News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Riza Chalid Jadi Tersangka Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Kejagung Buru The Gasoline Godfather

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar mengumumkan bahwa Riza Chalid menjadi salah satu dari 9 tersangka baru dalam kasus korupsi minyak Pertamina.
Jumat, 11 Juli 2025 - 00:17 WIB
Riza Chalid
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya menetapkan Mohammad Riza Chalid sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018-2023.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Abdul Qohar mengumumkan bahwa Riza Chalid menjadi salah satu dari 9 tersangka baru dalam kasus korupsi besar ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersangka baru ini sontak menjadi sorotan luas, mengingat Riza Chalid selama ini dikenal sebagai tokoh yang sangat berpengaruh di industri energi nasional hingga bukan rahasia lagi dirinya dikenal sebagai "mafia minyak".

Kejagung menegaskan telah melakukan penyidikan intensif dan melibatkan banyak saksi serta mengumpulkan cukup bukti terkait 9 tersangka baru ini.

“Hasil penyidikan yang dilakukan secara maraton dengan jumlah saksi, tim penyidik menyimpulkan telah diperoleh alat bukti yang cukup untuk menetapkan sebanyak 9 tersangka,” kata Abdul Qohar di Gedung Kejagung, Kamis (10/7/2025) malam.

Abdul Qohar menjelaskan bahwa Riza bersama dua tersangka lain berinisial HB dan AN, diduga kuat memengaruhi kebijakan internal Pertamina.

Intervensi itu berujung pada dimasukkannya proyek kerja sama penyewaan Terminal BBM Merak, padahal saat itu perusahaan belum membutuhkan tambahan kapasitas penyimpanan.

"Kemudian menghilangkan skema kepemilikan aset terminal BBM Merak dalam kontrak kerja sama serta menetapkan harga kontrak yang sangat tinggi,” ujar Abdul Qohar.

Riza Chalid disebut turut menyusun dan mengesahkan skema kerja sama tersebut secara tidak sah, termasuk menetapkan nilai kontrak yang memberatkan negara. Akibatnya, timbul potensi kerugian negara yang signifikan.

Selain Riza Chalid, 8 nama lain juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung, yaitu:

  1. AN selaku VP Supply dan Distribusi PT Pertamina (2011-2015)
  2. HB selaku Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (2014)
  3. TN selaku VP Integrated Supply PT Pertamina (2017-2018)
  4. DS selaku VP Product Trading ISC (2019-2020)
  5. AS selaku Direktur Gas, Petrochemical & New Business PT Pertamina International Shipping
  6. HW selaku mantan SVP Integrated Supply Chain (2018-2020)
  7. MH selaku Business Development Manager PT Trafigura (2019-2021)
  8. IP selaku Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi

Masing-masing tersangka itu diduga melakukan berbagai penyimpangan melawan hukum dalam tata kelola minyak yang mengakibatkan kerugian keuangan dan perekonomian negara sebesar Rp193,7 triliun per tahun.

Saat pertama mencuat, nilai kerugian yang fantastis itu membuat kasus ini menjadi sorotan luas masyarakat. Pasalnya jika dihitung secara kasar, persekongkolan jahat itu ditaksir bisa merugikan negara hingga Rp1.000 triliun sepanjang tahun 2018-2023 atau lima tahun.

Kini, kecuali Riza Chalid, 8 dari sembilan tersangka tengah ditahan untuk 20 hari ke depan sejak Kamis ini. 

Sang Raja Minyak saat ini masih diburu oleh Kejagung karena diketahui sedang tidak berada di Indonesia.

Para tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sepak Terjang Riza Chalid hingga Jadi Mafia Minyak

Riza Chalid sendiri bukan nama asing dalam dunia energi Indonesia. Lahir pada 1960, ia kerap dijuluki “Saudagar Minyak” atau The Gasoline Godfather.

Nama Riza Chalid kerap dikaitkan dengan berbagai kontroversi bisnis perminyakan, khususnya terkait Petral yang berbasis di Singapura.

Bisnisnya diperkirakan menghasilkan sekitar 30 miliar dolar AS per tahun, sementara kekayaannya ditaksir mencapai 415 juta dolar AS.

Angka itu menjadikannya sebagai orang terkaya ke-88 dalam daftar Globe Asia tahun 2015. Di sektor perminyakan, Riza punya sejumlah perusahaan yang beroperasi di Singapura, seperti Supreme Energy, Paramount Petroleum, Straits Oil, dan Cosmic Petroleum.

Kiprahnya melalui Global Energy Resources dan aktivitas ekspor-impor minyak mentah sering menjadi sorotan publik.

Salah satu kasus kontroversial yang sempat melibatkan namanya adalah impor minyak mentah asal Iran, Zatapi, pada 2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, Riza melalui perusahaan Gold Manor diduga menyebabkan kerugian negara. Namun, penyidikan dihentikan karena tak ditemukan unsur pidana.

Namanya juga mencuat dalam skandal politik “Papa Minta Saham” bersama Setya Novanto. Dalam rekaman pembicaraan dengan pejabat Freeport, Riza disebut menjanjikan dana kampanye hingga Rp500 miliar untuk mendukung pasangan Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Direktur Eksekutif Merah Putih Strategik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, resmi melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional.
Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Pada hari kejadian, sudah ada 14 orang yang menjadi korban penipuan SK Pengangkatan PNS dan PPPK palsu yang bekerja pada hari pertama di sejumlah OPD setelah menerima SK.
Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT