News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi Puji Program Makan Bergizi Gratis: Sehatkan Anak, Gerakkan Ekonomi Desa!

Akademisi puji program makan bergizi gratis. Anak sehat, ekonomi desa hidup, IQ meningkat, rakyat untung, bangsa kuat menuju 2045.
Rabu, 11 Juni 2025 - 14:57 WIB
Ilustrasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.comProgram Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan cuma soal isi piring anak sekolah. Menurut akademisi Syamsul Qamar dari UIN Makassar, ini adalah gerakan strategis yang bisa mengguncang kemiskinan dan menghidupkan ekonomi lokal.

“Program MBG adalah investasi jangka panjang. Ini tentang membentuk generasi sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing,” ujar Syamsul dalam kegiatan sosialisasi MBG di Makassar, Rabu (11/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makanan Bergizi, Ekonomi Petani Bangkit

Program yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ini disusun bukan hanya demi mencukupi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tapi juga memutar roda ekonomi desa. Bahan pangan untuk MBG diprioritaskan dari petani, peternak, nelayan, hingga UMKM lokal.

“Kita ingin petani dan pelaku UMKM desa dapat pasar yang stabil. Ini percepatan pembangunan dari akar rumput,” tegas Syamsul.

Efek Domino MBG: Dari IQ Anak Bangsa Hingga Ketimpangan Wilayah

Menurut perwakilan BGN, Ikeu Tanziha, MBG juga akan menopang peningkatan IQ anak bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Infrastruktur pendukung seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan mengandalkan tenaga lokal dan bahan baku dalam radius 6 km, menjangkau hingga 3.500 penerima manfaat per SPPG.

“Ini bukan sekadar program makan, ini revolusi gizi dan ekonomi rakyat dalam satu paket,” kata Ikeu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan: Kepercayaan Publik Jadi Kunci

Meski manfaat MBG melimpah di banyak sektor — kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi — keberhasilannya tetap bertumpu pada dukungan dan keterlibatan masyarakat. Tanpa itu, kata Syamsul, program hanya akan jadi proyek tanpa dampak nyata. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT