GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNI Bantah Beri Tambahan Utang ke Sritex, Tapi Tagihan yang Dicatat Kurator Melonjak sampai Rp2,9 Triliun: Selisih Rp2,6 T dari LK Sritex

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membantah adanya tambahan pemberian pinjaman ke Sritex meski nilai tagihannya berbeda dengan laporan keuangan.
Minggu, 9 Maret 2025 - 21:29 WIB
Ilustrasi - BNI menjadi salah satu bank 'korban' kepailitan Sritex.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI buka suara soal piutang yang masih tersangkut di PT  Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex.

Diketahui, Sritex yang mengalami pailit dan telah berhenti beroperasi menyisakan utang yang cukup besar, termasuk utang kepada BNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan laporan keuangan terakhir SRIL per September 2024, utang Sritex ke BNI tercatat US$23.807.159 atau sekitar Rp392,8 miliar (dengan asumsi kurs Rp16.500 per dolar).

Akan tetapi, tagihan yang diajukan oleh BNI selaku kreditor konkuren dan diakui oleh Tim Kurator Sritex, saat ini nilainya tercatat mencapai Rp2,99 Triliun.

Dengan kata lain, ada selisih sekitar Rp2,6 triliun antara nilai utang yang dicatat Sritex di laporan keuangan dan nilai tagihan yang diajukan BNI.

Meski begitu, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menampik dan menegaskan BNI tidak memberikan tambahan utang.

"Pinjaman BNI tidak ada yang diberikan kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (PT Sritex). Pinjaman tersebut diberikan kepada group usaha PT Sritex dimana PT Sritex memberikan corporate guarantee," katanya dalam keterangan tertulis kepada tvOnenews.com, Minggu (9/3/2025).

Namun demikian, corporate guarantee yang dikatakan oleh Okki tersebut nyatanya tidak diungkap di laporan keuangan (LK) terakhir SRIL.

Okki tidak memberikan penjelasan terkait selisih nilai tersebut dan rincian tagihan konkuren Rp2,9 T yang diminta ke Sritex.

Pihaknya juga menegaskan bahwa tidak ada kucuran piutang yang membengkak dari BNI ke Sritex (seperti dipertanyakan tvonenews.com dalam berita sebelumnya).

"Penyebutan kata membengkak untuk menggambarkan kondisi kredit BNI adalah menyesatkan. Tidak ada fasilitas pinjaman dan penambahan fasilitas yang diberikan BNI kepada Sritex disaat perusahaan sedang bermasalah," ujarnya.

Okki pun mengatakan bahwa BNI sampai saat ini terus mendukung proses penyelesaian yang dilakukan Tim Kurator Sritex.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Proses penyelesaian kredit tersebut saat ini masih dalam penanganan Tim Kurator. BNI mendukung penuh proses yang sedang dijalankan oleh Kurator," tutupnya.

Sampai berita ini tayang, tvOnenews.com masih berupaya menghubungi Tim Kurator  untuk mendapatkan penjelasan mengenai lonjakan tagihan yang diajukan BNI. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Pengamat sepak bola Bung Binder memuji strategi efektif Persib Bandung asuhan Bojak Hodak saat menaklukkan Persija Jakarta di laga El Clasico, menilai permainan
ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara soal hilangnya salah satu mahasiswa Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Suana syahdu sore di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berubah menjadi mencekam, Minggu 10 Mei 2026.
Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Emil Audero menerima keuntungan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Di sisi lain, AC Milan berada dalam posisi terancam untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pagi hari ini 11 Mei 2026 bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen.
Alasan Pelatih Hyundai Hillstate Rekrut Jordan Wilson, Kang Sung-hyung: Demi Megawati Hangestri

Alasan Pelatih Hyundai Hillstate Rekrut Jordan Wilson, Kang Sung-hyung: Demi Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan alasan mengapa ia merekrut Jordan Wilson di draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027. Salah satunya karena Megawati Hangestri.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT