News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sound Horeg Diupayakan Dapat HAKI Meski Berisik, Kemenkum Jatim Sebut Kreativitas Anak Bangsa: Kalau Ada yang Terganggu, Dibina

Meski keberadaan sound horeg menuai pro dan kontra di masyarakat, Kemenkumham Jatim menyebut bahwa eksistensinya sound horeng penting dalam lanskap kreativitas lokal.
Rabu, 23 April 2025 - 16:49 WIB
Ilustrasi - Sound Horeg diupayakan dapat HAKI oleh Kemenkumham Jatim.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Sinar Music Production

Jakarta, tvOnenews.com - Sound horeg yang belakangan ini terus ramai digemari sebagai hiburan berbasis audio yang marak di Jawa Timur, mulai mendapat perhatian pemangku kepentingan.

Bahkan, fenomena sound horeg diakui sebagai sebagai karya budaya yang potensial untuk dilindungi secara hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sebagian masyarakat tidak menyukai bahkan mencemooh sound horeg sebagai hiburan yang bising dan merugikan orang lain, tapi ada saja yang menyebut bahwa eksistensinya dinilai penting dalam lanskap seni dan kreativitas lokal.

Sound horeg bahkan diklaim berkembang dari sekadar hiburan rakyat menjadi pertunjukan yang memiliki nilai estetika dan teknis tersendiri.

Kini, hiburan audio dengan sound raksasa yang kian menjamur itu dipertimbangkan untuk mendapatkan pengakuan hukum sebagai wujud apresiasi terhadap inovasi komunitasnya.

Langkah ini diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur (Kemenkumham Jatim), yang melihat potensi sound horeg sebagai bagian dari kekayaan intelektual yang perlu didaftarkan dan dilindungi.

Melihat besarnya minat masyarakat, Kemenkumham Jatim mendorong agar komunitas sound horeg segera difasilitasi dalam proses pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Perlindungan ini dinilai penting agar karya yang lahir dari kreativitas rakyat tidak diambil alih atau disalahgunakan pihak lain.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, menyatakan bahwa desain dan sistem kerja sound horeg mengandung unsur teknis yang memenuhi syarat perlindungan hukum.

“Kan itu ada komponen kesistemannya di sana. Nanti tinggal kita arahkan. Saya akan sowan juga silaturahmi dengan Mas Brewo dan tim komunitas lain bisa ngumpul bareng. Karya-karya itu harus dihargai,” ujar Haris dikutip dari VIVA Jatim, Rabu (23/4/2025).

Sebagai informasi, Sound Horeg merupakan sistem audio besar yang dirancang untuk menghasilkan suara bertenaga tinggi.

Umumnya, perangkat ini dipasang di atas kendaraan atau panggung berjalan dengan susunan speaker yang presisi, sehingga mampu menjangkau pendengar hingga radius yang luas.

Hiburan ini diyakini berawal dari Kota Malang sekitar tahun 2014, dan sejak itu terus berkembang di berbagai daerah di Jawa Timur serta merembet ke Jawa Tengah.

Dalam banyak pertunjukan, sound horeg juga diiringi penari atau atraksi panggung lainnya untuk menciptakan suasana meriah, serta para pendengar yang umumnya turut berjoget di muka sound.

Sound horeg bahkan seolah menjadi hiburan wajib di berbagai agenda masyarakat seperti karnaval, festival desa, hingga parade kesenian.

Eksistensinya yang konsisten menjadikan sound horeg bagian dari identitas budaya Jawa Timur.

Ia juga menegaskan, pentingnya peran pemerintah dalam memberikan pengakuan atas karya masyarakat.

Sound horeg dinilainya sebagai bentuk perpaduan antara kreativitas seni dan keterampilan teknis yang pantas dijaga keberlanjutannya.

Rencana perlindungan hukum ini, diharapkan sound horeg dapat terus tumbuh sebagai kreativitas khas Jawa Timur sekaligus memperkuat posisi budaya lokal di tengah arus globalisasi hiburan, meskipun sebenarnya banyak dinilai sering merugikan orang lain. 

Jika Ada yang Terganggu, Bukan Berarti Dilarang

Jika mau jujur, sebenarnya tak sedikit masyarakat yang mengeluhkan suara keras dari sound horeg. Tak jarang getaran soun ini bersifat destruktif dan bisa memecahkan kaca hingga meruntuhkan bangunan.

Bahkan, sound horeg sering diputar keliling kampung atau di tengah-tengah pemukiman tanpa mempedulikan hak orang lain untuk mendapatkan ketentraman, terutama jika diputar hingga larut malam atau di lingkungan padat penduduk.

Menanggapi hal itu, Haris menilai solusi bukanlah pelarangan total, melainkan pendekatan persuasif.

“Kalau ada yang terganggu, itu cukup dilakukan pembinaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haris juga mengungkapkan bahwa permohonan HAKI di Jawa Timur menunjukkan peningkatan signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada triwulan pertama 2025, tercatat 10.333 permohonan, atau naik 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, ini menunjukkan bahwa semakin banyak pelaku kreatif yang sadar akan pentingnya perlindungan hukum atas karya mereka, termasuk komunitas sound horeg. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Prajurit Gugur, Indonesia Tetap di Garis Perdamaian Lebanon! Istana: Evaluasi Berjalan Tapi Tidak Tarik Pasukan

Tiga Prajurit Gugur, Indonesia Tetap di Garis Perdamaian Lebanon! Istana: Evaluasi Berjalan Tapi Tidak Tarik Pasukan

Pemerintah Indonesia memastikan tidak akan menarik pasukan penjaga perdamaian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), meski insiden tragis menewaskan tiga prajurit TNI di wilayah konflik tersebut.
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga klasik sarat gengsi pada lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini.
Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan kembali titik pemberhentian di kawasan Summarecon Bekasi untuk rute B11 (Summarecon Bekasi-Cawang) mulai hari ini, Sabtu.
Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengakui rasa kantuk menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Meski tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, Maarten Paes tetap dihujani kritik tajam pengamat Belanda usai performa naik-turun dan dinilai belum konsisten.
Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Sinyal insentif baru ini dinilai penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama untuk menjaga tren pertumbuhan penjualan motor listrik

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT