News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Dorong Pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor untuk Percepat Hilirisasi Industri

Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui menilai potensi Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang disimpan dalam negeri bisa dimanfaatkan untuk mendorong hilirisasi.
Rabu, 14 Mei 2025 - 16:31 WIB
Ilustrasi Hilirisasi Mineral RI.
Sumber :
  • Dok. Peta Hilirisasi

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang kini wajib disimpan dalam negeri, diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mempercepat transformasi industri dalam negeri.

Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui menilai potensi DHE sangat besar jika dikelola dengan pendekatan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, dengan menempatkan dana ekspor di bank nasional, Indonesia bisa mempercepat proses hilirisasi, mulai dari pembangunan smelter hingga penguatan riset dan pengembangan teknologi.

“Kalau dana ekspor diputar di dalam negeri, hilirisasi bisa dipercepat. Kita bisa naik kelas dari penjual bahan mentah jadi eksportir produk bernilai tambah,” ujar anggota komisi yang membidangi energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi, dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (14/5/2025).

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 yang mengatur tentang kewajiban penempatan DHE di dalam negeri.

Aturan tersebut mengharuskan para eksportir sumber daya alam (SDA), termasuk dari sektor pertambangan dan energi (minerba), untuk menempatkan seluruh devisa hasil ekspor di bank dalam negeri selama minimal 12 bulan.

Kebijakan ini bertujuan untuk memperkuat cadangan devisa nasional, menstabilkan nilai tukar rupiah, dan meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.

Alfons menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa DHE harus dikelola secara strategis agar tidak hanya menjadi sumber keuntungan bagi pihak luar, tapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional.

“Kebijakan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Sudah saatnya hasil ekspor kita dimanfaatkan untuk memperkuat industri nasional,” kata dia.

Ia menambahkan, dana devisa yang disimpan di bank dalam negeri tetap bisa digunakan oleh pelaku usaha untuk berbagai keperluan seperti operasional, pembayaran pajak, impor bahan baku, maupun pelunasan utang.

Selain itu, pemerintah memberikan insentif berupa pembebasan pajak atas bunga deposito serta kemudahan menjadikan DHE sebagai jaminan untuk pengajuan kredit.

Lebih jauh, Alfons menekankan bahwa penempatan DHE secara domestik akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Semakin banyak dana yang berputar di dalam negeri, maka semakin besar pula peluang peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan konsumsi masyarakat.

Menurutnya, dampak positif ini akan terasa langsung di daerah-daerah penghasil sumber daya alam seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor mineral dan tambang nasional.

Ia pun menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan agar kebijakan penempatan DHE dapat berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang penting bukan cuma aturannya, tapi pelaksanaannya. Pemerintah harus aktif memberi insentif dan memastikan sistem perbankan siap menampung dana besar,” katanya.

Dalam pandangan Alfons, DHE tidak sekadar instrumen stabilitas keuangan. Lebih dari itu, ia adalah alat strategis yang bisa digunakan untuk memperkuat struktur industri, memperluas lapangan kerja, dan mempercepat pembangunan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaminan Al Nassr ke Ronaldo agar CR7 Tak Mogok Main Lagi: Mengembalikan Wewenang

Jaminan Al Nassr ke Ronaldo agar CR7 Tak Mogok Main Lagi: Mengembalikan Wewenang

Keputusan Ronaldo untuk mengakhiri aksi mogok main dipicu oleh langkah manajemen Al Nassr yang memberikan sejumlah jaminan kepada CR7. Jaminan seperti apa itu?
Timnas Indonesia Dilaporkan Bakal Lawan Tanjung Verde Sebelum Piala Dunia 2026 Digelar

Timnas Indonesia Dilaporkan Bakal Lawan Tanjung Verde Sebelum Piala Dunia 2026 Digelar

Timnas Indonesia kabarnya bakal melawan negara peserta Piala Dunia 2026, Tanjung Verde, pada Mei atau Juni mendatang. Rumor ini bersirkulasi di media sosial X.
Head to Head Persib Bandung saat Hadapi Wakil Thailand: Menang 3 Kali, Ratchaburi FC Jadi Target Selanjutnya

Head to Head Persib Bandung saat Hadapi Wakil Thailand: Menang 3 Kali, Ratchaburi FC Jadi Target Selanjutnya

Meski belum bertemu Ratchaburi FC sebelumnya, Persib Bandung ternyata pernah tujuh kali hadapi klub Thailand. Tim kebanggan Bobotoh itu tercatat menang 3 kali.
Megawati Dapat Gelar Honoris Causa dari Kampus Arab Saudi, Ini Alasannya

Megawati Dapat Gelar Honoris Causa dari Kampus Arab Saudi, Ini Alasannya

Dia kini menerima gelar tersebut dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, Senin (9/2/2026) waktu setempat.
KSAD Bocorkan Opsi Kirim 5.000–8.000 Personel ke Perdamaian Gaza, Fokus Medis dan Rekonstruksi

KSAD Bocorkan Opsi Kirim 5.000–8.000 Personel ke Perdamaian Gaza, Fokus Medis dan Rekonstruksi

Pernyataan itu disampaikan Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan TNI–Polri bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
Jejak Kabur Bos Blueray Cargo: KPK Telusuri Dugaan John Field Hilangkan Barang Bukti Saat Melarikan Diri di Kasus Impor Barang KW

Jejak Kabur Bos Blueray Cargo: KPK Telusuri Dugaan John Field Hilangkan Barang Bukti Saat Melarikan Diri di Kasus Impor Barang KW

Penelusuran dilakukan karena adanya jeda waktu antara John Field yang kabur saat operasi tangkap tangan (OTT) dan penyerahan diri ke KPK.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

6 Kali Menang Beruntun, Al Nassr Ada di Posisi Berapa dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Meski tanpa kehadiran Ronaldo di dua laga terakhir yang mereka jalani, Al Nassr sukses mempertahankan tren positif dan terus bersaing di papan atas klasemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT