News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemprov Jakarta Desak PIK Kelola Sampah Sendiri: Jangan Bebani Bantargebang Lagi!

Ketergantungan Pantai Indah Kapuk (PIK) terhadap sistem pengangkutan sampah DKI sebenarnya melanggar aturan daerah sehingga harus segera menanggung sampahnya sendiri.
Rabu, 9 Juli 2025 - 14:17 WIB
Kadis LH DKI Jakarta Asep Kuswanto.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) wajib mengolah sampahnya sendiri tanpa terus membebani Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Hal ini menanggapi temuan Kementerian Lingkungan Hidup yang mencatat PIK menghasilkan sekitar 150 ton sampah per hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau satu PIK itu memang sampahnya itu kan mereka belum punya tempat pengolahan sampah sendiri. Kemarin Pak Menteri memang ke PIK, disana ternyata sangat mengandalkan dari Jakarta,” ujar Asep, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Menurutnya, ketergantungan PIK terhadap sistem pengangkutan sampah DKI melanggar aturan daerah. Ia merujuk pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2021 dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 yang mewajibkan kawasan usaha dan perusahaan untuk mengelola sampahnya sendiri.

“Sejalan dengan itu, Pak Menteri memang waktu ke PIK meminta dengan tegas supaya pengelola PIK maupun pengelola pasar yang di PIK wajib mengolah sampahnya sendiri,” kata Asep.

Ketika ditanya apakah PIK mampu memenuhi kewajiban tersebut, Asep menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi kawasan elit seperti PIK untuk menghindar.

“Ya sanggup lah semua kawasan apalagi PIK. PIK kan benar-benar penghuninya middle up, kemampuan mereka untuk membayar dan membangun pengolahan sampah sendiri,” tegasnya.

Saat ini, sampah dari kawasan PIK masih dibuang ke TPST Bantargebang, baik oleh petugas swasta maupun armada DKI. Asep menyatakan hal ini sudah seharusnya dihentikan demi mengurangi beban Bantargebang yang sudah dalam kondisi sangat penuh.

“Sebenarnya ada memang di Perda ada sanksinya. Akan tetapi memang penerapan, karena selama ini mereka bekerjasama dengan swasta, swastanya buang ke Bantargebang. Nah sekarang regulasi itu dimungkinkan. Tetapi akhirnya membebani Bantargebang,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asep menekankan pentingnya pembangunan fasilitas pengolahan sampah mandiri di kawasan PIK dan sekitarnya agar DKI bisa lebih optimal dalam mengelola sampah.

“Sehingga untuk mengurangi sampah yang penuh ke Bantargebang, dalam hal ini dari PIK, kemarin Pak Menteri kepada pengelola pasar maupun pengelola PIK [menegaskan] untuk dapat membangun pengolah sampah sendiri di PIK,” pungkasnya. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perumnas Jawab Tantangan Hunian Subsidi

Perum Perumnas terus memperkuat perannya dalam menghadirkan hunian berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya di kawasan perkotaan.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Trending

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Direktorat Jenderal Perkebunan: Karhutla Tidak Bisa Langsung Dikaitkan dengan Pembukaan Perkebunan Kelapa Sawit

Pengembangan perkebunan kelapa sawit sering kali dikaitkan dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Erick Thohir Apresiasi Pencapaian Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia di Asian Games: Penantian 28 Tahun dan Pecah Telur Medali Emas 

Indonesia memastikan medali emas setelah menundukkan China dengan skor dramatis 3-2 pada final di Ichinoya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9/2026).
Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Nova Arianto Resmi Panggil 2 Pemain Muda Persib untuk TC Timnas Indonesia U-20 dan Laga Uji Coba Vs China

Keduanya dipersiapkan mengikuti agenda Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027 sekaligus menghadapi uji tanding kontra China.
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Kunjungi Sidoarjo, UNDP-AIS Forum Buktikan Potensi Rumput Laut Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Kunjungi Sidoarjo, UNDP-AIS Forum Buktikan Potensi Rumput Laut Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Delegasi tingkat tinggi dari Pemerintah Indonesia dan United Nations Development Programme (UNDP) mengunjungi Sidoarjo pada 17-18 September 2026 untuk melihat bagaimana rumput laut dapat membantu membuka potensi ekonomi biru Indonesia yang lebih luas, memperkuat mata pencaharian masyarakat pesisir, menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global yang terus berkembang.
Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Eko Yuli Mengaku Tetap Bidik Olimpiade Los Angeles 2028

Meski Gagal Bawa Pulang Medali Asian Games 2026, Eko Yuli Mengaku Tetap Bidik Olimpiade Los Angeles 2028

Lifter senior Indonesia, Eko Yuli Irawan, gagal membawa pulang medali dari Asian Games 2026 setelah dirinya hanya mampu duduk di peringkat ke-4 kelas 65kg Putra
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT