News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penerimaan Pajak Anjlok 30%, Kemenkeu Bantah Coretax jadi Penyebab

Realisasi pajak per Januari-Februari 2025 tercatat sebesar Rp187,8 triliun, turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp269,02 triliun.
Kamis, 13 Maret 2025 - 17:29 WIB
Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah bahwa adanya sistem Coretax bukanlah penyebab utama perlambatan penerimaan pajak hingga Februari 2025.

Diketahui bahwa sepanjang Januari hingga Februari 2025, penerimaan pajak tercatat mencapai Rp187,8 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah ini mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana realisasinya mencapai Rp269,02 triliun, yang artinya turun sekitar 30%.

Meski terjadi perlambatan, Kemenkeu memastikan bahwa situasi ini masih dalam batas normal dan bukan sesuatu yang mengkhawatirkan.

Wakil Menteri Keuanga Anggito Abimanyu menjelaskan bahwa tren ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

"Tidak ada hal yang anomali, sifatnya normal saja," ujar Anggito dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2025 di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Jika melihat pola tahun-tahun sebelumnya, penerimaan pajak di awal tahun memang cenderung lebih rendah dibandingkan Desember tahun sebelumnya.

Peningkatan penerimaan biasanya terjadi pada Desember akibat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Namun, setelah pergantian tahun, transaksi kembali stabil dan penerimaan pajak pun mengalami penyesuaian.

Anggito juga menyebut ada dua faktor utama yang menyebabkan perlambatan penerimaan pajak pada Januari-Februari 2025, yaitu penurunan harga komoditas serta kebijakan administratif yang diterapkan pemerintah.

Beberapa komoditas utama mengalami penurunan harga selama periode tersebut, seperti batu bara yang turun -11,8%, brent -5,2%, dan nikel -5,9%. Kondisi ini berpengaruh terhadap penerimaan pajak dari sektor komoditas tersebut.

Selain itu, kebijakan administratif juga memberikan dampak. Salah satunya adalah penerapan tarif efektif rata-rata (TER) pada pajak penghasilan (PPh) 21 yang mulai berlaku sejak Januari 2024.

Kebijakan ini menyebabkan lebih bayar sebesar Rp16,5 triliun pada 2024, yang kemudian diklaim kembali pada awal 2025.

Faktor lainnya adalah kebijakan relaksasi dalam pembayaran pajak pertambahan nilai (PPN) dalam negeri (DN).

Pada 2025, pemerintah memberikan kelonggaran waktu pembayaran PPN DN selama 10 hari, sehingga jatuh tempo pembayaran bisa dilakukan hingga 10 Maret 2025.

Jika dampak relaksasi ini turut diperhitungkan, maka rata-rata penerimaan PPN DN pada periode Desember 2024-Februari 2025 mencapai Rp69,5 triliun.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp64,2 triliun, dengan pertumbuhan sekitar 8,3%.

"Itu menjelaskan kenapa pola Februari 2025 agak berbeda dengan pola tahun sebelumnya. Tapi, setelah dinormalisasi dan dampaknya diketahui sampai dengan 10 Maret, maka polanya sama seperti yang normal," kata Anggito.

Secara keseluruhan, tren penurunan penerimaan pajak di awal tahun ini bukanlah indikasi adanya permasalahan struktural dalam sistem perpajakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor eksternal seperti harga komoditas dan kebijakan administratif memiliki peran besar dalam dinamika penerimaan pajak. Pemerintah optimistis bahwa penerimaan pajak akan kembali stabil dalam beberapa bulan ke depan. (rpi)

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son, Kim Sang-sik Minder Jelang Duel Kontra Thailand: Mereka Sangat Berkualitas

Vietnam Kehilangan Nguyen Xuan Son, Kim Sang-sik Minder Jelang Duel Kontra Thailand: Mereka Sangat Berkualitas

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menyadari kualitas top Thailand jelang duel di FIFA ASEAN Cup 2026. Vietnam juga berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan karena absennya Nguyen Xuan Son.
Kasus Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terungkap, Pelakunya Enam Orang

Kasus Pria Dewasa Diduga Diculik Berujung Dianiaya hingga Tewas di Jakarta Utara Terungkap, Pelakunya Enam Orang

Polisi menangkap pelaku penganiayaan berujung meninggal dunia yang menimpa pria berinisial EY (28) di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Harga Pertalite Dipastikan Tak Naik Meski Minyak Dunia 107 Dolar AS, ESDM: Eksplorasi dan Eksploitasi Kami Genjot!

Harga Pertalite Dipastikan Tak Naik Meski Minyak Dunia 107 Dolar AS, ESDM: Eksplorasi dan Eksploitasi Kami Genjot!

Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan biosolar dipastikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak naik meskipun harga minyak dunia tembus 107 dolar AS per barel.
Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Uni Emirat Arab menyerukan agar ketegangan mereda di kawasan yang sedang menghadapi perubahan dan perpecahan, serta menekankan bahwa rantai pasokan harus dapat melintasi Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional.
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT