News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prasasti Resmi Diluncurkan, Kadin Dukung Penguatan Peran "Think Tank" Nasional

Indonesia hanya memiliki sekitar 37 lembaga think tank, jauh di bawah Amerika Serikat (AS) dengan lebih dari 2.000 lembaga, China (1.400), India (600), bahkan Vietnam (180).
Selasa, 1 Juli 2025 - 08:09 WIB
Prasasti Resmi Diluncurkan, Kadin Dukung Penguatan Peran "Think Tank" Nasional
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung dan menyambut baik hadirnya lembaga - lembaga pemikir atau "think tank" nasional, seperti Prasasti yang baru saja diresmikan. Bertambahnya lembaga pemikir diharapkan dapat membantu menyuarakan masukan dunia usaha secara lebih efektif. 

Lembaga think tank Prasasti Center for Policy Studies atau Prasasti secara resmi diluncurkan pada Senin (30/6/2025) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Prasasti hadir sebagai mitra bagi para pemangku kepentingan mendorong tercapainya keberhasilan bersama melalui riset komprehensif, dialog strategis dan kolaborasi lintas sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Carmelita Hartoto turut hadir di acara tersebut, sekaligus mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie.

“Kadin sangat mendukung Prasasti karena ini sangat diperlukan. Karena kita kalau kadang-kadang mendapat kesulitan juga untuk berbicara langsung kepada pemerintah, dengan Prasasti ini kita juga bisa mengharapkan Prasasti (untuk) menyampaikannya. (Dan) bukan hanya menyampaikan, juga membuat studi-studi bersama-sama Kadin yang kemudian bisa disampaikan kepada pemerintah,” kata Carmelita.

Sementara itu, anggota Board of Advisors Prasasti, Hashim S. Djojohadikusumo, menyatakan, Prasasti akan menjadi entitas independen yang menyampaikan penilaian objektif berbasis sains dan data, termasuk untuk program prioritas nasional, salah satunya ialah program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya kira fungsi dari Prasasti adalah untuk menjadi suatu badan atau entitas yang bisa berikan penilaian objektif terhadap Makan Bergizi Gratis (MBG). Saya berharap bahwa Prasasti bisa memberikan penilaian-penilaian, pengkajian-pengkajian bagaimana kita bisa perbaiki, kita bisa sempurnakan, kita bisa lihat mana yang titik-titik yang lemah, ini berdasarkan data dan sebagainya,” kata Hashim.

Hashim juga menyinggung target ambisius pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai karena didukung program-program strategis yang dijalankan saat ini, termasuk hilirisasi dan kebijakan luar negeri bebas aktif yang menarik minat investasi.

“Tantangan yang diberikan Pak (Presiden) Prabowo Subianto adalah target 8 persen pertumbuhan ekonomi. Saya sudah lihat animo atau minat dari investor luar negeri begitu besar. Itu berarti apa? Itu berarti bahwa kebijakan kita tetap untuk menganut kebijakan free dan bebas aktif politik luar negeri itu berhasil," tegas Hashim, yang juga merupakan Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia.

Kawal Arah Pembangunan

Dalam kesempatan yang sama, anggota Board of Advisors Prasasti lainnya, Burhanuddin Abdullah, menekankan pentingnya peran think tank untuk mengawal arah pembangunan nasional. Menurutnya, Indonesia masih memiliki jumlah lembaga pemikir yang relatif sedikit dibanding negara lain.

“Mengapa peran kelompok pemikir, peran think tank itu penting di tengah perubahan dunia yang begitu cepat? Bangsa yang unggul bukanlah bangsa yang kaya sumber daya, tetapi bangsa yang mampu mengelola pengetahuan. Bangsa yang berpikir jernih, menyusun langkah strategis, dan merumuskan kebijakan yang berbasis data dan kepentingan publik,” ungkap Burhanuddin.

Ia menambahkan, saat ini Indonesia hanya memiliki sekitar 37 lembaga think tank, jauh di bawah Amerika Serikat (AS) dengan lebih dari 2.000 lembaga, China sekitar 1.400, India sekitar 600, bahkan Vietnam mencapai 180 lembaga.

“Ini bukan sekadar angka, ini cermin dari kapasitas ekosistem pemikiran bangsa kita. Sebuah (lembaga) think tank yang kuat memiliki fungsi strategis menjadi penghubung antara ilmu, invention, inovasi, dan kebijakan,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peresmian Prasasti, turut hadir jajaran pengurus Kadin Indonesia di antaranya Wakil Ketua Umum Koordinator (WKUK) Bidang Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana M. Azis Syamsuddin, WKUK Bidang Pengembangan Ekspor Juan Permata Adoe, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, WKU Bidang Keanggotaan Widiyanto Saputro, dan WKU Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Suryani Motik.

Selain itu, hadir pula jajaran Ketua Umum Kadin Provinsi di antaranya Ketua Umum Kadin Provinsi Aceh Muhammad Iqbal Piyeung, Ketua Umum Kadin Provinsi Sumatera Barat Buchari Bachter, Ketua Umum Kadin Provinsi Sumatera Utara Firsal Dida Mutyara, serta Ketua Umum Kadin Provinsi Kalimatan Selatan Shinta Laksmi Dewi. (hsb)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang Kehilangan 3 Jari Ternyata Bukan Pelempar Petasan ke Emil Audero, Pelaku yang Sebenarnya Sudah Ditangkap

Fans Inter Milan yang melakukan pelemparan petasan kepada Emil Audero nyatanya masih remaja dan ditangkap polisi. Namun, dia bukan tersangka yang kehilangan tiga jari.
Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Resmi! Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam, sang Striker Timnas Indonesia Ungkap Alasannya

Persija Jakarta resmi merekrut Mauro Zijlstra dari FC Volendam jelang penutupan bursa transfer paruh musim Super League. Sang striker Timnas Indonesia mengungkap alasannya untuk gabung Macan Kemayoran.
Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Video Motor Patwal Berhentikan Bus Transjakarta Viral di Media Sosial, Polisi Tegaskan Bukan Pelanggaran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi motor patroli dan pengawalan (Patwal) diduga menghadang bus Transjakarta saat kondisi jalan padat merayap.
Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Purbaya Tegaskan Pencabutan Izin Tambang Martabe Demi Perbaiki Iklim Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, langkah pemerintah mencabut izin tambang emas Martabe di Tapanuli, Sumatera Utara merupakan bagian dari upaya memperbaiki iklim investasi nasional.
Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Rahasia Kontrak Cristiano Ronaldo Terbongkar, CR7 Bisa Tinggalkan Al Nassr di Bursa Musim Panas Ini?

Klausul rahasia Cristiano Ronaldo di Al Nassr terungkap. Dengan nilai Rp800 miliar, CR7 berpeluang hengkang musim panas jika ketidakpuasan pada klub tak kunjung reda.
Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Boyong Enzo Fernandez, Manfaatkan Celah Minim Prestasi The Blues

Real Madrid dikabarkan siap menebus Enzo Fernandez dengan tawaran fantastis demi memperkuat lini tengah. Gelandang Chelsea itu disebut ingin hengkang musim panas nanti.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT