GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Total Hadiah Jam Rolex untuk Timnas Usai Kalahkan China Tembus Rp5,4 Miliar, Ini Spesifikasi dan Modelnya

Presiden Prabowo beri jam Rolex GMT-Master II senilai Rp5,4 miliar untuk Timnas usai kalahkan China. Ini spesifikasi dan makna simbolisnya.
Selasa, 10 Juni 2025 - 08:04 WIB
Jam tangan Rolex hadiah Prabowo untuk pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com – Kemenangan Timnas Indonesia atas China pada Kamis (5/6/2025) tidak hanya disambut meriah oleh publik, tapi juga mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam bentuk hadiah eksklusif: jam tangan mewah Rolex GMT-Master II.

Jam tangan tersebut dikenal sebagai salah satu model paling ikonik dari Rolex, yang dirancang untuk para pelancong dan profesional global. Model GMT-Master II memiliki fitur utama berupa jarum waktu ganda (GMT hand) yang memungkinkan pemakainya membaca dua zona waktu sekaligus—fitur yang semula dikembangkan untuk para pilot internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga dan Spesifikasi

Berdasarkan harga pasar terkini, GMT-Master II memiliki harga retail rata-rata sekitar Rp180 juta per unit, tergantung dari varian material dan warna bezel. Model yang paling sering ditemukan di pasar Indonesia antara lain:

  • Rolex GMT-Master II "Pepsi" (bezel biru-merah, baja tahan karat): ± Rp180–200 juta

  • Rolex GMT-Master II "Root Beer" (bezel cokelat-hitam, kombinasi baja dan emas): bisa mencapai Rp230 juta

  • Movement: Calibre 3285 buatan Rolex

  • Power Reserve: ±70 jam

  • Water Resistance: 100 meter

  • Fitur: Display tanggal, jarum GMT, mekanisme stop-seconds untuk pengaturan presisi

Jika diberikan kepada seluruh anggota skuad Timnas, berikut estimasi nilainya:

  • Jumlah penerima: ±30 orang (23 pemain dan sekitar 7 staf termasuk pelatih)

  • Estimasi total nilai: Rp180 juta × 30 = Rp5,4 miliar

Bentuk Apresiasi Simbolis

Hadiah ini menjadi simbol apresiasi pemerintah atas kerja keras Timnas Indonesia yang menunjukkan performa impresif di laga penting kontra China. Presiden Prabowo Subianto sendiri dikenal sebagai sosok yang memberikan perhatian besar terhadap pembinaan olahraga nasional.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani turut mengapresiasi bentuk penghargaan tersebut, sembari mengingatkan pentingnya keadilan dan konsistensi dalam pemberian apresiasi kepada atlet lintas cabang olahraga.

"Saya mendorong agar pemerintah juga memperhatikan cabang olahraga lain yang telah berprestasi di kancah internasional," ujar Lalu, Senin (9/6/2025).

Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, telah diatur bahwa atlet berprestasi berhak mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat, daerah, maupun pihak swasta. Hal ini menjadi dasar perlunya kebijakan apresiasi yang transparan dan inklusif.

Penegasan Komitmen Pemerintah

Kementerian Pemuda dan Olahraga diharapkan dapat menyusun mekanisme penghargaan yang jelas dan berkeadilan, untuk memastikan seluruh atlet mendapat perlakuan yang setara berdasarkan prestasi dan kontribusi masing-masing di level nasional maupun internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadiah jam tangan mewah kepada Timnas bukan hanya bentuk selebrasi, tetapi juga pesan simbolik bahwa perjuangan dan kerja keras atlet Indonesia mendapatkan tempat di mata negara.

Dengan nilai total yang mencapai miliaran rupiah, apresiasi ini diharapkan menjadi penyemangat tidak hanya bagi Timnas sepak bola, tetapi juga bagi seluruh atlet Indonesia untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa. (aag/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT