News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

May Day 2025: 200 Ribu Buruh Turun ke Jalan, Prabowo Turut Hadir, Ingat Lagi 6 Tuntutan Mereka ke Pemerintah! 

May Day 2025 di Jakarta diwarnai aksi damai 200 ribu buruh. Prabowo dijadwalkan berdialog langsung, buruh tuntut upah layak dan hapus outsourcing.
Kamis, 1 Mei 2025 - 08:49 WIB
may day 2025
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Jakarta, tvOnenews.com – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025).

Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day. Diperkirakan lebih dari 200 ribu buruh berpartisipasi dalam aksi damai yang tersebar di beberapa titik strategis ibu kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah koordinasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), para buruh menyuarakan enam tuntutan utama kepada pemerintah. Aksi ini berlangsung tertib dan dikawal ketat oleh aparat kepolisian yang juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di sekitar lokasi.

Enam Tuntutan Buruh di May Day 2025

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan bahwa tuntutan tahun ini lebih menitikberatkan pada perbaikan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi pekerja, yang dinilai belum optimal. Berikut adalah enam poin utama yang disuarakan:

1. Kenaikan UMP 2025 Tanpa PP 51/2023

 Buruh mendesak agar kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 tidak lagi merujuk pada PP Nomor 51 Tahun 2023 yang dianggap menekan kenaikan upah. Mereka meminta kenaikan di kisaran 8–10 persen.

2. Penetapan UMP DKI Jakarta Rp6,5 Juta

Para pekerja menuntut agar UMP DKI Jakarta 2025 ditetapkan sebesar Rp6,5 juta, mempertimbangkan tingginya biaya hidup di ibu kota.

3. Upah Lebih Tinggi untuk Masa Kerja di Atas Satu Tahun

Serikat pekerja meminta agar buruh yang telah bekerja lebih dari satu tahun mendapatkan kenaikan minimal 5 persen dari UMP sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas dan pengalaman kerja.

4. Diterbitkannya Upah Sektoral

 Tuntutan lain yang cukup kuat adalah diterapkannya upah sektoral, dengan kenaikan minimum 6 persen dari UMP sebagai bentuk keadilan antar sektor industri.

5. Penghapusan Sistem Outsourcing

 Sistem alih daya atau outsourcing dinilai merugikan buruh karena mengurangi hak-hak dasar pekerja. Para demonstran menuntut penghapusan praktik ini secara menyeluruh.

6.Perlindungan Hukum dan Revisi Omnibus Law

 Buruh mendesak pemerintah mencabut klaster ketenagakerjaan dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja dan memperkuat perlindungan hukum terhadap pekerja.

Aksi Damai di Monas hingga Balai Kota

Aksi yang berlangsung sejak pagi hari ini terpusat di Monas, Patung Kuda, dan kawasan Balai Kota DKI Jakarta. Meski diguyur hujan ringan, massa tetap bertahan dan meneriakkan aspirasi secara bergelombang. Bendera serikat pekerja, spanduk tuntutan, dan poster kritik terhadap kebijakan ketenagakerjaan tampak mendominasi suasana.

Untuk menghindari kemacetan parah, kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik, termasuk Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan MH Thamrin.

Prabowo Subianto Dijadwalkan Hadir Temui Buruh

Dalam perkembangan terbaru, Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam aksi May Day ini untuk berdialog dengan perwakilan buruh. Kehadiran Prabowo menjadi sorotan karena dianggap sebagai bentuk keterbukaan politik terhadap suara pekerja.

Menurut informasi yang dihimpun, Prabowo akan bergabung dalam forum dialog terbuka yang akan digelar di sekitar area Monas. Ia disebut ingin mendengar langsung aspirasi buruh serta menyampaikan komitmennya dalam memperbaiki iklim ketenagakerjaan di Indonesia.

“Kita ingin Indonesia maju bersama dengan pekerjanya. Saya datang bukan hanya untuk mendengar, tapi juga untuk bekerja sama,” ujar Prabowo dalam pernyataan tertulis yang dibagikan kepada media pagi ini.

Respons Pemerintah: Dialog Terbuka dengan Buruh

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, juga telah menerima perwakilan buruh dalam sebuah dialog terbuka di Balai Kota. Dalam pertemuan tersebut, ia menyatakan kesiapan Pemprov DKI untuk menampung aspirasi dan menjadikannya bahan pertimbangan dalam penentuan kebijakan UMP ke depan.

“Kami mendengar langsung apa yang menjadi suara para buruh. Pemerintah terbuka untuk mencari solusi terbaik, demi kesejahteraan pekerja sekaligus keberlanjutan dunia usaha,” ujar Teguh.

Semangat Buruh Masih Menyala

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

May Day tahun ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan pengingat bahwa perjuangan buruh dalam menuntut hak-hak dasar masih jauh dari selesai. Aksi ini menunjukkan bahwa suara pekerja tetap menjadi kekuatan penting dalam menentukan arah kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Dengan massa yang besar namun damai, serta tuntutan yang terstruktur, May Day 2025 menjadi cermin kedewasaan gerakan buruh Indonesia yang tidak hanya bersuara, tapi juga siap berdialog—bahkan langsung dengan pemimpin negeri. (nsp) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil impresif. Les Bleus sukses meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan pun.
Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta dukungan penuh suporter kembali hadir ketika skuad Garuda menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Mengingat kembali sosok pelatih Ko Hee-jin yang dekat dengan Megawati Hangestri dan pemain lainnya. Ada satu kebiasaan baik yang melekat selama Megatron bermain
Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje akhirnya angkat bicara soal tuduhan curang yang dilontarkan Ilia Topuria setelah duel UFC Freedom 250. Sang juara kelas ringan UFC menilai klaim.
UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

Alfatha Abda, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT