GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jerome Powell Waspadai Lonjakan Harga Akibat Tarif Trump, Suku Bunga Masih Ditahan di 4,25%-4,5%

Jerome Powell waspadai risiko inflasi akibat tarif Trump, Fed tahan suku bunga 4,25%-4,5% sambil pantau harga konsumen.
Kamis, 26 Juni 2025 - 10:11 WIB
Kebijakan The Fed Buat Permintaan Dolas AS Meningkat, Nilai Tukar Rupiah Jadi Turun
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell memperingatkan risiko inflasi yang lebih persisten akibat kebijakan tarif dagang Presiden AS Donald Trump, yang dinilai berpotensi memicu tekanan harga lebih kuat dari sekadar lonjakan sesaat. Hal ini membuat bank sentral memilih menahan suku bunga acuan di level 4,25%–4,5% untuk sementara waktu.

Dalam kesaksiannya selama dua hari di hadapan Kongres AS, Powell menyatakan bahwa meskipun teori ekonomi menyebut tarif sebagai "kejutan satu kali" terhadap harga, kenyataannya bisa jauh lebih kompleks. “Itu bukan hukum alam,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika dampaknya cepat dan selesai, maka besar kemungkinan hanya satu kali. Tapi kami sebagai penjaga kestabilan harga, wajib mengelola risiko itu,” ujarnya.

Ketidakpastian Tarif Hambat Langkah Pemangkasan Suku Bunga

The Fed hingga kini masih membuka kemungkinan untuk memangkas suku bunga dua kali tahun ini, tetapi belum menentukan waktu yang pasti. Salah satu penyebabnya adalah ketidakpastian seputar tarif baru yang akan mulai berlaku pada 9 Juli 2025, dengan spekulasi berkisar antara tarif dasar 10% hingga kebijakan yang lebih agresif.

Powell mengakui belum ada preseden modern terkait lonjakan tarif sebesar yang direncanakan pemerintahan Trump. Ia menyebutkan inflasi yang sudah berada di atas target 2% selama empat tahun terakhir meningkatkan risiko tekanan harga baru menjadi inflasi yang lebih bertahan lama.

“Kondisinya berbeda kali ini. Belum pernah ada preseden serupa,” kata Powell.

Trump Desak Fed Potong Suku Bunga, Kritik Menguat

Sementara itu, Presiden Trump kembali mendesak The Fed untuk segera menurunkan suku bunga, dan bahkan mengisyaratkan akan mengganti Powell ketika masa jabatannya habis pada Mei 2026. Dalam pernyataannya, Trump menyebut sudah mengerucut pada “tiga atau empat” nama calon pengganti.

Ketegangan antara Trump dan Powell juga mencuat dalam sidang, saat Senator Republik Bernie Moreno menuduh Powell “tidak suka tarif” dan membentuk kebijakan melalui “lensa politik.” Namun Senator Thom Tillis mengingatkan pentingnya kehati-hatian, mengingat perusahaan besar seperti Walmart pun masih kesulitan memproyeksikan dampak tarif terhadap harga dan permintaan.

Proyeksi Ekonomi Fed Masih Terbelah

Proyeksi ekonomi terbaru dari The Fed menunjukkan perpecahan sikap di antara 19 pembuat kebijakan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • 10 orang memperkirakan akan ada dua atau lebih pemangkasan suku bunga tahun ini,

  • 7 orang tidak melihat perlunya pemangkasan sama sekali.

Powell menambahkan bahwa dampak tarif terhadap harga konsumen akan mulai terlihat pada data Juni dan Juli 2025. Jika ternyata harga tidak naik setinggi yang diperkirakan, maka ruang untuk penyesuaian kebijakan akan terbuka. (reu/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Kiai Ashari diduga dibantu oleh pengurus internal ponpes untuk melancarkan aksinya. Seorang warga Bekasi diduga ikut terlibat dalam kasus pencabulan Kiai Ashari
Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sejarah bukanlah sekadar cerita usang yang harus ditinggalkan. 
Upaya Berantas Penyelundupan BBL,  Presiden Diminta Bentuk Satgas

Upaya Berantas Penyelundupan BBL, Presiden Diminta Bentuk Satgas

Founder dan Owner Bandar Laut Dunia Grup atau Balad Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot sederet kasus penyelundupan Benih Bening Lobster atau BBL ke luar negeri.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT