GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Minyak Terbang, Dunia Dag-Dig-Dug! Serangan AS ke Iran Guncang Pasar Global

Serangan AS ke fasilitas nuklir Iran picu lonjakan harga minyak, guncang pasar global, dan dorong investor cari aset aman.
Senin, 23 Juni 2025 - 08:15 WIB
Ilustrasi harga minyak dunia
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Dunia dibuat terkejut. Amerika Serikat melancarkan serangan militer besar-besaran ke fasilitas nuklir Iran. Presiden AS Donald Trump menyebutnya sebagai "keberhasilan militer yang spektakuler", mengklaim bahwa situs pengayaan uranium milik Iran telah "dihancurkan total". Namun di balik euforia itu, pasar global mulai gemetar—dan harga minyak terbang tinggi.

Reaksi spontan investor tak bisa dihindari. Ketegangan yang melibatkan tiga kekuatan besar—AS, Iran, dan Israel—membuat pasar global menghadapi ancaman nyata. Ketika Iran memperingatkan akan "konsekuensi abadi", harga minyak global langsung naik dan investor memburu aset safe haven seperti dolar dan obligasi AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pasar akan panik di awal. Harga minyak kemungkinan melonjak,” kata Mark Spindel, CIO Potomac River Capital melansir dari Reuters. 

“Meski Trump menyebut ini sudah selesai, pada kenyataannya kita sedang memasuki wilayah berbahaya.” tambahnya. 

Lonjakan Minyak, Ancaman Inflasi

Harga minyak mentah Brent telah naik hampir 18% sejak 10 Juni, menembus level tertinggi lima bulan terakhir di $79,04. Jika Iran memutuskan membalas dengan menyerang infrastruktur minyak AS di Timur Tengah atau memblokir Selat Hormuz—jalur ekspor vital bagi Arab Saudi, UEA, Irak, dan Kuwait—harga minyak bisa tembus $100 per barel.

“Respons Iran bisa sangat menentukan. Bila mereka bertindak sesuai ancaman sebelumnya, kita menuju $100 oil,” ujar Saul Kavonic, analis energi di MST Marquee.

Lonjakan harga minyak ini diprediksi memicu inflasi global dan mempersempit peluang bank sentral untuk menurunkan suku bunga. Dalam jangka pendek, konsumen dan pelaku industri akan menanggung beban berat.

Pasar Saham dan Mata Uang Terombang-ambing

Menariknya, sebagian bursa Timur Tengah yang buka pada hari Minggu—seperti di Qatar, Kuwait, dan Arab Saudi—justru tidak menunjukkan gejolak besar. Indeks utama di Tel Aviv bahkan mencetak rekor tertinggi.

Namun para analis sepakat, badai bisa datang saat pasar utama dunia dibuka.

Di sisi lain, nilai dolar AS bisa menguat karena aksi "flight to safety". Namun ada juga ketidakpastian karena pasar sedang sangat sensitif terhadap risiko inflasi.

“Apakah kita akan lihat pelarian ke aset aman? Kalau ya, itu bisa bikin imbal hasil turun dan dolar menguat,” kata Steve Sosnick dari IBKR.

Efek Domino: Dari Kripto hingga Bursa Saham Dunia

Sentimen investor ritel juga terpukul. Harga Ether, kripto terbesar kedua, anjlok 8,5% hanya dalam sehari, dan sudah turun 13% sejak Israel melancarkan serangan awal ke Iran pada 13 Juni.

Namun sejarah membuktikan: dampak ke pasar saham bisa bersifat sementara. Data dari Wedbush Securities menunjukkan bahwa indeks S&P 500 rata-rata naik 2,3% dalam dua bulan setelah konflik besar Timur Tengah, meski sempat turun tipis di tiga minggu pertama.

Arah Selanjutnya: Damai atau Kiamat Ekonomi?

Beberapa ekonom memprediksi bahwa kekalahan strategis Iran bisa memaksa negara itu menerima kesepakatan damai dengan AS dan Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan penghancuran total fasilitas nuklirnya, Iran kehilangan daya tawar. Mereka bisa saja menekan tombol damai,” kata Jamie Cox dari Harris Financial Group.

Tapi jika sebaliknya, dan Iran justru memilih eskalasi, dunia bisa bersiap menghadapi gejolak ekonomi yang lebih dalam—dari inflasi, krisis energi, hingga potensi resesi global. (reu/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT