News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Tahan Ijazah, Bos Jan Hwa Diana Diduga Tega Potong Gaji Jika Karyawan Shalat Jumat, Wamenaker: Itu Biadab

Wamenaker Noel menyebut bahwa tindakan dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak perusahaan UD Sentoso Seal sangat tidak pantas dan menyebutnya perlakuan biadab.
Jumat, 18 April 2025 - 20:20 WIB
Wamenaker Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel sampai gebrak meja saat interogasi pengusaha yang diduga tahan ijazah karyawan.
Sumber :
  • YouTube Armuji

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer dibuat sangat geram saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik UD Sentoso Seal di Surabaya

Wamenaker yang akrab disapa Noel itu datang untuk meminta klarifikasi terkait adanya dugaan pelanggaran ketenagakerjaan, khususnya masalah penahanan ijazah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, respons dari pihak perusahaan dinilai tidak kooperatif dan justru memancing emosi Noel yang datang didampingi Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Cak Ji) bersama jajaran kepolisian.

Pemilik perusahaan, Jan Hwa Diana, diduga tidak hanya menahan ijazah milik karyawannya, tetapi melakukan pemotongan gaji jika karyawannya menjalankan ibadah Shalat Jumat.

Noel pun menyebut bahwa tindakan yang dilakukan pihak perusahaan sangat tidak pantas dan bahkan menyebutnya perlakuan biadab.

 “Itu yang paling tepat, biadab,” kata Noel dengan lantang seusai melakukan sidak, dikutip Jumat (18/4/2025).

Selama sidak berlangsung, Noel mencatat sejumlah kejanggalan dari jawaban yang diberikan Jan Hwa Diana dan stafnya.

Ia juga menduga bahwa perusahaan mencoba menutupi kasus penahanan ijazah para pekerja.

Lebih lanjut, selain penahanan dokumen, perusahaan juga dilaporkan memberlakukan aturan kerja yang sangat memberatkan, seperti membatasi waktu salat Jumat hanya selama 20 menit dan membayar gaji di bawah upah minimum kota (UMK).

Noel menekankan, praktik yang diduga dilakukan Jan Hwa itu bahkan bisa dikatakan melanggar prinsip hak asasi manusia, termasuk hak beribadah.

“Ini Republik yang diajarkan semua dilindungi, termasuk agama. Dia (karyawan) mau ke masjid, mau ke pura, itu dilindungi undang-undang. Kalau melarang, itu ada konsekuensi,” katanya.

Setelah melakukan pemeriksaan di lapangan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana menggelar audit menyeluruh terhadap operasional UD Sentoso Seal.

Hal ini sebagai langkah lanjutan atas dugaan pelanggaran yang ditemukan.

Dalam proses sidak, Noel yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, berdialog langsung dengan Jan Hwa.

Mereka menanyakan perihal status karyawan dan keberadaan ijazah yang dilaporkan ditahan.

Namun, Jan Hwa justru berbelit-belit dan sempat menyangkal mengenali beberapa pegawai yang disebutkan.

“Ibu ini ngomongnya berbelit-belit, banyak yang ditutup-tutupi. Kami ini padahal tidak memeras lho,” ujar Noel sebagaimana terlihat di YouTube Armuji.

Bayar Rp2 Juta Jika Mau Ijazah Kembali

Diketahui bahwa sampai saat ini sudah ada 31 karyawan UD Sentoso Seal yang melaporkan masalah penahanan ijazah ke kepolisian.

Sementara itu, kuasa hukum karyawan UD Sentoso Seal, Edi Kuncoro Prayitno, menyampaikan bahwa kliennya mengalami beragam pelanggaran hak normatif selama bekerja.

Mulai dari penahanan ijazah, pemberlakuan denda, hingga larangan beribadah secara layak.

Menurut Edi, sejak awal perekrutan, perusahaan menawarkan dua pilihan kepada calon karyawan: menyerahkan ijazah asli atau membayar sejumlah uang.

“Jadi saat awal masuk, karyawan diberi dua opsi. Bayar Rp2 juta atau tahan ijazah. Nah, karyawan yang sudah mengundurkan diri juga diberi opsi seperti itu untuk menebus,” kata Edi kepada awak media, Kamis, 17 April 2025.

Lebih jauh, Edi mengungkapkan bahwa UD Sentoso Seal bahkan tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), yang berarti perusahaan beroperasi tanpa legalitas formal.

Ia mendesak aparat penegak hukum dan dinas ketenagakerjaan segera menindaklanjuti.

“Jadi ada banyak pasal berlapis yang bisa menjerat Sentoso Seal. Kami harap polisi segera menyegel lokasinya agar bukti tidak dihilangkan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini membuka mata publik soal masih adanya praktik ketenagakerjaan yang melanggar hukum dan norma kemanusiaan.

Untuk itu, Kemenaker diharapkan segera menindaklanjuti temuan ini secara tegas demi melindungi hak-hak buruh dan menjaga marwah hukum ketenagakerjaan di Indonesia. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora, Sediakan 835 Tempat Usaha dengan Daya Tampung 924 Pedagang

Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora, Sediakan 835 Tempat Usaha dengan Daya Tampung 924 Pedagang

Pemerintah Kabupaten Blora bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan seluruh pihak terkait menandatangani Perjanjian Pengelolaan Sementara Hasil Rehabilitasi Pasar Ngawen Tahun 2025–2026, Selasa (13/10/2026).
Kasus Pengeroyokan Koordinator Sosial dan Politik BEM UI di Tebet Diusut, 26 CCTV Disita hingga 7 Saksi Diperiksa

Kasus Pengeroyokan Koordinator Sosial dan Politik BEM UI di Tebet Diusut, 26 CCTV Disita hingga 7 Saksi Diperiksa

Polda Metro Jaya masih mengusut insiden pengeroyokan yang menimpa Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Polisi mendapatkan 26 titik CCTV dari beberapa titik yang diduga memperlihatkan saat peristiwa terjadi dan memeriksa 7 saksi.
Main sebagai Pengganti, Calvin Verdonk Catat Rating Lebih Tinggi ketimbang Bek Kiri Utama Lille saat Hadapi Arsenal

Main sebagai Pengganti, Calvin Verdonk Catat Rating Lebih Tinggi ketimbang Bek Kiri Utama Lille saat Hadapi Arsenal

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mencatatkan statistik menarik meski Lille harus menelan kekalahan telak dari Arsenal dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027.
Formula 1 Kembali ke Afrika Setelah 33 Tahun, Rwanda Siap Jadi Tuan Rumah

Formula 1 Kembali ke Afrika Setelah 33 Tahun, Rwanda Siap Jadi Tuan Rumah

Formula 1 (F1) resmi mengumumkan kesepakatan kerja sama selama 10 tahun dengan Rwanda untuk menggelar Grand Prix Afrika pada awal dekade 2030-an.
Kini Jadi Rival, Yeum Hye-seon Tak Terima Lihat Aksi ‘Tengil’ Megawati Hangestri saat Berseragam Hyundai Hillstate

Kini Jadi Rival, Yeum Hye-seon Tak Terima Lihat Aksi ‘Tengil’ Megawati Hangestri saat Berseragam Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon kembali bertemu di Media Day V-League 2026/2027. Simak momen kocak keduanya yang kini menjadi rival.
Fans Arsenal Tepuk Tangan saat Calvin Verdonk Catat Sejarah di Liga Champions, Ternyata Ini Alasannya

Fans Arsenal Tepuk Tangan saat Calvin Verdonk Catat Sejarah di Liga Champions, Ternyata Ini Alasannya

Para fans Arsenal terlihat bertepuk tangan saat Calvin Verdonk catat sejarah di Liga Champions. Bek kiri Lille tersebut menjadi pemain aktif Timnas Indonesia pertama di Liga Champions.

Trending

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Cetak 73 Poin dalam Dua Laga, Rival Baru Megawati Hangestri Mendapat Julukan Ini dari Media Korea

Rival baru Megawati Hangestri, Yency Kindelan, tampil menggila di KOVO Cup 2026 dengan mencetak 73 poin dalam dua pertandingan. Performa impresif jadi sorotan.
Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Zhong Hui Melesat di Top Skor KOVO Cup 2026, Jadi Satu-satunya Pemain Kuota Asia di Papan Atas

Pemain asing Red Sparks, Zhong Hui melesat ke papan atas top skor KOVO Cup 2026. Hasil apik ini ia raih usai mengantarkan klubnya meraih kemenangan perdana.
Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Cuma Bareskrim, Kapolri Juga Geser Deretan Kapolresta dan Kirim Jenderal ke BIN, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali merombak jajaran kepemimpinannya dengan menggulirkan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri dan perwira menengah (pamen).
Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026, Rabu 14 Oktober: Megawati Hangestri Turun Gunung, Ada Hyundai Hillstate Vs Expressway Hi-Pass

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Rabu (14/10/2026), Megawati Hangestri dan skuad Hyundai Hillstate akhirnya akan unjuk gigi di laga perdana mereka di turnamen pramusim ini.
Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Baru Beberapa Kali Latihan di Hillstate, Megawati Hangestri Langsung Bikin Setter Timnas Korea Terpukau

Megawati Hangestri langsung mendapatkan pujian dari setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, meski baru menjalani latihan bersama selama beberapa hari. 
Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Hajime Moriyasu Masuk Kandidat Pelatih Timnas Malaysia, FAM Bidik Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, dikabarkan masuk radar Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, FAM menegaskan belum ada kontrak.
Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Belum 24 Jam Menjabat Sudah Diganti, Apa yang Terjadi di Balik Mutasi Super Kilat Kapolresta Sleman Kombes Nanang Haryono?

Kombes Nanang Haryono yang baru menyelesaikan prosesi serah terima jabatan sebagai Kapolresta Sleman, mendadak dipindahtugaskan sebelum genap sehari memimpin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT