruh pengadaan minyak mentah dilakukan secara digital dan transparan. Ia juga menyarankan agar Pertamina memiliki kawasan berikat di Pulau Nipah untuk menyimpan stok minyak mentah hingga 1-2 tahun ke depan, sehingga Indonesia tidak terlalu bergantung pada impor saat terjadi krisis global.

Ahok secara tegas menyebut bahwa akar masalah energi di Indonesia adalah korupsi yang masih terjadi secara sistemik.

"Masalah terbesar bangsa ini adalah korupsi. Solusinya adalah transparansi dan digitalisasi," tegasnya.

Ia menyoroti bagaimana sistem impor BBM dan pengadaan energi di Indonesia sangat rentan terhadap praktik korupsi akibat minimnya transparansi. Ahok menyatakan bahwa digitalisasi dan transparansi dalam pengadaan energi menjadi kunci utama untuk menutup celah korupsi.

Pernyataan Ahok memicu perbincangan publik dan membuka wacana mengenai perlunya reformasi dalam sistem pengadaan energi di Indonesia. Ahok mendesak pemerintah untuk segera memperbaiki sistem yang dinilainya masih lemah dan tidak transparan, terutama dalam pengadaan BBM dan impor minyak mentah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik tajam Ahok terhadap sistem energi nasional dan dugaan kongkalikong yang melibatkan banyak pihak, mulai dari oknum Pertamina hingga pihak-pihak berpengaruh, menjadi perhatian publik. Desakan untuk investigasi menyeluruh dan transparansi dalam pengadaan energi semakin menguat.

Hingga saat ini, Pertamina dan pihak-pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Ahok. Publik menantikan langkah tegas pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan skandal ini. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Lagi Pecinan Semarang jadi Ruang Budaya, Warisan Sejarah Gerakkan UMKM

Mooncake Festival 2026 di Pecinan Semarang menghadirkan seni, kuliner, sejarah, Cheng Ho, kirab budaya hingga 75 UMKM untuk menghidupkan kawasan sebagai ruang budaya.
Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Audiensi dengan Menteri Hukum, PB SEMMI Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar pertemuan dengan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, beserta jajaran Direktur Jenderal di Jakarta pada Rabu (23/9).
Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat Menangis Haru, Indonesia Raih Medali Emas Asian Games Setelah 28 Tahun

Momen Taufik Hidayat menangis haru, Indonesia raih medali emas di Asian Games setelah 28 tahun.
Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Indonesia Mulai Memburu 4 Teknologi Strategis, dari AI hingga Keamanan Siber Jadi Tantangan Baru

Teknologi kecerdasan buatan (AI), pertahanan, teknologi digital, dan keamanan siber semakin menjadi sektor strategis negara maju. Indonesia mulai menjajaki
Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Jadi Rp548,7 Miliar, Ini Putusan Bandingnya

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Nadiem Makarim menjadi 9 tahun penjara. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar dalam kasus Chromebook

Trending

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Sadis! Video Viral Ini Rekam Detik-detik Penganiayaan Anak di Bekasi

Video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekannya di salah satu sekolah wilayah Rawa Lumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban diduga mengalami lebam hingga pembuluh daerah mata pecah.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Tersangka Pemerasan dan TPPU Pengurusan PKKPR Hingga Pengurusan Izin PBG

Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang
‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

‘Bapak Bayar Berapa?’ Ini Jawaban Warga Binaan Penghuni Klaster Mewah Lapas Cibinong Saat Ditanya Ombudsman

Beredar video hasil pengawasan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 26 September 2026: Rezeki Mengalir dan Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 26 September 2026: Rezeki mengalir dan peluang tak terduga.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Timnas Indonesia menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini. Laga perdana John Herdman berlangsung di SUGBK pukul 20.00 WIB, live SCTV dan Vidio.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT