News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asat-usut Terseretnya Ridwan Kamil dalam Kasus Dugaan Korupsi Bank BJB (BJBR) Hingga Disebut Prioritas Pemeriksaan oleh KPK

Terseretnya nama Ridwan Kamil diketahui setelah KPK melakukan penggeledahan dirumahnya, pada  Senin (10/3/2025). KPK menemukan sejumlah dokumen barang bukti.
Jumat, 14 Maret 2025 - 17:09 WIB
Ilustrasi - Kronologi Kasus Korupsi Bank BJB yang Seret Nama Ridwan Kamil.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Nama eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) belakangan ramai diperbincangkan. Ridwan Kamil terseret dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR) atau Bank BJB.

Terseretnya nama Ridwan Kamil diketahui setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan dirumahnya, pada  Senin (10/3/2025) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari proses penggeledahan, KPK menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen yang diklaim sebagai barang bukti pada kasus korupsi Bank BJB terkait penggelembungan (mark-up) dana iklan. Jumlah sementara tersangka yang ditetapkan KPK saat ini sebanyak lima orang.

Sebagaimana hasil penyelidikan, kasus itu dimulai pada tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2023. Dalam periode itu, KPK menemukan dana fiktif sebesar Rp222 miliar, bersumber dari total dana iklan yang harusnya terealisasikan Rp409 miliar (termasuk pajak).

Kediaman Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Kediaman Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham

 

Usai penggeledahan, KPK menguak asal muasal terseretnya nama Ridwan Kamil.

KPK menyebut penggeledahan yang dilakukan di rumah Ridwan Kamil berdasarkan bukti yang cukup.

Plh Direktur Penyidikan Budi Sukmo menyebut penggeledahan itu bersumber dari hasil penyidikan dilengkapi dengan keterangan saksi yang sebelumnya dilakukan.

Dari penggeledahan itu, kemudian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap Ridwan Kamil.

Pemeriksaan berkenaan dengan klarifikasi atas barang bukti yang disita KPK dari rumah Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil Buka Suara Soal Penggeledahan Kediaman oleh KPK Lewat Secarik Kertas
Ridwan Kamil Buka Suara Soal Penggeledahan Kediaman oleh KPK Lewat Secarik Kertas
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

 

"Ada petunjuk yang sebelumnya didapatkan. yang saat itu secara random, prioritas pertama memang adalah saudara RK," kata Budi Sukmo dalam keterangan pers, Kamis (13/3/2025).

"(Penggeledahan) itu adalah momen penting, dalam masalah teknis penyidikan, tidak bisa dijelaskan detil," ungkap dia.

Pemeriksaan Ridwan Kamil nanti, masih kata Budi Sukmo, KPK juga membuka kemungkinan untuk usut aliran dana selain tentang klarifikasi barang sitaan penggeledahan.

Hal itu sebab, dalam penyidikan, KPK menggunakan metode follow the money, alias pendekatan untuk mengungkap kasus kejahatan dengan mencari uang atau harta kekayaan yang diduga hasil tindak pidana. Pendekatan ini juga dikenal sebagai "mengikuti aliran uang". 

"Kami (KPK) menggunakan follow the money, siapa yang menerima dan kemana uang itu selanjutnya," ucap dia.

Kapan Ridwan Kamil Dipanggil?

Kolase foto Ridwan Kamil soal dugaan kasus korupsi Bank BJB
Kolase foto Ridwan Kamil soal dugaan kasus korupsi Bank BJB
Sumber :
  • Istimewa

 

Terbaru, KPK memberikan informasi lanjutan dari penggeledahan itu.

KPK mengungkap saat penggeledahan, Ridwan Kamil masih belum memiliki status hukum.

Namun, dalam waktu dekat KPK akan melakukan pemanggilan terhadap RIdwan Kamil. Pemanggilan itu, Ridwan Kamil akan diminta datang dalam status hukum sebagai saksi.

Sebab, pemanggilan itu berkenaan dengan permintaan klarifikasi atas dokumen hasil sitaan dari proses penggeledahan di rumah Ridwan Kamil.

"Kapan dipanggil? nanti pasti dipanggil karena di rumah yang bersangkutan, kita laksanakan penggeledahan dan ada beberapa barang-bukti yang kita sita, tentunya haruus kita klarifikasi," kata Plh Direktur Penyidikan Budi Sukmo, Kamis (13/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemanggilan itu nantinya, kata Budi, selain klarifikasi dokumen, juga untuk melakukan pendalaman kasus korupsi Bank BJB itu. Termasuk membedah ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan Ridwan Kamil.

(vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT