News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Ungkap Ada Dana Fiktif Rp222 Miliar pada Kasus Korupsi Bank BJB, Beberkan 'Cara Main' 5 Tersangka Termasuk Dirut

besar kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah, jumlah itu didapat dari mark-up (penggelembungan) dana iklan Bank BJB tahun 2021 hingga 2023.
Jumat, 14 Maret 2025 - 00:12 WIB
Bank bjb
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap nilai kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi dana iklan pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB.

Plh Direktur Penyidikan KPK Budi Sukmo menyebut besar kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah. Jumlah itu didapat dari mark-up (penggelembungan) dana iklan Bank BJB tahun 2021 hingga 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari dana iklan yang seharusnya direalisasikan sebesar Rp409 miliar (termasuk pajak), KPK menemukan dana fiktif sebesar Rp222 miliar.

"Kerugian negara pada perkara ini, berdasarkan penyelidikan -+ Rp222 miliar," kata dia, Kamis (13/3/2025).

Situasi Kantor Pusat BJB yang digeledah KPK di Jalan Naripan Bandung, Jawa Barat
Situasi Kantor Pusat BJB yang digeledah KPK di Jalan Naripan Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • Antara

 

Dalam kasus itu, KPK menyebut modus yang digunakan adalah perealisasian belanja.

Dana itu untuk penayangan iklan di media TV, cetak dan online.

Pada praktiknya, perealisasian dana iklan itu dilakukan oleh eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi dan Widi Hartoto (WH) selaku pimpinan divisi corporate secretary Bank BJB dengan menggandeng enam agensi, sebagai perantara. 

"Uang Rp222 miliar itu digunakan sebagai dana non-budgeter oleh Bank BJB yang disetujui oleh Yuddy Renaldi dan Widi Hartono untuk bekerja sama dengan enam agensi," kata Budi Sukmo.

Keenam agensi itu yakni, PT CKSB, PT CKMB, PT Antedja Muliatama, PT Cakrawala Kreasi Mandiri, PT WSBE, dan PT BSC Advertising. 

Fakta lain, enam agensi ini dikendalikan oleh tiga orang, masing-masing menguasai dua agensi. 

KPK kini telah Yuddy Renaldi dan Widi Hartoto bersama ketiga orang agensi tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ketiga pengendali agensi tersebut yakni, IAD, S, serta RSJK.

Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi
Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi
Sumber :
  • ANTARA

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Soal permainan pada pemilihan agensi, Budi Sukmi mengatakan dua petinggi Bank BJB yang terlibat itu, emlibatkan pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk melakukan pengadaan jasa agensi dengan melanggar ketentuan yang semestinya.

Ketentuan yang dilanggar itu, mencakup proses menyusun dokumen HPS yang bukan berupa nilai pekerjaan melainkan fee agensi guna menghindari lelang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantau Harga dan Edukasi soal Mutu Beras, Bulog Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Pantau Harga dan Edukasi soal Mutu Beras, Bulog Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Dirut Bulog menegaskan bahwa edukasi soal mutu beras penting agar masyarakat memperoleh produk yang sesuai dengan informasi pada label dan harga yang dibayarkan.
Termasuk Thom Haye, 5 Pemain Timnas Indonesia dengan Rating Tertinggi saat Kalahkan Timor Leste di Piala AFF 2026

Termasuk Thom Haye, 5 Pemain Timnas Indonesia dengan Rating Tertinggi saat Kalahkan Timor Leste di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia melanjutkan tren positif di Piala AFF 2026 setelah menundukkan Timor Leste 3-0, Jumat (31/07/2026). Sejumlah pemain sukses raih rating tinggi.
Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government agar Penyaluran Bansos Lebih Akurat

Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government agar Penyaluran Bansos Lebih Akurat

Mendagri menegaskan pemanfaatan teknologi dan integrasi data menjadi instrumen penting untuk meningkatkan ketepatan sasaran program perlindungan sosial.
Detik-detik Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 2,2 Juta Rokok Ilegal Bernilai Rp3,4 Miliar di Kalsel

Detik-detik Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 2,2 Juta Rokok Ilegal Bernilai Rp3,4 Miliar di Kalsel

Beredar kabar detik-detik Bea Cukai bongkar penyelundupan 2,2 juta rokok ilegal senilai Rp3,4 Miliar di Kalimantan Selatan (Kalsel) di media sosial hingga media
Mitchell Baker Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026 usai Bantu Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste

Mitchell Baker Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026 usai Bantu Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste

Penyerang Timnas Indonesia, Mitchell Baker, semakin menunjukkan ketajamannya di Piala AFF 2026 usai membantu Skuad Garuda membungkam Timor Leste di laga kedua.
BSKDN Kemendagri Dorong Budaya Inovasi, Bantul Innovation Award 2026 Bisa Jadi Inspirasi Daerah

BSKDN Kemendagri Dorong Budaya Inovasi, Bantul Innovation Award 2026 Bisa Jadi Inspirasi Daerah

Kemendagri mengapresiasi Bantul Innovation Award 2026 sebagai langkah membangun budaya inovasi. Kepala BSKDN mendorong pelibatan pelajar dan menegaskan inovasi tidak selalu berbasis digital.

Trending

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Tak Hanya Komentari Putusan MK, Ustaz Dasad Latif Puji PDIP

Ustaz Dasad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai
Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Viral Wanita Muda Digerebek dalam Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku "Adik Angkat"

Dalam video penggerebekan tersebut petugas mendapati seorang wanita belia berusia 19 tahun di dalam kamar diduga milik Kalapas Waingapu yang mengaku Adik Angkat
Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Dana Rp227 Juta Hasil Penjualan Tanah Eks Juru Kunci Raib, Warga Dusun Tanjangrono Minta Dibawa ke Jalur Hukum

Polemik dugaan tidak transparannya pengelolaan dana hasil penjualan tanah eks juru kunci kembali mencuat di Dusun Tanjangrono, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 
Piala AFF 2026: Media Vietnam Nyinyir Soal Pemain Naturalisasi, Netizen ASEAN Pasang Badan Bela Timnas Indonesia

Piala AFF 2026: Media Vietnam Nyinyir Soal Pemain Naturalisasi, Netizen ASEAN Pasang Badan Bela Timnas Indonesia

Keberhasilan Timnas Indonesia membantai Kamboja dengan skor telak 5-1 pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari terus menyita perhatian ... -
Musim Kemarau Sebabkan 6 Kecamatan di Lumajang Krisis Air Bersih

Musim Kemarau Sebabkan 6 Kecamatan di Lumajang Krisis Air Bersih

Adapun 6 titik terdampak krisis air bersih tersebut berada di Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, dan Senduro. 
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Belimpah Cuan di 1 Agustus 2026: Gemini Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Belimpah Cuan di 1 Agustus 2026: Gemini Panen Uang Kaget

Pada 1 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa yang bercuan deras di awal bulan?
Kondisi Finansial Zodiak 1 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 1 Agustus 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 1 Agustus 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT