News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Kasus MinyaKita Tak Sesuai Takaran, Kemendag Tegaskan Ulang Repacker Harus Penuhi Aturan

Kemendag minta para repacker MinyaKita tidak melakukan kecurangan.
Selasa, 18 Maret 2025 - 23:13 WIB
MinyaKita
Sumber :
  • I.C. Senjaya-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perdagangan RI melakukan koordinasi dengan ratusan repacker MinyaKita secara langsung dan hybrid di Kementerian Perdagangan, pada Selasa (18/3/2025) buntut adanya kecurangan volume dipasaran.

“Kita baru saja koordinasi dengan repacker MinyaKita di seluruh Indonesia. Yang hadir di sini ada sekitar 30, kemudian yang online ada 160-an. Jadi kita hybrid,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, kepada wartawan, pada Selasa (18/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Iqbal menerangkan bahwa hal ini dilakukan lantaran adanya temuan repacker yang melakukan kecurangan volume minyak.

“Kita temukan kan akhir-akhir ini beberapa repacker, gak semuanya, 1-2 repacker, itu melakukan kekurangan volume,” ungkapnya.

Kemudian Iqbal menyebutkan juga terdapat repacker yang menggunakan lisensi dialihkan ke pihak lain. Hal ini tentunya melanggar aturan.

“Ada juga beberapa repacker yang tidak memiliki SNI, kemudian izin edar BPOM,” jelas Iqbal.

Sementara itu Iqbal menegaskan bahwa MinyaKita merupakan minyak goreng rakyat tanpa subsidi. Jadi tidak ada keterlibatan APBN.

Kemudian dengan koordinasi ini, Kemendag dengan repacker MinyaKita bersepakat untuk memenuhi segala aturan yang berlaku.

“Kami juga bersepakat tadi dengan Apgomindo dan HIP GMI, itu mereka sepakat memenuhi segala ketentuan,” tegas Iqbal.

Untuk diketahui, Kementerian Perdagangan RI mengungkap sebanyak 66 pelaku usaha dikenakan sanksi usai terbukti melakukan pelanggaran dalam pendistribusiannya

“Perusahaan yang sudah ditindak. Ada 66 pelaku usaha. Jadi melalui direktorat PKTN itu sebenarnya sudah melakukan pengawasan sejak November 2024,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, kepada wartawan, pada Selasa (18/3/2025).

Lebih lanjut Iqbal menuturkan bahwa dalam penindakan ini, dua pelaku usaha yang berada di daerah Karawang dan Tangerang sudah dicabut. 

“Yang dua yang dicabut itu di Tangerang sama Karawang,” ucap Iqbal.

Sementara itu Iqbal menyebutkan bahwa nantinya perusahaan akan ditutup atau tidak, itu akan tergantung dengan jenis pelanggaran yang dilakukan.

“Ini akan ada tahapan-tahapan secara hukum biar aparat penegak hukum yang melaksakan aturan itu,” terangnya.

Kemudian Iqbal menerangkan bahwa pelanggaran yang paling banyak dilakukan diantaranya menjual Minyakita dengan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Pengurangan volume justru nggak banyak. Bundling gitu. Misalnya MinyaKita Rp15.700 dijual. Tapi ngebelinya tuh harus sama produk yang lain. Ditempel sama produk yang lain,” ungkap Iqbal.

"Jadi seakan-akan tuh konsumen dipaksa untuk membeli produk lain, itu kan nggak benar. Dan harganya juga menjadi tidak Rp15.700. Karena ada yang lain ini nih. Itu yang bundling,” sambungnya. (Ars/vsf) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Teka-Teki Kematian Sutrimo, Polda Metro Sebut Tak Pegang Barang Pribadi Almarhum Termasuk HP

Teka-Teki Kematian Sutrimo, Polda Metro Sebut Tak Pegang Barang Pribadi Almarhum Termasuk HP

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebut bahwa pihaknya hingga saat ini tidak memegang barang pribadi milik Sutrimo, termasuk ponselnya yang entah ke mana.
Kepala BNPB pastikan titik api di Jambi terus berkurang

Kepala BNPB pastikan titik api di Jambi terus berkurang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memastikan bahwa penanganan Satgas Karhutla di Provinsi Jambi cukup baik dan dibuktikan dengan semakin berkurangnya titik api atau fire spot yang terjadi sampai saat ini terus berkurang jumlahnya.
Dua Bulan Kekeringan, BPBD Kabupaten Probolinggo Pasok 10 Ribu Liter Air Bersih di Desa Tegalsono

Dua Bulan Kekeringan, BPBD Kabupaten Probolinggo Pasok 10 Ribu Liter Air Bersih di Desa Tegalsono

BPBD Kabupaten Probolinggo pada Rabu (2/9/26) menyalurkan 10 ribu liter air bersih ke warga Dusun Paoan, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Probolinggo.
Diburu Banyak Klub Kelas Kakap, Megawati Hangestri Sempat Ragu ke Hyundai Hillstate karena Hal Ini

Diburu Banyak Klub Kelas Kakap, Megawati Hangestri Sempat Ragu ke Hyundai Hillstate karena Hal Ini

Megawati Hangestri sempat ragu memilih Hyundai Hillstate karena cedera lutut meski diburu banyak klub. Debutnya langsung berbuah kemenangan dramatis.
Borneo FC Samarinda Siap Hadapi 4 Kompetisi Musim ini

Borneo FC Samarinda Siap Hadapi 4 Kompetisi Musim ini

Borneo FC Samarinda memastikan tidak ada istilah memilih kompetisi mana yang akan menjadi prioritas untuk diikuti pada musim 2026/2027. Pesut Etam siap menghadapi seluruh kompetisi yang ada.
Misteri Penemuan Mayat Pria di Dalam Gardu Listrik Pancoran, Polisi Lakukan Pendalaman

Misteri Penemuan Mayat Pria di Dalam Gardu Listrik Pancoran, Polisi Lakukan Pendalaman

Aparat kepolisian tengah melakukan pendalaman terkait penemuan jasad seorang pria di dalam Gardu PLN DT.102N yang berlokasi di samping Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. 

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Pemain Hillstate Kompak Bikin Konten Dance Ala Korea: Megawati Hangestri dan Kim Da-in Jadi Favorit

Kim Da-in dan Megawati Hangestri jadi favorit volimania ketika akun YouTube klub upload video konten dance yang dilakukan pemain Hillstate setelah latihan.
Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Segini Gaji Jordan Wilson di Hyundai Hillstate, Lebih Besar dari Megawati Hangestri?

Benarkah gaji Jordan Wilson jauh melampaui Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate meskipun ini merupakan kompetisi profesional pertama sepanjang kariernya?
Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Belum Debut Bersama Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Punya Rencana Main Abroad ke Eropa

Megawati Hangestri memang belum menjalani debut resmi bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Namun, pevoli berjuluk Megatron itu sudah memiliki rencana untuk mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Adaptasi di Hyundai Hillstate, Jordan Wilson Ungkap Alasan Cepat Dekat dengan Megawati Hangestri

Jordan Wilson mengungkap proses adaptasinya bersama Hyundai Hillstate di Korea Selatan. Pevoli asal Amerika Serikat itu menyebut Megawati Hangestri sebagai.
Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Kesaksian dr. Sumy Hastry soal Detik-detik Mencekam Eksekusi Mati Freddy Budiman: 9 Penembak Disiapkan

Dokter forensik Polri Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti mengungkap detik-detik eksekusi mati Freddy Budiman di Nusakambangan pada 2016, termasuk persiapan.
Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Ini Dua Sketsa Wajah Pelaku Pengeroyokan Berujung Tewas Terhadap Bambang di Pejompongan, Pelaku Masih Diburu

Polda Metro Jaya merilis dua sketsa wajah pelaku pengeroyokan terhadap pria bernama Bambang Setiyawan (59) warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi pascakerusuhan demo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT