GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Bakrie Ungkap Strategi Ekonomi RI di Forum Milken 2025, Dari Alas Kaki hingga Mineral Kritis

Anindya Bakrie menyampaikan pentingnya membangun kerja sama perdagangan dan investasi yang seimbang
Kamis, 8 Mei 2025 - 19:17 WIB
Anindya Bakrie Ungkap Strategi Ekonomi RI di Forum Milken 2025, Dari Alas Kaki hingga Mineral Kritis
Sumber :
  • istimewa

Los Angeles, tvOnenews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menjadi salah pembicara dalam ajang bergengsi Milken Institute Global Conference 2025 yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (06/05/2025) waktu setempat. 

Dalam forum tersebut, Anindya Bakrie atau Anin sapaan akrabnya menyampaikan pentingnya membangun kerja sama perdagangan dan investasi yang seimbang antara Indonesia dan AS.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kali ini Indonesia hadir dengan delegasi yang lumayan. Saya sebagai pembicara, Pak Pandu Sjahrir (Chief of Investment Officer) dari Danantara juga pembicara, dan ada Pak Dino Patti Djalal yang juga merupakan Milken Fellow," ujar Anin.
 
Anin menekankan bahwa kehadiran delegasi Indonesia bertujuan bukan hanya untuk memperkuat relasi bisnis, tetapi juga untuk memperkenalkan wajah baru Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

"Acara seperti ini sangat penting untuk mengenalkan siapa itu Indonesia yang baru, serta meyakinkan dunia untuk datang dan berinvestasi di Indonesia,” kata Anin. Lebih lanjut, Anin juga menyampaikan bahwa perdagangan bilateral harus dilihat dari perspektif yang lebih luas, mencakup sektor-sektor strategis seperti mineral kritis, kesehatan, hingga teknologi. 

"Kalau benar kita bisa mencari jalan untuk membuat trade yang menjadi seimbang dengan Amerika (Serikat), tentu kita ingin menjual lebih banyak lagi suatu produk-produk yang padat modal industri-nya. Seperti tentunya alas kaki, garmen, elektronik, karet, dan lain-lain. Tapi sebaliknya dari Amerika (Serikat) bisa menyediakan protein dari misalnya kedelai, dari juga susu, dari daging," jelas Anin. 

Anin menargetkan total nilai perdagangan Indonesia-AS dapat meningkat dari 40 miliar dolar AS menjadi 80 miliar dolar AS dalam dua tahun mendatang.  

“Artinya, akan lebih banyak lapangan kerja yang tercipta. Saat ini ada 2,1 juta orang yang terlibat di tiga sektor utama (yaitu) alas kaki, garmen, dan elektronik. Kalau ini bisa tumbuh dua hingga tiga kali lipat, kita bisa menambah 200 hingga 400 ribu pekerja lagi,” ungkap Anin. 

Lebih jauh, Anin juga menyinggung soal tantangan global seperti tarif perdagangan.  Anin menyatakan bahwa kebijakan tersebut berada di ranah pemerintah, namun Indonesia telah menyiapkan strategi diplomatik yang konstruktif. 

"Mereka (AS) suka bahwa pemerintah Indonesia ingin memberikan satu cara yang baik, yaitu diplomasi. Bukan retaliasi. Lalu berpikir juga bagaimana bisa mengalihkan tentunya impor daripada Migas dari negara lain ke Amerika (Serikat)," kata Anin. 

Anin menegaskan pentingnya investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.  

"Tahun lalu saja (Indonesia menerima investasi) ada 100 miliar dolar AS, di mana setengahnya dari luar negeri. Kalau kita ingin terus berkembang (pertumbuhan ekonomi) mencapai 8 persen, jumlahnya itu kan harus terus ditambah," tandas Anin. 

Sebagai informasi, Milken Institute Global Conference 2025 adalah forum tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh Milken Institute, sebuah lembaga think tank nirlaba dan nonpartisan yang berfokus pada percepatan kemajuan global di bidang kesehatan, keuangan, teknologi, dan kebijakan publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari www.mikeninstitute.org , konferensi ini mempertemukan lebih dari 5.000 peserta dari lebih dari 80 negara, termasuk CEO, pejabat pemerintah, filantropis, ilmuwan, investor, dan tokoh budaya. Dengan lebih dari 900 pembicara dan 200 sesi, acara ini menjadi wadah untuk membahas tantangan global dan mencari solusi inovatif

(vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Timnas Indonesia: Bek Jerman Bisa Main Tanpa Naturalisasi, hingga Bek Berdarah Maluku Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks

Terpopuler Timnas Indonesia: Bek Jerman Bisa Main Tanpa Naturalisasi, hingga Bek Berdarah Maluku Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks

Gelombang pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia memasuki babak baru. Berikut tiga berita terpopuler Timnas Indonesia pilihan redaksi tvOnenews.com.
Andrew Jung Bicara Jujur soal Situasi Sebenarnya ketika Bobotoh Invasi Lapangan di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Andrew Jung Bicara Jujur soal Situasi Sebenarnya ketika Bobotoh Invasi Lapangan di Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi

Striker Persib Bandung, Andrew Jung, memberikan reaksi setelah Bobotoh menginvasi lapangan di laga kontra Ratchaburi. Duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sempat ricuh.
Penyidik Kejati Sumsel OTT Anggota DPRD Muara Enim Beserta Anak Kandungnya 

Penyidik Kejati Sumsel OTT Anggota DPRD Muara Enim Beserta Anak Kandungnya 

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan laksanakan operasi tanggap tangan (OTT) terhadap anggota DPRD inisial KT dan anak kandungnya KT berinisial RA.
Red Sparks Resmi Pertama Kalinya Cetak Sejarah Buruk di Liga Voli Korea, Tim Besutan Ko Hee-jin Kian Terpuruk

Red Sparks Resmi Pertama Kalinya Cetak Sejarah Buruk di Liga Voli Korea, Tim Besutan Ko Hee-jin Kian Terpuruk

Red Sparks untuk pertama kalinya mencetak sejarah buruk usai mantan tim Megawati Hangestri kembali menelan kekalahan di Liga Voli Korea 2025-2026.
Kasus Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai, Pengemudi Siapkan Ganti Rugi Rp25 Juta

Kasus Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai, Pengemudi Siapkan Ganti Rugi Rp25 Juta

Sementara itu, Murodih menegaskan usai adanya mediasi dari keduanya, saat ini perkara tengah dihentikan.
Di Hadapan Investor AS, Prabowo Pamer Rekam Jejak RI: Tak Pernah Sekali Pun Gagal Bayar Utang

Di Hadapan Investor AS, Prabowo Pamer Rekam Jejak RI: Tak Pernah Sekali Pun Gagal Bayar Utang

Pemerintahan baru, kata dia, tetap menghormati kewajiban yang dibuat rezim sebelumnya, bahkan jika berasal dari rival politik.

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT